Tuesday, 25 April 2017

Karakteristik Sapi Bali

Karakteristik Sapi Bali


Sapi bali murni memiliki karakteristik khusus yang dimiliki dari sapi jenis lainnya yaitu pada bagian belakang paha, pinggiran bibir atas, dan paha kaki bawah mulai tarsus dan capus sampai batas pinggir atas kuku seluruhnya berwarna putih pada ujung ekor berbulu hitam, bulu pada telinga bagian dalam berwarna putih, terdapat garis hitam yang jelas pada bagian atas punggung, bentuk tanduk sapi bali jantan yang ideal adalah bentuk tanduk silak congklok yaitu arah pergerakan pertumbuhan tanduk mula-mula dari dasar sedikit keluar. Sedangkan bentuk tanduk betina yang ideal yaitu agak melengkung kedalam, ujungnya sedikit mengarah kebawah, seluruh tanduk baik jantan maupun betina berwarna hitam. 

Ciri-ciri lainnya dari sapi bali yaitu bentuk tubuh seperti banteng, tetapi ukuran tubuhnya lebih kecil akibat proses domestikasi. Dada dalam padat, warna bulu pada waktu masih anakan (pedet) sawo matang sampai merah bata. Setelah sapi dewasa warna bulu sapi betina akan bertahan merah bata, sedangkan pada jantan warna bulu berubah menjadi kehitam-hitaman. Kakinya pendek sehingga mirip dengan kaki kerbau. Tinggi sapi dewasa 130 cm dengan bobot rata-rata sapi jantan 450 kg, sedangkan betina 300-400 kg dan hasil karkas sekitar 57%.

No comments:

Post a comment