Saturday, 3 December 2016

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Bulu hidung yang panjang dan tidak teratur akan menjulur keluar dari lubang hidung dan terlihat tidak rapi serta menjijikan terutama bagi orang lain yang melihatnya. Oleh sebab itu, kita ingin merapikannya dengan cara apapun misalnya dipotong dengan gunting kecil atau dicabut.

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Apabila Anda memilih untuk mencabut bulu hidung, mulai saat ini hindari kebiasaan tersebut. Kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan timbulnya luka dibagian akar bulu hidung yang menjadi bisul. Bisul di dalam hidung tidak bisa sembuh sendiri. Sangat dilarang keras untuk mengobatinya sendiri. Sangat disarankan segera berobat ke dokter spesialis. 

Bisul di dalam hidung, apabila salah dalam menanganinya akan menyebabkan peradangan otak, sebab di area atas bibir terdapat pembuluh darah yang langsung mengarah ke otak. Dokter biasanya akan memberi antibiotik. Antibiotik ini akan mencegah terjadinya peradangan otak pada pasien.

Luka di area atas bibir memungkinkan bakteri atau kuman lain masuk melalui luka tersebut yang dapat menyebabkan peradangan otak. Selain mencabut bulu hidung, hindari memencet jerawat di area atas bibir karena mengakibatkan alasan yang sama. Jika bulu hidung dirasa panjang dan merasa tidaknyaman dengan keberadaannya, Anda dapat merapikannya dengan cara memotong dengan gunting kecil dan jangan sampai terluka pada bagian dalam hidung.

Harus diingat bahwa keberadaan bulu di dalam hidung atau yang sering disebut dengan bulu hidung sangat berperan penting dan berfungsi sebagai filter bagi partikel-partikel kecil yang terisap. Bayangkan jika tidak memiliki bulu hidung, benda asing yang tidak diperlukan tubuh akan masuk dan mungkin akan mengakibatkan ganguan kesehatan. Bila ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung, tubuh akan memberikan respon berupa bersin-bersin.

No comments:

Post a comment