Monday, 30 March 2020

Pengertian Virus Corona dan COVID-19

Pengertian Virus Corona

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau lebih dikenal dengan virus corona adalah makhluk biologi terkecil yang kasat mata jenis baru dari coronavirus yang dapat menyerang manusia. Penyebaran virus corona sangat secapat dari manusia ke manusia lainnya dan dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, dan lansia tak terkecuali ibu hamil, ibu menyusui, maupun orang-orang yang memiliki stamina prima.

Coronavirus yang menginfeksi manusia diberi label COVID-19 dan pertama kali terjadi di Negara Cina tepatnya di kota Wuhan, pada akhir tahun 2019. Coronavirus ini sangat cepat sekali penyebar mulai dari Cina hingga ke beberapa negara termasuk Indonesia. Negara yang paling meraskan dampak buruknya adalah Italia, dengan angka kematian mencapai 7.503 orang dan disusul negara Spanyol dengan 3.434 orang yang meninggal karena terinfeksi virus Corona. Sedangkan Cina yang merupakan negara pertama kemunculan virus korona dengan total korban jiwa mencapai 3.281 orang.

Coronavirus merupakan kelompok virus yang menginfeksi dan menyerang sistem pernapasan. Kasus yang terjadi pada manusia, virus korona menyebabkan terjadinya infeksi pernapsan ringan, seperti flu biasa dan terdapat pula kasus yang menyebabkan infeksi pernapasan berat hingga merenggut korban jiwa. Infeksi pernapasan berat, seperti Middle-Eats Respiratory Syndrome (MERS), Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan infeksi paru-paru (pneumonia).

Gejala Infeksi Virus Corona dan COVID-19

Manusia yang terinfeksi virus Corona atau COVID-19 akan menimbulkan gejala seperti flu pada umumnya sampai dengan flu berat, seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, nyeri kepala; atau flu berat seperti sesak napas akut, demam tinggi, batuk berdahak sampai berdarah, dan nyeri di dada.

Ada tiga indikator manusia sebagai suspek, ODP, dan PDP Virus Corona adalah sebagai berikut:

  • Demam (suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat Celcius)
  • Batuk
  • Sesak napas

Virus Corona yang masuk ke dalam tubuh manusia akan melalui masa inkubasi dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu bahkan lebih. Setelah melalui masa inkubasi, manusia yang terinfeksi virus Corona akan nampak gejala flu, demam, batuk, dan sesak napas.

Diduga virus Corona awalnya ditularkan melalui hewan ke manusia. Hewan yang tak berdosa menjadi kambing hitam oleh manusia sebagai penyebar virus Corona adalah dari bangsa kelelawar, seperti bat, kalong, codot, dan kampret. Namun hari demi hari virus Corona juga dapat menular dari manusia ke manusia.

COVID-19 dapat menular ke manusia dengan berbagai cara yaitu:

  • Tanpa sengaja menghirup percikan air liur bersin dan batuk dari penderita COVID-19
  • Memegang mata, mulut, atau hidung sebelum mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur bersin dan batuk dari penderita COVID-19.
  • Kontak dekat atau langsung dengan penderita COVID-19, seperti bersentuhan, berciuman, berpelukan, bercinta, dan berjabat tangan.

Virus Corona tidak pandang bulu, dia akan menginfasi dan menginfeksi siapa saja yang ditemui baik kaya, miskin, muda, tua, orang yang terlihat sehat, pejabat, hingga dokter. Akan berakibat vatal jika COVID-19 menginfeksi orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit komplikasi, dan orang dengan daya tahan tubuhnya lemah.

No comments:

Post a comment