Sunday, 9 April 2017

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Pengertian Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Syarat tumbuh tanaman semangka merupakan lokasi atau tempat yang cocok untuk tanaman semangka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga menghasilkan panen yang berkualitas dan berkuantitas baik. Kualitas dan kuantitas yang baik tentu akan memberikan banyak keuntungan bagi petani semangka tersebut. Berikut syarat tumbuh yang dikehendaki oleh tanaman semangka :

Syarat Tumbuh Semangka

Iklim

Perlu dipahami bahwa semangka adalah tanaman yang berasal dari Afrika, daerah tersebut beriklim tropis dengan cahaya matahari yang terus bersinar penuh  sehingga daerah tersebut miskin uap air dan membuat suhu udara tinggi dan kering. Dengan kondisi iklim di Afrika tanaman semangka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Suhu udara 25-30 derajat celcius (siang hari) merupakan suhu yang cocok untuk perkecambahan biji serta pertumbuhan tanaman . Curah hujan 40-50 mm/bulan adalah yang ideal untuk daerah budidaya semangka. Curah hujan yang terlampau tinggi akan merusak pertumbuhan karena tanaman semangka diserang berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh jamur. Semangka tidak membutuhkan naungan, seluruh areal penanaman semangka perlu sinar matahari penuh sejak terbit sampai terbenam. Jika semangka kekurangan sinar matahari maka akan terjadi kemunduran waktu panen.

Faktor iklim tersebut sangat mempengaruhi keberhasilan budidaya semangka. Iklim yang tidak cocok bagi semangka, maka akan mengakibatkan hasil budidaya tanaman semangka sangat rendah yang akan membuat petani rugi, begitu pula sebaliknya.

Tanaman semangka dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian tempat 100-300 m dpl. Disamping itu semangka juga dapat ditanam pada ketinggian tempat di bawah 100 m dpl dan di atas 300 m dpl.

Tanah

Kondisi tanah yang cocok untuk budidaya semangka adalah yang berporous (sarang), gembur, mengandung banyak humus dan bahan organik. Derajat keasaman tanah (pH) yang dikehendaki adalah pH 6-6,7.

Tanah yang tidak gembur alias padat akan menggenangkan air dalam waktu yang lama pada saat terjadi hujan. Dengan kondisi tersebut terjadi kelembaban yang tinggi di areal pertanaman sehingga dapat menimbulkan penyakit dan jamur yang dapat merusak tanaman. 



No comments:

Post a comment