Sunday, 25 August 2019

Tinjauan Umum Tanaman Jati


Tinjauan Umum Tanaman Jati

Tanaman Jati merupakan tanaman tropika dan subtropika yang sejak abad ke-9 telah dikenal sebagai pohon yang memiliki kualitas tinggi dan bernilai jual tinggi. Di Indonesia, Jati digolongkan sebagai kayu mewah dan memiliki kelas awet tinggi yang tahan gangguan rayap serta jamur dan awet (mampu bertahan hingga 500 tahun). Adapun klasifikasi, ciri morfologi, maupun seluk beluk mengenai Jati yaitu sebagai berikut:


Klasifikasi Jati

Tanaman Jati yang tumbuh di Indonesia berasal dari India. Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Tectona grandis Linn.f. Secara historis, nama Tectona berasal dari bahasa portugis (Tekton) yang berarti tumbuhan yang memiliki kualitas tinggi di negara asalnya.

Dalam sistem klasifikasi, tanaman jati mempunyai penggolongan sebagai berikut:

Divisi : Spermatophyta
Kelas : Angiospermae
Sub Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Verbenaceae
Famili : Verbenaceae
Genus : Tectona
Spesies : Tectona grandis Linn. f

Ciri Morfologi Jati

Secara morfologis, tanaman jati memiliki tinggi yang dapat mencapai sekitar 30-45 meter.Dengan pemangkasan, batang yang bebas cabang dapat mencapai antara 15-20 cm. Diameter batang dapat. mencapai 220 cm. Kulit kayu berwarna kecoklatan atau abu-abu yang mudah terkelupas. Pangkal batang berakar papan pendek dan bercabang sekitar 4. Daun berbentuk opposite (bentuk jantung membulat dengan ujung meruncing), berukuran panjang 20-50 cm dan lebar 15-40 cm, permukaannya berbulu.

Daun muda (petiola) berwarna hijau kecoklatan, sedangkan daun tua berwarna hijau tua keabu-abuan. Bunga Jati bersifat majemuk yang terbentuk dalam malai bunga (inflorence) yang tumbuh di ujung atau tepi cabang Panjang malai antara 60-90 cm dan lebar antara 10-30 cm (Yana Sumarna, 2001).

Pertumbuhan jati

Epikotil akan tumbuh tegak menghasilkan organ batang dan pada ujung batang akan menghasilkan daun muda dengan bentuk membulat dan berwarna hijau atau kemerahan.
Tanaman jati tergolong tanaman yang menggugurkan daun (deciduous) pada saat musim kemarau, antara bulan November hingga Januari. Setelah daun gugur, daun akan tumbuh lagi pada bulan Januari atau Maret. Tumbuhnya daun ini secara umum ditentukan oleh kondisi musim.

Sifat-Sifat Umum Jati

Tanaman jati yang tumbuh di alam dapat mencapai diameter 220 cm. Namun, umumnya jati dengan diameter 50 cm sudah ditebang karena banyaknya permintaan. Bentuk batang tidak teratur serta beralun. Warna kayu teras (bagian tengah) cokelat muda, cokelat-merah tua atau merah cokelat. Sedangkan warna kayu gubal (bagian luar teras hingga kulit) putih atau kelabu kekuningan. Tekstur kayu agak kasar dan tidak merata, Arah serat lurus dan agak terpadu. Permukaan kayu licin agak berminyak dan memiliki gambaran yang indah.

Kambium kayu jati memiliki sel-sel yang menghasilkan perpanjangan vertikal dan horisontal, dimulai dengan berkembangnya inti sel berbentuk oval secara memanjang, kemudian akan membelah menjadi dua sel dan seterusnya (Hananu Simon, 1993).

No comments:

Post a comment