Thursday, 22 August 2019

Tinjauan Umum Tanaman Mentimun


Tinjauan Umum Tanaman Mentimun

Asal tanaman mentimun

Mentimun merupakan salah satu jenis sayuran dari keluarga labu-labuan (Cucurbitacceae) yang sudah populer di seluruh dunia. Menurut sejarahnya, tanaman mentimun berasal dari benua Asia. Beberapa sumber pustaka menyebutkan daerah asal tanaman mentimun adalah Asia Utara, tetapi sebagian Iagi menduga berasal dari Asia Selatan. Para ahli tanaman memastikan daerah asal tanaman mentimun adalah India tepatnya di lereng gunung Himalaya.


Kandungan gizi buah mentimun tiap 100 gram bahan mentah (segar) adalah energi (12,00 kalori), protein (0,60 g), karbohidrat (2,40 g), serat (050 g), abu (0,40 g), Kalsium (19,00 mg), Fosfor (12,00 mg), Kalium (122,00 mg), Zat Besi (0,40 mg), Natrium (5,00 mg), Vitamin A (0 S.I.), Vitamin B1 (0,02 mg), Vitamin B2 (0,02 mg), Niacin (0, 10 mg), Vitamin C (10,00 mg), dan Air (96,10 g) (Rukmana, 1994).

Taksonomi dan morfologi tanaman mentimun

Menurut Samadi tanaman mentimun dalam sistematika tumbuhan diklasifikasikan sebagaj berikut:

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Cucurbitales
Famili : Cucurbitaceae
Genus : Cucumis
Spesies : Cucumis sativus L.

Menurut Rukmana (1994), tanaman mentimun merupakan tanaman semusim (annual) yang bersifat menjalar atau memanjat dengan perantara pemegang yang berbentuk pilin atau spiral.

Akar timun

Perakaran mentimun memiliki akar tunggang dan bulu-bulu akar, tetapi daya tembusnya relatif dangkal, pada ke dalaman sekitar 30-60 cm. Oleh karena itu, tanaman mentimun termasuk peka terhadap kekurangan dan kelebihan air.

Daun timun

Daun berbentuk bulat lebar, persegi mirip jantung dan bagian ujung daunnya meruncing. Daun ini tumbuh berselang-seling keluar dari buku-buku (ruas batang).

Batang timun

Batang tanaman mentimun basah, berbulu serta berbuku-buku. Panjang bias mencapai 50-250 cm, bercabang dan bersulur yang tumbuh di sisi tangkai daun.

Bunga timun

Pada dasarnya mentimun memiliki bunga yang sempurna. Bentuk bunga mirip terompet yang mahkota bunganya berwarna putih atau kuning cerah.

Buah timun

Buah berbentuk bulat panjang atau bulat pendek, kulitnya ada yang berbintil-bintil, ada pula yang halus permukaannya. Warna kulit buah antara hijau keputih-putihan, hijau muda, dan hijau gelap.

Biji timun

Biji bentuknya pipih, kulitnya berwarna putih kekuning-kuningan sampai coklat.

Syarat tumbuh tanaman mentimun

a. Faktor iklim

Mentimun dapat tumbuh baik mulai di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai ketinggian 1000 m dpl (Sunarjono, 2008). Selama pertumbuhannya, tanaman mentimun membutuhkan iklim kering, sinar matahari 26,70C yang cukup (tempat terbuka), dan temperatur berkisar antara 21,10.
Berbagai mentimun hibrida umumnya ditanam di dataran tinggi antara 1000-1200 m dpl. Tanaman mentimun kurang tahan terhadap curah hujan yang tinggi. Hal ini akan mengakibatkan bunga-bunga yang terbentuk berguguran, sehingga gagal membentuk buah (Rukmana, 1994).

b. Faktor tanah

Untuk mendapatkan produksi yang tinggi dan kualitasnya baik, tanaman mentimun membutuhkan tanah yang subur, gembur, banyak mengandung humus, tidak menggenang (becek), dan pH-nya berkisar antara 6-7 (Rukmana, 1994).

No comments:

Post a comment