Friday, 4 November 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Nangka

Klasifikasi Dan Morfologi Nangka

Nangka memiliki nama latin Artocarpus heterophyllus sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Jackfruit. Dalam dunia botani, nangka termasuk Ordo Urticales atau Famili Moreceae (murbai-murbaian). Hampir semua spesies yang termasuk Famili Moreceaemempunyai ciri-ciri yang khas, yaitu: bergetah. (Yustina. 1993). Buah Nangka emiliki bentuk bulat lonjong dan memiliki kulit duri tetapi tidak tajam seperti yang terdapat pada buah durian. 


Di Indonesia berabad-abad lamanya masyarakat telah mengenal serta menanam tanaman nangka. Penyebaran tanaman ini semakin meluas hamper di seluruh wilayah Indonesia (Rukmana, 1997). Nama untuk tanaman nangka juga semakin bermacam-macam, di beberapa daerah, nangka mempunyai nama yang berlainan satu dengan yang lain. Di Jawa misalnya, nangka dikenal dengan sebutan Nongko; di Ambon: Anaane; di Aceh: Panaih; di Irian Jaya: Naknak atau Langge; di Lampung: Lamasa atau Malasa (Yustina, 1993).

Klasifikasi Nangka
Klasifikasi Nangka
Kingdom   Plantae (tumbuh-tumbuhan) 
Divisi        Spermatophyta (tumbuhan berbiji) 
Sub-divisi  Angiospermae (berbiji tertutup)
Kelas        Dicotyledonae (biji berkeping dua) 
Ordo    Morales
Family     Moraceae 
Genus      Artocarpus
Spesies  A. Heterophyllus Lamk. (Jackfruit = Nangka)

Morfologi

Bentuk dan susunan tubuh luar (morfologi) dari tanaman nangka mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: (Rukmana, 1997).
 
Akar.

Struktur akar dari tanaman nangka adalah bentuk bulat panjang, menembus tanah dengan cukup dalam. Akar cabang dan bulu dari akarnya tumbuh mengarah ke segala arah.
 
Batang

Tanaman nangka memiliki batang berbentuk bulat panjang, berkayu keras dan tumbuh lurus tinggi mencapai 25m dengan diameter bisa mencapai 80 cm. 

Daun

Daun tanaman nangka tergolong daun tunggal yang tumbuh berselang-seling pada bagian ranting tanaman. Permukaan daun nangka bagian atas dan bawah memiliki penampilan yang berbeda. Permukaan daun bagian atas memiliki warna hijau cerah dengan tekstur yang licin, sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau tua dengan tekstur yang kasar. Pangkal daun memiliki penumpu berbentuk segitiga dengan warna kuning kecoklatan.

Bunga

Tanaman nangka adalah tanaman berumah satu, artinya dalam satu tanaman dapat dijumpai bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada, bengkok, dan berwarna hijau tua, sedangkan bunga betina dicirikan dengan bentuknya yang menyerupai gada silindris yang pipih.
 
Buah

Buah nangka tergolong buah majemuk semu, artinya buah tersebut tersusun oleh rangkaian bunga majemuk (nyamplung) dan dari luar terlihar seperti hanya satu buah. Di dalam buah nangka (diantara nyamplung) terdapat dami-dami yang sebetulnya merupakan bunga nangka yang tidak terserbuki. Berikut adalah kreteria buah nangka yang baik:
  1. Warna dari kulit buah nangka kehijauan dengan duri yang tumpul dan agak renggang.
  2. Bentuk buah tidak terlalu lonjong.
  3. Daging buah tebal, manis, renyah, tidak banyak mengandung air, memiliki aroma yang khas (berasal dari senyawa etil butirat yang terdapat pada daging buah). 
  4. Ukuran biji buah sedang, tidak terlalu besar maupun kecil. 
Biji

Biji nangka berbentuk bulat lonjong, berukuran kecil dan berkeping dua. Terdiri kulit luar yang berwarna kuning dan agak lunak, kulit liat berwarna putih, dan kulit ari yang berwarna coklat yang membungkus daging buah (Rukmana, 1997).


No comments:

Post a comment