Saturday, 12 November 2016

Efek Samping Asam Salisilat

Efek Samping Asam Salisilat Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Suatu penjelasan farmakokinetika telah diajukan untuk menerangkan efek ulserogen dan efek samping lain, serta untuk menerangkan efek terapi senyawa salisilat. Bila senyawa salisilat (dan obat mirip aspirin lain) bekerja malelui pengaruh nonspesifik dengan berbagai macam proses, kita tentu mengharapkan senyawa salisilat mempunyai efek pada saat senyawa tersebut mencapai konsentrasi yang tinggi.

Efek Samping Asam Salisilat

Efek samping asam salisilat terhadap kesehatan yaitu:
  1. Gejala keracunan asam salisilat adalah muntah, mual, dan tinnitus (hingga kadang-kadang tuli) disusul diare, pusing hingga konvulasi.
  2. Alergi terhadap asam salisilat memberi gejala edema di muka, mulut, dan mata.
  3. Pada pemberian per-oral, asam salisilat dapat menimbulkan gangguan epigrastik, pusing, berkeringat, mual, dan muntah karena asam salisilat mempunyai daya korosif dan merusak jaringan yang berkontak misalnya kulit, mulut, lambung dan daya korosif itu tergantung pada konsentrasi pemakaian secara kronis dan dalam jumlah yang besar dapat menimbulkan pendarahan lambung.
  4. Bila kandungan asam salisilat melebihi dan berlebihan masuk kedalam tubuh, maka gangguan kesehatan dapat terjadi, misalnya terjadi penggeseran dinding pembuluh darah kanker saluran pencernaan.
  5. Pada keracunan akut, bisa terjadi acidosis dan ini merangsang regulatory center di hipotalamus sehingga terjadi hyperpnoea, menyebabkab alkalosis. Menyebabkan kematian karena paralisa pernapasan.
  6. Dampak asam salisilat secara kronik dapat mengiritasi jantung dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin E1 dan E2 yaitu suatu senyawa yang dapat menimbulkan vasodilatasi mukosa lambung sehingga menjadi peningkatan sekresi asam lambung dan vasokonstriksi mukosa lambung (Siswandono dan Soekardjo, 2000).
Asam salisilat merupakan bahan tambahan makanan yang dilarang digunakan pada makanan. Asam salisilat dapat menyebabkan iritasi yang kuat apabila terhirup atau tertelan dan apabila ditambahkan air, asam salisilat tetap memberikan gangguan kesehatan pada tubuh. Ini disebabkan karena sifat kelarutan asam salisilat yang sukar larut dalam air.

Daftar Pustaka:
  • Siswandono dan Soekardjo .2000. Kimia medisinal edisi kedua jilid 1. Surabaya. Airlangga Universitas Press.

No comments:

Post a comment