Friday, 4 November 2016

Pengertian Spektrofotometri

Pengertian Spektrofotometri


Spektrofotometri merupakan suatu metode pengukuran absorbansi atau transmitansi untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Alat yang digunakan dalam spektrofotometri disebut spektrofotometer. Spektrofotometer sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spektrometer dan fotometer. Spektrometer menghaslikan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau yang diabsorpsi. Jadi spektrofotometer digunakan  untuk mengukur energi secara relatif jika energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan, atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang (Khopkar, 2003).

Sumber yang biasa digunakan pada spektrofotometer adalah lampu wolfram. Lampu hidrogen atau lampu deuterium digunakan untuk sumber pada daerah UV. Kebaikan lampu wolfram adalah energi radiasi yang dibebaskan tidak bervariasi pada berbagai panjang gelombang. Monokromator digunakan untuk memperoleh sumber sinar yang monokromatis (Khopkar, 2003).

Kuvet atau sel merupakan wadah sempel yang akan dianalisis. Ditinjau dari bahan yang dipakai membuat kuvet, ada dua macam yaitu: kuvet dari leburan silika (kuarsa) dan kovet dari gelas. Kuvet dari leburan silika dapat dipakai untuk analisis kualitatif dan kuantitatif pada daerah pengukuran 190-1100 nm, dan kovet dari bahan gelas dipakai pada daerah pengukuran (380-1100 nm) karena bahan dari gelas mengadsorpsi radiasi UV (Mulja, 1995).

Detektor berfungsi sebagai pengubah energi cahaya menjadi suatu isyarat listrik yang kemudian oleh suatu pengganda isyarat listrik tersebut memadai untuk dibaca oleh piranti baca (Day dan Underwood, 1998).

No comments:

Post a comment