Friday, 25 November 2016

Pengertian Kutu Kebul (Bemisia tabaci Gennadius)

Pengertian Kutu Kebul (Bemisia tabaci Gennadius)

Kutu kebul adalah hewan dari kelompok serangga (insekta) yang termasuk ke dalam famili Aleyrodidae termasuk dalam superfamili Aleyrodidae, subordo Sternorryccha, ordo Homoptera. Famili  Aleyrodidae terdiri dari dua subfamili yaitu Aleurodicinae dan Aleyrodinae (Martin 1987).


Siklus hidup kutu kebul terdiri dari fase telur, nimfa, pupa dan imago. Serangga ini dapat dibedakan dengan mudah dari serangga lainnya yaitu dengan adanya lilin yang pada umumnya bewarna putih di ujung atau duri pada dorsal dan terdapat beberapa jenis yang memiliki banyak lilin. Karena memiliki kandungan lilin pada tubuh kutu kebul, serangga ini dinamakan whiteflies. Kutu kebul betina meletakkan telurnya dengan pedicelnya. Nimfa yang memiliki tungkai hanya pada fase instar satu yang disebut crawler, setelah ganti kulit, mereka akan menetap dan tungkai tereduksi (Kalshoven 1981).

B. tabaci Gennadius merupakan salah satu spesies dari kutu kebul yang pada umumnya sering ditemukan dan memiliki kisaran inang yang luas. B. tabaci betina diketahui sering menularkan virus daripada yang jantan

(Nateshan et al, 1996). Bentuk telur serangga ini oval, bewarna putih, berukuran 0,2 mm, dengan tungkai pendek untuk menempel pada daun. Telur yang sudah matang ditandai dengan perubahan warna menjadi kuning. Nimfa B. tabaci berwarna transparan, pada fase pupa bewarna kemerah-merahan dan terdapat celah caudal, ketika dewasa serangga ini berwarna coklat terang hingga kuning dengan sayap tipis (McPartland et al, 2000).

Migrasi B. tabaci dibantu oleh angin hingga lebih dari 5 km di lapangan (Byrne, 1996). Byrne juga berpendapat walaupun migrasi B. tabaci dibantu dengan angin, bukan berarti serangga ini lemah terhadap angin. Pada penelitian yang dilakukannya dapat dijelaskan bahwa B. tabaci mampu melawan arah angin pada flight chamber.

No comments:

Post a comment