Monday, 7 November 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Bakteri Escherichia coli

Klasifikasi Dan Morfologi Bakteri Escherichia coli/E. Coli

Escherichia coli atau biasa disingkat E. Coli adalah salah satu jenis spesies utama Bakteri Gram negatif. Pada umumnya Bakteri yang ditemukan oleh Theodor Escherich pada tahun 1885 ini hidup pada tinja, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada manusia, seperti diare, muntaber dan masalah pencernaan lainnya.9

Klasifikasi Dan Morfologi Bakteri Escherichia coli

Klasifikasi Bakteri Escherichia Coli

Klasifikasi Escherichia Coli
Kerajaan Bacteria
Divisi Phylogenetica
KelasGamma Proteobacteria 
Bangsa Enterobacteriales 
Suku Enterobacteriaceae 
Marga Escherichia 
JenisEscherichia Coli

Morfologi Bakteri Escherichia coli

E.coli merupakan Bakteri batang Gram negatif, tidak berkapsul, umumnya mempunyai fibria dan bersifat motil. Sel E.coli mempunyai ukuran panjang 2,0-6,0 mm dan lebar 1,1-1,5 mm, tersusun tunggal, berpasangan. Bakteri ini dapat menggunakan asetat sebagai sumber karbon. Bakteri ini tumbuh pada suhu antara 10-40 °C, dengan suhu optimum 37 ÂșC. pH optimum untuk pertumbuhan adalah pada 7,0-7,5, pH minimum pada pH 9,0. Bakteri ini relatif sangat sensitif terhadap panas dan dapat diinaktifkan pada suhu pasteurisasi makanan (50-100°C) atau selama pemasakan makanan.11

E.coli termasuk ke dalam golongan Bakteri Gram negatif, sifat dari Bakteri ini yang membedakan dengan Bakteri lainnya adalah susunan dinding selnya. Dinding sel Bakteri Gram positif berlapis tunggal dengan kandungan lipid 1-4%, sedang pada Bakteri Gram negatif dinding selnya berlapis tiga yang terdiri dari lipoprotein, membran luar fosfolipid dan lipopolisakarida, dan kandungan lipid pada dinding sel berkisar antara 11-22%. Membran luar fosfolipid tersebut menyebabkan komponen kimia yang bersifat antiBakteri sulit untuk menembus dinding sel Bakteri Gramnegatif.11

Bakteri ini pada keadaan tertentu dapat mengalahkan mekanime pertahanan tubuh sehingga dapat tinggal di dalam blader (cystitis), pelvis ginjal dan hati, antara lain dapat menyebabkan diare, septikemia (sepsis), dan infeksi lainnya.12

No comments:

Post a comment