Sunday, 8 September 2019

Klasifikasi dan Morfologi Belalang

Klasifikasi dan Morfologi Belalang

Belalang merupakan serangga pemakan tumbuhan atau disebut juga herbivora yang berasal dari subordo Caelifera dalam ordo Orthoptera. Salah satu jenis serangga yang dilengkapi dengan sepasang antena dengan ukuran yang selalu lebih pendek dari ukuran tubuhnya, belalang juga memiliki ovipositor pendek. Belalang dapat menghasilkan suara stridulasi yaitu suara yang dihasilkan dari menggosokan femur belakang terhadap sayap depan atau abdomen, suara juga terdengar ketika belalang terbang karena kepakan sayapnya. Femur berukuran panjang dan sangat berguna untuk belalang melompat berpindah ketempat yang lainnya.


Pada umumnya belalang memiliki sayap yang berfungsi untuk terbang dan ada juga yang bersayap namum tidak dipergunakan untuk terbang. Membedakan mana belalang jantan dan belalang betina dapat dilihat dari ukurantubuhnya. Belalang jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil sedangkan betina memiliki ukuran tubuh lebih besar.

Sesungguhnya belalang dapat dikonsumsi oleh manusia namun memiliki efek samping yang mempengaruhi kesehatan tubuh seperti alergi. Di dalam hukum Islam belalang merupakan hewan yang ketika sudah mati masih dihalalkan untuk dimakan menjadi lauk.

Belalang lebih suka hidup dan berkembang biak pada lingkungan yang lembah terbuka dengan banyak ditumbuhi rumput-rumput hijau sebagai sumber makanannya. Ada juga spesies lainnya yang hidup di hutan belantara, tebing, tanah, dan bebatuan yang berlumut sebagai sumber makanannya.

Klasifikasi Belalang

Kingdom  :  Animalia
Phylum  :  Artopoda
Class  :  Insecta
Ordo  :  Orthoptera
Sub-Ordo :  Caelifera
Family  :  Acrididae
Genus  :  Dissosteira
Spesies  :  Dissosterira carolina

Morfologi belalang

Belalang memiliki 3 bagian tubuh utama seperti kepala, dada (thorak) dan perut (abdomen). Selain itu tetdapat juga anggota tubuh lainnya seperti kaki yang bersendi berjumlah 6, sayap 2 pasang untuk terbang dan sepasang antena sebagai alat sensor.

Kaki pada belalang memiliki 2 fungsi yang berbeda seperti kaki pada bagian depan digunakan untuk berjalan, dan bagian kaki yang lebih panjang digunakan untuk melompat.

Belalang tidak memiliki telinga, tetapi bisa mmerasakan getaran di udara dengan bantuan alat sensor yang disebut dengan tympanum. Pada belalang tympanum terletak di abdomen pertama.

Belalang memiliki lima mata yang terdiri dari mata (2 compound eye dan 3 ecelli). Alat pernafasan belalang berupa trakea. Belalang merupakan serangga dengan kerangka luas (exoskeleton).

Membedakan belalang betina dengan yang jatan dapat dilihat dari ukuran tubuhnya. Belalang betina memiliki ukuran tubuh lebih besar berkisar 58-71 mm sedangkan yang jantan memiliki ukuran tubuh lebih kecil berkisar 49-63 mm.

No comments:

Post a comment