Monday, 7 November 2016

Kandungan Kimia Kacang Tanah

Kandungan Kimia Kacang Tanah

Polong kacang tanah yang sudah matang (cukup tua) mempunyai ukuran panjang 1,25-7,50 cm dan berbentuk silinder. Tiap-tiap polong kacang tanah terdiri dari kulit (shell) 21-29%, daging biji kemel 69-72,40% dan lembaga (germ) 3,10-3,60%.

Kandungan Kimia Kacang Tanah

Dari jumlah 9,1% kadar nitrogen kacang tanah, sebesar 8,74% di antaranya terdiri dari fraksi albumen, gluten, dan globulin. Kacang tanah mengandung asam-asam amino esensial, yaitu arigin (2,72%), fenilalanin 1,52%, histidin 0,51%, isolensin 0,99%, isoleusin 1,92%, lisin 1,29%, metionin 0,33%, tripthopan 0,21%, dan valin 1,33%.

Komposisi daging biji kacang tanah (Bailey, 1987)

KomposisiJumlah (%)
Kadar air4,6-6,0
Protein kasar25,0-30,0
Lemak46,0-52,0
Serat kasar2,8-3,0
Ekstrak tanpa N10,0-13,0

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat memberi ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi 1 ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Memakan segengkam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kecing manis dapat membantu kekurangan zat. Kacang tanah mengandung omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 ons kacang tanah terdapat 18 gran omega 3 dan 17 gram omega 9.

Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol.

Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolesterol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecendrungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia.

Namun kacang tanah sangat dicagah pengkonsumsiannya kepada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalah jerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengkonsumsi kacang tanah.

Kacang tanah dapat dipanen apabila sebagaian besar daun pada pertanaman mulai mengering dan luruh. Penentuan waktu panen juga dapat didasarkan pada umur varietas yang ditanam. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan cara mencabut paling tidak sepuluh tanaman (tiap hektar) untuk dilihat ketuaannya. Polong yang telah tua ditandai dengan kolitnya keras, bijinya mengisi penuh, dan kulit bijinya tipis (Rasyid, 1974).

Daftar Pustaka:
  • Bailey, J.E, and Ollis, D.F, Biochemichal Enginering Fundamentals, McGraw-Hill Kogakusha, Tokyo, 1987.
  • Rasyid, 1974. Bercocok tanam kacang tanah latihan kacang-kacangan, Lembaga Pusat Penelitian Pertanian.

 


No comments:

Post a comment