Sunday, 4 December 2016

Pengertian Mikroenkapsulasi

Pengertian Mikroenkapsulasi


Mikroenkapsulasi adalah teknologi untuk menyalut atau melapisi suatu zat inti dengan suatu lapisan diding polimer, sehingga menjadi partikel-partikel kecil berukuran mikro. Dengan adanya lapisan dinding polimer ini, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar. Bahan inti dapat berupa padatan, cairan atau gas. Mikrokapsul yang terbentuk dapat berupa partikel atau bentuk agregat dan biasanya memiliki rentang ukuran partikel antara 5-5000 mm. Ukuran tersebut berpariasi tergantung metode dan ukuran partikel bahan inti yang digunakan.

Keuntungan dan kerugian mikrokapsul

Keuntungan:
  1. Dengan adanya lapisan dinding polimer, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar.
  2. Mikroenkapsulasi dapat mencegah berubahan warna dan bau serta dapat menjaga stabilitas zat inti yang dipertahankan dalam jangka waktu yang lama.
  3. Dapat dicampur dengan komponen lain yang berinteraksi dengan  zat  inti.
Kerugian :
  1. Adakalanya penyalutan bahan inti oleh polimer kurang sempurna atau tidak merata sehingga akan mempengaruhi pelepasan zat inti dari mkrokapsul.
  2. Dibutuhkan teknnologi mikroenkapsulasi.
  3. Harus dilakukan pemilihan polimer penyalut dan pelarut yang sesuai dengan bahan inti agar diperoleh bahan mikrokapsul yangbaik.
Tujuan Mikrokapsulasi
  1. Mengubah bentuk cairan menjadi padatan.
  2. Melindungi inti dari pengaruh lingkungan.
  3. Memperbaiki aliran serbuk.
  4. Menutupi rasa dan bau tidak enak.
  5. Menyatukan zat-zat yang tidak tersatukan secara fisika kimia.
  6. Menurunkan sifat iritasi inti terhadap saluran cerna.
  7. Mengatur pelepasan bahan inti.
  8. Memperbaikiki stabilitas bahan inti.
Komponen Mikrokapsul

Bahan inti

Bahan inti adalah bahan spesifik yang akan disalut.

No comments:

Post a comment