Saturday, 17 December 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Ubi jalar atau ketela rambat diduga berasal dari benua Amerika. Para ahli botani dan pertanian memperkirakan daerah asal tanaman ubi jalar adalah Selandia Baru, Polinesia, dan Amerika Bagian Tengah. Seorang ahli botani Soviet, Nikolai Ivanovich Vavilov memastikan daerah sentrum primer daerah asal tanaman ubi jalar adalah Amerika Tengah (Rukmana, 1997).

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Klasifikasi Ubi Jalar

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae,
Bangsa : Tubiflorae
Famili : Convolvulaceae
Genus : Ipomoea
Spesies : Ipomoea batatas (L.) Lam

Morfologi Ubi Jalar

Tanaman ubi jalar secara umum terdiri dari 2 bagian utama, yaitu brangkasan (shoots) atau organ tanaman yang ada diatas permukaan tanah berupa batang utama dan cabang (sulur), daun, bunga, dan biji, serta organ tanaman yang berada di dalam tanah berupa akar (fiberous noots) dan ubi (tuberous roots).

Ubi jalar menghasilkan ubi sebagai hasil dari pertumbuhan sekunder dari beberapa akar ubi (tuberous roots) pada zona perakaran (lapisan tanah sedalam 20-25 cm).Bagian-bagian ubi meliputi pangkal ubi (proximal end), bagian tengah ubi yang merupakan bagian lebih membesar dan pucuk atau ujung ubi yang letaknya paling jauh dari tangkai ubi (distal end).

Bentuk dan ukuran ubi sangat bervariasi, bergantung pada klon atau varietasnya, struktur tanah, dan faktor lainnya. Bentuk ubi jalar pada umumnya yaitu, membulat (perbandingan panjang dan lebar ubi 1:1), elips membulat (perbandingan panjang dan lebar ubi 2:1), elips (perbandingan panjang dan lebar ubi 3:1), bulat telur (melebar pada bagian ujung), bulat telur (melebar pada bagian pangkal), elips memanjang, dan tidak beraturan (Huaman 1992, dalam Sri W. dan J.Wargino 2011)

Warna kulit ubi jalar bervariasi mulai dari warna krem, keputih putihan, kuning, orange, coklat-orange, merah muda, merah-ungu, dan ungu sangat tua, bergantung pada kondisi lingkungan tumbuh.Sedangkan warna daging ubi bervariasi dari warna putih, krem, kuning, orange, dan ungu.

Sunday, 4 December 2016

Pengertian Mikroenkapsulasi

Pengertian Mikroenkapsulasi


Mikroenkapsulasi adalah teknologi untuk menyalut atau melapisi suatu zat inti dengan suatu lapisan diding polimer, sehingga menjadi partikel-partikel kecil berukuran mikro. Dengan adanya lapisan dinding polimer ini, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar. Bahan inti dapat berupa padatan, cairan atau gas. Mikrokapsul yang terbentuk dapat berupa partikel atau bentuk agregat dan biasanya memiliki rentang ukuran partikel antara 5-5000 mm. Ukuran tersebut berpariasi tergantung metode dan ukuran partikel bahan inti yang digunakan.

Keuntungan dan kerugian mikrokapsul

Keuntungan:
  1. Dengan adanya lapisan dinding polimer, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar.
  2. Mikroenkapsulasi dapat mencegah berubahan warna dan bau serta dapat menjaga stabilitas zat inti yang dipertahankan dalam jangka waktu yang lama.
  3. Dapat dicampur dengan komponen lain yang berinteraksi dengan  zat  inti.
Kerugian :
  1. Adakalanya penyalutan bahan inti oleh polimer kurang sempurna atau tidak merata sehingga akan mempengaruhi pelepasan zat inti dari mkrokapsul.
  2. Dibutuhkan teknnologi mikroenkapsulasi.
  3. Harus dilakukan pemilihan polimer penyalut dan pelarut yang sesuai dengan bahan inti agar diperoleh bahan mikrokapsul yangbaik.
Tujuan Mikrokapsulasi
  1. Mengubah bentuk cairan menjadi padatan.
  2. Melindungi inti dari pengaruh lingkungan.
  3. Memperbaiki aliran serbuk.
  4. Menutupi rasa dan bau tidak enak.
  5. Menyatukan zat-zat yang tidak tersatukan secara fisika kimia.
  6. Menurunkan sifat iritasi inti terhadap saluran cerna.
  7. Mengatur pelepasan bahan inti.
  8. Memperbaikiki stabilitas bahan inti.
Komponen Mikrokapsul

Bahan inti

Bahan inti adalah bahan spesifik yang akan disalut.

Saturday, 3 December 2016

Hindari 10 Kebiasaan Yang Membuat Fungsi Otak Menurun

Hindari 10 Kebiasaan Yang Membuat Fungsi Otak Menurun

Otak adalah bagian organ dalam tubuh sangat fital yang merupakan pusat dari pengendali sistem saraf. Otak manusia terdiri dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Dengan segala kerumitan susunan saraf pada otak beserta fungsi-fungsinya, kita wajib merawatnya dengan baik. Fungsi otak adalah mengatur dan mengkoordinasi sebagian besar perilaku gerakan, detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Selain itu otak juga bertanggung jawab seperti pengenalan, emosi, ingatan, dan pembelajaran motorik.


Dengan segala bentuk susunan saraf otak beserta tugasnya yang sangat rumit, kita wajib menghindari 10 kebiasaan buruk, seperti di bawah ini:
  1. Tidak sarapan pagi. Tidak sarapan pagi akan menyebabkan terunnya kadar gula dalam darah. Hal ini akan mengakibatkan kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya menurunkan fungsi otak.
  2. Makan yang berlebihan. Terlalu banyak makan dapat mengeraskan pembuluh otak dan akan diikuti terjadinya penurunan mental.
  3. Merokok. Merokok akan membuat otak menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak ayal di waktu tua Alzheimer rawan dialami.
  4. Mengkonsumsi gula yang berlebihan. Terlalu banyak mengkonsumsi gula akan menghilangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.
  5. Terlalu banyak diruang yang berpolusi udara. Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di tempat yang berpolosi akan membuat kerja otak tidak efisien.
  6. Sering bergadang/kurang tidur. Tidur memberi kesempatan pada otak untuk beristirahat. Sering bergadang justru membuat sel-sel otak mati kelelahan.
  7. Kepala ditutupi saat tidur. Tidur dengan cara menutup kepala merupakan kebiasaan yang sangat buruk dan berbahaya karena kerbon dioksida yang diproduksi selama tidur akan terhirup oleh tubuh. Kebiasaan tersebut lama-kelamaan akan membuat otak menjadi cepat rusak.
  8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit. Bekerja keras atau belajar ketika tubuh tidak sehat akan membuat kerja otak tidak efektif. 
  9. Kurang berpikir. Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak mampu berfungsi secara maksimal.
  10. Jarang bicara. Percakapan intelektual biasanya membawa efek yang baik pada kerja otak.

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Bulu hidung yang panjang dan tidak teratur akan menjulur keluar dari lubang hidung dan terlihat tidak rapi serta menjijikan terutama bagi orang lain yang melihatnya. Oleh sebab itu, kita ingin merapikannya dengan cara apapun misalnya dipotong dengan gunting kecil atau dicabut.

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Apabila Anda memilih untuk mencabut bulu hidung, mulai saat ini hindari kebiasaan tersebut. Kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan timbulnya luka dibagian akar bulu hidung yang menjadi bisul. Bisul di dalam hidung tidak bisa sembuh sendiri. Sangat dilarang keras untuk mengobatinya sendiri. Sangat disarankan segera berobat ke dokter spesialis. 

Bisul di dalam hidung, apabila salah dalam menanganinya akan menyebabkan peradangan otak, sebab di area atas bibir terdapat pembuluh darah yang langsung mengarah ke otak. Dokter biasanya akan memberi antibiotik. Antibiotik ini akan mencegah terjadinya peradangan otak pada pasien.

Luka di area atas bibir memungkinkan bakteri atau kuman lain masuk melalui luka tersebut yang dapat menyebabkan peradangan otak. Selain mencabut bulu hidung, hindari memencet jerawat di area atas bibir karena mengakibatkan alasan yang sama. Jika bulu hidung dirasa panjang dan merasa tidaknyaman dengan keberadaannya, Anda dapat merapikannya dengan cara memotong dengan gunting kecil dan jangan sampai terluka pada bagian dalam hidung.

Harus diingat bahwa keberadaan bulu di dalam hidung atau yang sering disebut dengan bulu hidung sangat berperan penting dan berfungsi sebagai filter bagi partikel-partikel kecil yang terisap. Bayangkan jika tidak memiliki bulu hidung, benda asing yang tidak diperlukan tubuh akan masuk dan mungkin akan mengakibatkan ganguan kesehatan. Bila ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung, tubuh akan memberikan respon berupa bersin-bersin.

Deskripsi Varietas Kacang Hijau Vima-1

Deskripsi Varietas Kacang Hijau Vima-1

Dilepas tahun : 2008 
Nama galur  : MMC 157d-Kp-1 
Asal : Persilangan buatan tahun 1996 
Tetua jantan  : VC 1973 A 
Tetua betina : VC 2750A 
Potensi hasil : 1,76 t/ha
Rata-rata hasil : 1,38 t/ha 
Warna hipokotil : Hijau
Warna daun : Hijau
Umur berbunga 50% : 33 hari 
Umur masak 80% : 57 hari 
Warna bunga : Kuning 
Warna polong muda : Hijau
Warna polong masak : Hitam 
Tinggi tanaman : 53 cm 
Tipe tanaman : determinit 
Warna biji : hijau kusam 
Bobot 100 butir : 6,3 g 
Kadar protein : 28,02 % basis kering K
Kadar lemak : 0,40 % basis kering 
Kadar pati : 67,62 % basis kering 
Ketahanan penyakit  : tahan penyakit embun tepung
Pemulia : M. Anwari, Rudi Iswanto, Rudy Soehendi, Hadi Purnomo, dan Agus Supeno 
Fitopatologis : Sumartini

Karakteristik Lada

Karakteristik Tanaman Lada

Lada merupakan tanaman yang tumbuh merambat pada sebuah tajar yang mati atau hidup. Tanaman lada dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dengan temperatur optimum 23°C sampai 30°C dan curah hujan sebesar 2000 hingga 2500 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Tanaman ini sangat baik ditanam pada lahan yang agak miring, subur secara fisik dan ekonomi dan dengan drainase yang baik serta mendapat sinar matahari yang cukup. 

Karakteristik Lada

Lada (Piper nigrum L) termasuk keluarga Piperciae yang meliputi ratusan jenis tanaman lada. Di Indonesia dijumpai sekitar 40 jenis lada. Jenis lada yang dikenal di daerah-daerah penghasil lada ialah Kerinci, Jambi, Bangka, dan Bulok Belantung. Lada Kerinci, Jambi, dan Bangka termasuk lada dengan buah besar tetapi tidak tahan penyakit busuk pangkal, sedangkan lada Bulok Belantung buahnya kecil tetapi agak tahan terhadap penyakit tersebut. Selain itu, juga terdapat jenis Bengkayang dan Kucing di Kalimantan Barat.

Pembibitan lada dapat dilakukan dengan cara menyemai biji lada yang sudah cukup tua (berwarna merah atau kuning) dan dengan cara stek cabang. Proses pemeliharaan tanaman lada terdiri dari penyiraman, penyulaman, pemberantasan tumbuhan pengganggu, mulching, pemupukan, pemangkasan ,dan pengendalian hama dan penyakit. Penyakit yang paling sering menyerang tanaman lada adalah penyakit busuk pangkal batang (Phytophtora Capsici) dan penyakit kuning.

Berdasarkan perbedaaan waktu pemetikan dan proses pengolahan dikenal dua jenis lada yaitu lada hitam dan lada putih. Kedua jenis ini berbeda dalam persyaratan bahan olah, cara pengolahan, waktu pengolahan, dan biaya pengolahan. Perbedaan kedua jenis lada ini juga terdapat dalam hal pengolahan lanjutan serta gradingnya yang sesuai dengan spesifikasi pasaran dunia.

Lada putih adalah buah lada yang dipetik saat matang penuh, kemudian dilepaskan kulitnya dengan cara merendam dalam air yang mengalir selama kurang lebih dua minggu lalu dijemur selama tiga hari. Sementara itu, lada hitam adalah buah lada yang dipetik saat matangpetik (kulit masih hijau) dan langsung dijemur selama tiga hari tanpa direndam terlebih dahulu. Di Indonesia sentra produksi lada hitam (Lampung Black Pepper) terdapat di daerah Lampung dan Kalimantan Timur, sedangkan untuk lada putih (Muntok White Pepper) terdapat di daerah Bangka Belitung, Kalimantan Tengah dan Sulawesi.

Sebagai barang ekonomis lada dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan, antara lain sebagai bumbu masakan dan pengawet daging. Selain itu, dalam hal farmasi lada sering digunakan sebagai bahan pembuat obat serta bahan wewangian. Lada hitam umumnya diolah lebih lanjut menjadi oleoresin lada (pepper oleoresin) atau minyak lada (pepper oil). Minyak lada terutama digunakan sebagai pemberi aroma dan rasa pada berbagai macam industri makanan dan juga dipakai dalam industri kosmetika dan farmasi. Salah satu jenis obat yang dapat dibuat dari minyak lada adalah balsam lada dalam bentuk krim. Sementara itu, lada putih dapat diolah lebih lanjut menjadi lada bubuk (ground pepper).

Selain itu, produk lada lainnya adalah lada hijau yang merupakan produk olahan dari lada dimana warna hijaunya dipertahankan. Lada hijau memiliki rasa yang khas, warna dan penampakannya alami sehingga dapat digunakan sebagai bahan hiasan pada makanan dan dapat dipakai langsung pada makanan yang dihidangkan. Berdasarkan cara pengolahannya dikenal beberapa bentuk lada yaitu lada hijau dalam bentuk kering, lada hijau dalam bentuk larutan garam, dan lada hijau dalam bentuk beku. Dari lada hijau dapat juga diolah menjadi green pepper sauce.

Friday, 2 December 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas (Ananas comosus L)

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas

Nanas (Ananas comosus L) adalah tanaman buah berupa semak yang berasal dari Brasil. Nanas pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-15, dibawa oleh pedagang Spanyol. Pada awalnya tanaman nanas merupakan tanaman yang dibudidayakan di perkarangan rumah, namun kemudian tanaman ini meluas menjadi tanaman perkebunan (BAPPENAS, 2000).

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas (Ananas comosus L)

Klasifikasi Nanas

Kingdom : Plantae
Superdivisio : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Divisio : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Liliopsida (monokotil)
Ordo : Bromeliales
Famili : Bromeliaceae (nanas-nanasan)
Genus : Ananas
Spesies : Ananas comosus (L.) Merr.

Nama Sinonim Nanas

Ananas comosus Merr. , Ananas comosus L., Bromelia comosa L., Ananas sativus (Lindley) Schulters f, Ananassa sativa Lindl, Bromeliad

Nama Daerah Nanas

Sumatera : Ekahauku, anes, nas, henas, kenas, honas, hanas, gona, asit, masit, enas, kanas, nanas, naneh, kanyas, nyanyas. Jawa : Danas, ganas, nanas, lanas. Kalimantan : Kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara : Manas, nanas, aruna, fanda pandal, panda jawa, nana, peda, anana, pedang, parangena, nanasi. Sulawesi : Tuis mongondow, na’asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang, nanati, lalato, pandang, edan, ekam, hedan, asne,ngewu. Maluku : Ai nasi, than bababa, kai nasi, bankalo, kampora, kanasoi, anasu, banggala bangkala, kai nasu, kambala, kampala, arnasinu, kanasi, kunasin, mangala, nanasi, nanasu, anasul, kalnasi, nanaki, nanas.

Namas Asing Nanas

Pineapple (inggris)

Morfologi Nanas

Tanaman nanas merupakan tanaman yang bersifat tahunan. Tinggi tanaman nanas berkisar 50-150 cm. Daun berbentuk pedang, tebal, panjang sekitar kurang lebih 100 cm dengan lebar 2-8 cm, ujung daun nanas lancip, tepi daun memiliki duri dan warna daun hijau. Bentuk buah nanas yaitu bulat panjang, warna daging nanas muda berwarna hijau dan warna daging nanas tua atau masak berwarna kuning. Buah nanas muda mempunyai mata berwarna kelabu atau hijau muda, kelopak kecil-kecil yang menutupi separuh dari mata dan berwarna kelabu keputih-putihan sehingga buah tampak kelabu. Apabila buah telah tumbuh maksimal (tua atau mature) dan sejalan dengan proses pematangan maka warnanya berubah (Tim Karya Tani, 2010).

Thursday, 1 December 2016

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayuran?

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayur?

Dikalangan Ibu rumah tangga tomat sering dijadikan bahan sayuran. Hal inilah yang membingungkan anak-anak. Di antara mereka ada yang bertanya "apakah tomat termasuk buah atau sayuran?" Secara ilmu botani, tomat termasuk buah dan bukan sayuran. Benar saja, tomat tetaplah buah-buahan, tak memperdulikan masyarakat menjadikan tomat sebagai bahan masakan sayuran atau dimakan segar.

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayuran?

Namun pada tahun 1893, Mahkamah Agung Amerika mengklasifikasikan tomat termasuk salah satu jenis sayuran. Hal ini disebabkan karena sebagian besar masyarakat dunia menjadikan tomat sebagai bahan masakan sayuran.

Klorofil Adalah

Pengertian Klorofil

Klorofil adalah pigmen hijau yang terkandung di dalam tubuh organisme pada umumnya adalah tanaman untuk proses fotosintesis.

Klorofil Adalah

Klorofil dalam tanaman sangat berperan penting dalam keberlangsungan proses fotosintesis agar tanaman dapat membuat makanannya sendiri. Jika tanaman tidak mengandung klorofil, mereka tidak akan mampu membuat makanannya sendiri, maka hewan, tumbuhan, dan manusia tidak akan mampu bertahan hidup karena tidak ada persediaan makanan.

Meskipun terdapat hewan dengan sumber makanannya adalah daging, namun hewan sebagai makanannya juga membutuhkan tanaman untuk dimakan agar mampu bertahan hidup. Jadi klorofil tidak hanya penting bagi pertumbuhan tanaman saja, tetapi penting juga bagi semua mahkluk hidup termasuk manusia.

Jumlah kandungan klorofil terbanyak terletak pada sel-sel daun dan sering kali terdapat pada batang, dan bungan.

Manfaat klorofil yang diektrasi dari tanaman adalah sebagai bakterisid (pembunuh bakteri).

Bagaimana Zat Pati Diproduksi Di Dalam Tanaman

Bagaimana Zat Pati Diproduksi Di Dalam Tanaman

Dengan dibantu oleh sinar matahari dan klorofil, tanaman menyatukan air yang diserab dan diabsorpsi dari dalam tanah denga karbon dioksida yang diserap dari udara untuk memproduksi gula. Gula yang dihasilkan akan diubah menjadi pati (zat tepung). Zat tepung akan disimpan di dalam batang, daun, akar, buah, dan biji dalam bentuk butiran. Zat tepung bagi tanaman merupakan persediaan makanan untuk perkembangan biji dan tunas baru hingga mereka mampu memproduksi makanannya sendiri.


Salah satu manfaat zat pati pada tanaman adalah untuk menambah energi tubuh manusia. Zat pati ini jika dikonsumsi tidak memiliki rasa/hambar. Untuk kebutuhan industri, zat pati dapat diektrasi dari tanaman dengan cara menghancurkan bagian tanaman yang digunakan untuk menyimpan zat pati tersebut.

Kini telah banyak tersedia zat pati dipasaran baik pasar tradisional maupun moderen dalam bentuk bubuk. Zat pati dapat digunakan untuk mencuci, sebagai bahan makanan, sebagai bahan perekat pada pabrik tekstil dan di pabrik perlengkapan kamar mandi.

Total Pageviews

Kategori