Wednesday, 19 April 2017

Klasifikasi Dan Morfologi Putri Malu-Mimosa pudica L

Klasifikasi Dan Morfologi Putri Malu

Putri malu adalah tumbuhan perdu yang dianggap sebagai gulma bagi sebagian orang. Tumbuhan ini mudah dijumpai di tepi jalan, halaman rumah, lapangan yang terbengkalai dan lahan pertanian.


Tumbuhan putri malu dapat dijadikan obat tradisional/herba yang dipercaya oleh masyarakat kuhusnya Indonesia mampu mengobati batuk berdahak, rematik, insomnia, dan mencegah datangnya penyakit hepatitis dan bronkitis.

Klasifikasi Tumbuhan Putri Malu

Klasifikasi Putri Malu
Kingdom  Plantae
Divisi  Spermatophita
Kelas  Angiospermae
Sub kelas   Dicotyledoneae
Ordo  Fabales
Famili  Mimosaceae
Sub Famili  Mimosoideae
Genus  Mimosaideae
Spesies  Mimosa pudica L

Morfologi Putri Malu

Putri malu tergolong ke dalam tumbuhan perdu berpotensi menjadi gulma, cepat berkembang biak, tumbuhnya memanjat atau rebah, tinggi mulai dari 0,3-1,5 meter. 

Akar

Berakar serabut, tumbuhnya menyebar di permukaan dan dalam tanah hingga kedalaman 15- 60 cm.

Batang

Bentuk batang bulat, memiliki rambut-rambut pendek dan berduri tajam. Batang dapat tumbuh tegak dan rebah kepermukaan tanah.

Daun 

Putri malu berdaun majemuk kedudukannya menyirip genap ganda dua yang sempurna. Setiap sirip terdiri dari 5-26 pasang anak daun. Helaian anak daun berbentuk memanjang sampai lanset ujung runcing, pangkal bundar, tepi rata, permukaan atas dan bawah licin, panjang helai anak daun 6-16 mm, lebar 1-3 mm, warnanya hijau, warna tepi daun ungu. Apabila daun tersebut disentuh, maka akan menyungkup/melipat dan akan normal setelah beberapa menit.

Bunga

Mahkota bunga seperti bulu tersusun rapi membentuk bola dalam tandan, memiliki tangkai yang berambut, berwarna ungu. 

Polong

Bunga yang telah terbuahi akan menjadi polong, bertangkai, dalam satu tangkai terdiri dari 3-8 polong atau lebih, berwarna hijau dan berambut-rambut pendek, jumlah biji dalam polong 1-2 atau lebih pada jenis lainnya.

2 comments: