Sunday, 13 November 2016

Odonata (Bangsa Capung)

Pengertian Odonata (Bangsa Capung)

Capung merupakan serangga karnivora bersayap dan kuat, termasuk ke dalam ordo Odonata. Capung dewasa dapat ditemukan di sepanjang tepi sungai dan kolam selama udara terang.

Odonata (Bangsa Capung)

Penyebaran Capung

Capung merupakan serangga tropis, namun ada juga di temukan pada lintang geografis beriklim sedang sampai garis batas pertumbuhan pohon-pohonan. Penyebarannya di belahan bumi utara, meliputi Canada, Alaska, dan Swedia, sampai ke Lingkaran Arktik. Bentuk-bentuk di bagian utara ini terdiri dari spesies Aeshna, Somatochlora, dan Leucorrhinia.

Capung dapat berkembang biak di hampir segala air tawar dengan syarat suhu air  yang tidak terlampau panas, asam, atau asin. Juga terdapat di semua saluran air, mulai dari riam dataran tinggi sampai sungai-sungai yang tenang di dataran rendah. Ada sebagian dari jenisnya yang mampu menyesuaikan diri untuk berkembang biak di tebat-tebat, kolam batuan-batuan, air terjun, paya-paya, bahkan pada air di pangkal daun tanaman hutan tertentu. Salah satu spesies capung Megalagrion oahuense berasal dari Hawai, dapat hidup pada limbah daun di permukaan lahan hutan dan yang lain diriam-riam dalam huatan, berawal dari sini selanjutnya akan mengembara ke mana-mana.

Morfologi Capung

Capung memiliki ciri-ciri fisik yang dapat membedakannya dengan serangga lainnya ialah dada yang landai dan tungkai yang mengarah ke depan, antena tidak mencolok, dan letak kelamin yang berada pada segmen kedua dan ketiga perut jantan. Mata majemuk yang besar memiliki lensa (faset) dua macam: yang terdapat pada permukaan paling atas berukuran kecil dan sangat respon terhadap gerakan, sedangkan yang di bawah lebih besar dan berguna untuk menangkap bayangan.

Subordo Zygoptera yang dikenal dengan sibar-sibar, memiliki dua pasang sayap dengan bentuk dan ukuran yang sama serta pengkal sayap yang juga serupa. Mata majemuk letaknya sangat berjauhan dan menonjol pada kedua sisi kepala kiri dan kanan. Zygoptera jantan memiliki 4 umbai ekor, dua di atas dan dau di bawah, sedangkan betina memiliki tabung penyalur telur (ovipositor) yang berkembang dengan baik. Dalam stadium larva, Zygoptera memiliki insang luar diujung atau di samping perut. Zygottera merupakan capung halus dengan kekuatan terbangnya sangat rendah, terdiri dari 17 famili, salah satu diantaranya telah punah.






No comments:

Post a comment