Thursday, 20 October 2016

Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

Siklus Hidup Nyamuk Aedes aegypti Aedes sp. dan termasuk ordo diftera lainya, mengalami metamorfosis lengkap. Siklus hidupnya terdiri dari telur, larva (jentik), pupa (kepompong) dan nyamuk dewasa. Metamorfosis nyamuk Aedes aegypti mulai dari telur sampai menjadi larva memakan waktu kurang lebih 2 hari, dari larva menjadi pupa membutuhkan waktu 6-8 hari dan sampai menjadi nyamuk dewasa selama 2 hari.(23)

Selama masa bertelur, seekor nyamuk betina mampu meletakan 100-400 butir telur. Telur-telur tersebut diletakkan di bagian yang berdekatan dengan permukaan air. Telur diletakkan satu-persatu pada dinding.(23)

Stadium telur
Telur nyamuk Aedes sp. tidak memiliki frill atau floats, bantuknya memanjang dan oval. Pada bagian luar cangkak telur ada sedikit bentuk retikularis. Telur Aedes sp. pada kedua spesies memiliki rupa yang sama yakni hitam legam dan mengkilat. Pada awalnya telur berwarna putih dan lembut ketika pertama kali dikeluarkan oleh induknya. Namun, kemudian telur berubah menjadi hitam dan sedikit keras. Sebelum telur matang, telur ini mengalami pertambahan ukuran.(21) Telur ini berukuran sekitar ± 0,8 mm. Telur akan menetas dalam kurun waktu 2 hari.(23)

Stadium larva

Telur menetas menjadi larva instar I dalam waktu 2 hari, setelah itu larva akan mengalami 3 kali pergantian kulit (ecdysis) berturut-turur menjadi larva instar II,III, dan larva instar IV.(18) Proses dari larva instar I sampai ke instar IV membutuhkan waktu sekitar 10 hari. Variasi waktu tergantung pada suhu dan diet larva. Setiap mengakhiri instar dengan cara moult atau ecdysis. Salah satu tanda dari ecdysis adalah munculnya pita-pita hitam di dadanya yang terbungkus sirkular dan muncul rambut secara lateral di sepanjang kutikula . Ukuran larva sekitar 0,5-1 cm persegi. Setiap instar memiliki ciri masing-masing, (19,23,45) yaitu;
  1.  Pada instar I ukuran larva berkisar 1 mm , duri-duri (spine) pada dadanya belum begitu jelas dan corong pernapasan (siphon) belum menghitam. Larva akan terus tumbuh menjadi 2 kali lipat panjang tubuh awal. Dibutuhkan waktu 1-2 hari unuk menjadi larva instar I.
  2. Pada instar II, kepala dan bagian terminal larva lebih besar dari pada larva instar I, tubuh dan kepala semakin gelap dan lebih panjang serta silindris, spine belum jelas dan siphon sudah berwarna hitam. Dibutuhkan waktu 2-3 hari untuk mencapai instar II.  
  3. Pada larva instar III, tampak larva lebih besar dan panjang dari sebelumnya. Dibutuhkan waktu 2-3 hari untuk mencapai instar ini.  
  4. Pada instar IV terjadi pengembangan tunas imaginal dada dan akumulasi lemak di tubuh larva sehingga tampak lebih besar dan gemuk, pada fase ini terdapat struktur yang khas yakni adanya rudiment of the pupal respiratory trumpets. Stadium ini sudah bisa dibagi berdasarkan anatominya. Pada larva ini dibutuhkan waktu 2-3 hari.
Larva bergerak terutama dengan dua cara yakni dengan tersentak oleh tubuhnya dan dengan mouth brushes.(19) larva ini selalu bergerak aktif di dalam air. Gerakannya berulang-ulang dari bawah keatas permukaan air untuk bernapas, kemudian turun kembali dan seterusnya. Pada waktu istirahat, posisinya hampir tegak lurus dengan permukaan air. biasanya berada disekitar dinding tempat penampungan air. Setelah 6-8 hari larva atau jentik akan menjadi pupa.(19,23)

Stadium pupa


Saat fase ecdysis mendekati akhir, larva akan menjadi pupa. Pupa merupakan stadium akhir. Bentuk pupa bengkok dan kepalanya besar. Fase ini membutuhkan waktu sekitar 2-5 hari. Selama fase ini tidak makan apapun. Didalam pupa terdapat kantung udara yang terletak diantara bakal sayap nyamuk dewasa dan terdapat sepasang sayap pengayuh yang saling menutupi sehingga memungkinkan pupa untuk menyelam cepat dan mengadakan serangkaian jungkiran sebagai reaksi terhadap rangsangan. Bentuknya seperti koma, gerakan lambat, sering berada dipermukaan air. Ketika pertama kali muncul, pupa berwarna putih tetapi dalam waktu yang singkat terjadi perubahan pigmen. setelah 1-2 hari pupa akan menjadi nyamuk baru.
(8,19,23)

No comments:

Post a comment