Sunday, 13 November 2016

Manfaat Minum Air Putih

Manfaat Minum Air Putih untuk Kesehatan

Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan minum air putih segera setelah bangun pagi. Tes alamiah yang telah dilakukan terhadap kebiasaan masyarakat Jepang tersebut telah membuktikan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Terapi minum air ini telah di buktikan keampuhannya oleh sekumpulan pengobatan di Jepang terhadap penyakit lama, serius, dan penyakit modern. Penyakit-penyakit tersebut seperti sakit kepala, sakit badan, sistem jantung, arthritis (sakit tulang), detak jantung cepat, epilepsi (ayan), obesitas, asam bronchitis, penyakit ginjal, mual, asam lambung, diare, diabetes, susah buang air besar, semua penyakit mata, rahim, kanker, masalah datang bulan, penyakit telinga, hidung, dan kerongkongan.

Manfaat Minum Air Putih

Berikut ini adalah metode terapinya:
  1. Setelah bangun pagi sebelum Anda menggosok gigi, segeralah minum air putih 4 gelas dengan takaran 160 ml/gelas.
  2. Gosok dan bersihkan mulut. Jangan makan atau minum apa pun selama 45 menit.
  3. Setelah 45 menit, diperbolehkan makan dan minum seperti biasa.
  4. Setelah 15 menit sarapan, makan siang, dan makan malam, dilarang makan atau minum apapun selama 2 jam.
  5. Bagi Anda yang sudah berusia tua dan tidak mampu meminum 4 gelas air putih sekaligus. Poin No. 1 di atas bisa degantikan dengan minum air sedikit terlebih dahulu dan kemudian ditingkatkan secara berkala hingga 4 gelas per hari.
Di bawah ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk terapi pengobatan:
  1.  Tekanan darah tinggi (30 hari)
  2. Asam lambung (10 hari)
  3. Diabetes (30 hari)
  4. Susah buang air besar/konstipasi (10 hari)
  5. Kanker (180 hari)
  6. Tuberculosis (90 hari)
Kelebihan dari metode terapi ini adalah tidak memiliki efek samping yang merugikan bagi tubuh manusia. Hanya saja, saat menjalani terapi ini, Anda akan buang air beberapa kali. 

Air minum yang dikonsumsi adalah air hangat/air dingin (bukan air dari pendingin dan air es). Bagi Anda yang menyukai minuman dingin (dari pendingin/dengan es) di harapkan untuk bisa menghindarinya. Meminum-munuman dingin memang lebih terasa menyegarkan setelah makan. Namun, air dingin yang dikonsumsi dapat memadatkan minyak dari makanan yang dikonsumsi dan dapat memperlambat pencernaan. Apabila sisa-sisa makanan yang masih tersimpan di dalam pencernaan bereaksi dengan asam, sisa-sisa makanan tersebut akan dipecah dan diserap oleh intestine lebih cepat dari pada makanan padat. Ia akan berbaris dalam usus besar. Dengan cepat pula lapisan ini akan berubah menjadi lemak dan dapat memicu kanker. Oleh karena itu sebisa mungkin menghindari minum-minuman dingin.

No comments:

Post a comment