Friday, 8 December 2017

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Anggur

Klasifikasi Dan Morfologi Anggur


Anggur merupakan tanaman budidaya buah-buahan yang memberikan nilai ekonomi yang tinggi. Artinya, buah anggur dapat dijadikan dan dikonsumsi sebagai buah segar, jus anggur, minuman (wine), kismis dan lain-lain (Setiadi, 2005). Anggur merupakan tanaman yang tumbuh memanjat dengan batang berupa sulur, yang istimewa dari tanaman anggur adalah memiliki ranting-rantingnya dapat mengeluarkan buah yang lebat (Nurcahyo, 1999).

Anggur dapat tumbuh dan dibudidayakan di daerah dingin, subtropis, maupun tropis. Tanaman anggur pertama kali ditemukan di dataran Eropa, Amerika Utara, Islandia, daerah dingin yang dekat dengan Kutub Utara, Greenland dan menyebar ke Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, tanaman anggur dipandang sebagai tanaman yang bernilai ekonomi tinggi karena harganya yang cukup tinggi serta disukai oleh banyak orang diseluruh belahan dunia (Setiadi, 2005).

Klasifikasi Tanaman Anggur

Kingdom : Plantae
Division : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Order : Vitales
Family : Vitaceae
Genus : Vitis
Species :Vitis vinifera L.

Morfologi Tanaman Anggur

Akar

Akar anggur dapat berkembang dengan cepat jika tanahnya gembur dan subur, bila musim hujan akar anggur dapat muncul pada akar ranting. Ini membuat anggur mudah dikembangbiakkan dengan cara setek atau cangkok dibandingkan dengan biji.

Batang

Batang anggur dibiarkan tumbuh liar, batang anggur mempunyai cabang yang tidak jauh dari permukaan tanah. Sifat percabangan ini menjadikan anggur sebagai golongan tumbuhan semak. Batang dapat tumbuh dan berkembang hingga diameter lebih dari 10 cm. Awal pertumbuhan, batang anggur membutuhkan penopang, bisa berupa tanaman hidup atau benda mati. Batang anggur tumbuh vertikal yang dibantu oleh cabang pembelit atau dikenal dengan sulur untuk tumbuh memanjat. Sulur ini tumbuh dengan membentuk lilitan (Nurcahyo, 1999).

Daun

Daun anggur berbentuk seperti jantung yang mempunyai tepi bergerigi dan tepinya berlekuk atau bercangap. Daunnya mempunyai tulang menjari, ujungnya runcing dan berbentuk bulat hingga lonjong. Jenis Vitis vinifera, daunnya tipis, berwarna hijau kemerahan dan tidak berbulu (Nurcahyo, 1999).

Bunga

Bunganya berbentuk malai. Malai muncul sebagai kumpulan bunga yang padat. Satu ranting bisa muncul lebih dari satu malai. Setelah bunga pada malai mekar akan tumbuh buah berupa bulatan kecil. Bulatan ini akan berubah warna sesuai dengan jenis tanaman anggur (Nurcahyo, 1999).

Buah

Buah anggur berbentuk bulat lonjong yang tumbuh pada ranting-ranting cabang batang. Memiliki berbagai macam warna tergantung dari varietas yang dibudidayakan ada warna biru, merah, kuning, dan hijau.

No comments:

Post a comment