Saturday, 28 March 2020

Klasifikasi dan Morfologi Laba-Laba

Klasifikasi dan Morfologi Laba-Laba

Laba-laba merupakan jenis hewan yang berbuku-buku. Pada tubuh laba-laba memiliki dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tidak bersayap, tidak memiliki mulut mengunyah, serta memiliki jaring perekat.

Hewan berkaki delapan ini dapat hidup dan ditemukan diseluruh dunia kecuali di Antartika. Laba-laba juga dapat hidup disemua hibitat perkecualian kolonisasi di udara dan laut.

Laba-laba memangsa serangga dan hewan-hewan kecil lainnya atau disebut juga jenis karnivora. Laba-laba juga terkadang bersifat kanibal jika tidak menemukan mangsa lainnya. Mangsa uatama laba-laba adalah serangga. Laba-laba memiliki bisa yang berfungsi untuk melumpuhkan mangsanya. Bisa tersebut disuntikan kedalam tubuh mangsanya dengan ke dua taringgya. Ada 200 spesies laba-laba yang bisanya dapat membahayakan manusia.

Laba-laba memiliki benang sutra yang tipis terbuat dari helaian serat protein yang tipis dan sangat kuat. Jaring laba-laba berfungsi untuk membuat jaring sebagai perangkap mangsa, memudahkan berpindah daritempat ketempat lainnya, membuat kantung telur, dan melindungi lubang sarang.

Klasifikasi Laba-Laba

KINGDOM : Animalia
FILUM : Arthropoda
KELAS : Arachnida
ORDO : Araneae
FAMILI : Araneidae
GENUS : Araneus
SPESIES : Araneus diadematus

Morfologi Laba-Laba

Laba-laba memiliki dua bagian tubuh yaitu: bagian depan yang disebut cephalothorax atau prosoma merupakan gabungan dari kepala dan dada (torax). Sedangkan segmen bagian belakang disebut abdomen (perut) atau opsithosoma. Selain itu juga terdapat bagian tubuh pedicle atau pedicellus sebagai penghubung antara cephalothorax dan abdomen.

Pada bagian tubuh cephalothorax terdapat empat pasang kaki dan satu sampai empat pasang mata. Selain itu juga terdapat sepasang taring besar dan alat bantu pada bagian mulut mirip tangan yang disebut pedipalpus.

Laba-laba memakan mangsanya dengan cara menghisap cairan dalam tubuh dengan dibantu berupa alat penghisap karena laba-laba tidak memiliki gigi dan mulut.

No comments:

Post a comment