Friday, 7 October 2016

Pengertian Pembinaan Dan Program Pemberdayaan Komunitas Adat Menurut Para Ahli

A. Pengertian Pembinaan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002:152) mendefinisikan bahwa pembinaan adalah suatu proses, cara, pembuatan, pembaharuan, penyempuranaan, usaha tindakan dan kegiatan yang dilaksanakan secara efektif dan efesien untuk mengupayakan sesuatu menjadi lebih baik.

Menurut Mitfah Thoha (2003:7-9) "pembinaan adalah suatu proses, tindakan hasil atau suatu pernyataan menjadi lebih baik". Dalam hal ini menunjukan adanya kemauan, peningkatan, pertumbuhan, evolusi atas berbagai kemungkinan, berkembang tau peningkatan atas sesuatu. Pembinaan selain menekankan aspek rasionalitas dan teknikal, juga sangat memberikan perhatian pada hubungan kemanusiaan dan kebutuhan sosial.

Pembinaan adalah sebuah konsep populer dalam sistem organisasi birokrasi di Indonesia. Sering didengar konsep aparatur negara, pembinaan pegawai negri sipil, pembinaan karir, pembinaan masyarakat terasing, pembinaan remaja, pembinaan masyarakat desa dan sebagainya. Konsep ini dianggap penting sebab sangat menentukan kesinambungan tujuan pembangunan nasional dan stabilitas nasional. Salah satu definisi, pembinaan adalah suatu proses atau pengembangan yang mencakup urutan-urutan pengertian, diawali dengan mendirikan, menumbuhkan, memelihara pertumbuhan tersebut yang disertai usaha-usaha perbaikan, menyempurnakan dan mengembangkannya (Widjaja, 1988).

B. Program Pemberdayaan Komunitas Adat

Menurut Gittinger (1972) bahwa, program pada dasarnya adalah kumpulan kegiatan yang dapat dihimpun dalam suatu kelompok yang sama secara sendiri-sendiri atau bersama-sama untuk mencapai tujuan dan sasaran yang sama. Kegiatan-kegiatan tersebut biasanya dilakukan melalui upaya sistematis yang diorganisasikan dalam unit yang disebut proyek-proyek dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan investasi yang menggunakan faktor-faktor.

Adapun kegiatan pelaksanaan pemberdayaan komunitas adat dilakukan melalui:
  1. Penyuluhan dalam rangka menumbuhkan motivasi sosial. Kegiatan ini dilakukan baik dalam bentuk penyuluhan lisan, tertulis maupun peragaan, yang pelakasanaannya disesuaikan dengan kondisi lapangan masyarakat.
  2. Bimbingan baik berupa bimbingan sisoal dasar, lanjutan maupun keterampilan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan dibidang tertentu.
  3. Pelayanan sosial secara menyeluruh yang menyangkut berbagai aspek kehidupan, kesehatan pendidikan, agama, kesejahteraan sosial, bidang pemerintahaan desa dan sebagainya dengan melibatkan berbagai unsur/sektor terkait.
  4. Bantuan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, menumbuhkan kreatifitas dan kativitas guna mengelola sumber dan potensi yang ada.
  5. Pendamping dalam rangka menumbuhkan kemandirian warga dampingan.
Pemberdayaan masyarakat adalah suatu usaha untuk meningkatkan masyarakat yang lemah dan tidak berdaya agar dapat lebih mandiri dan dapat memenuhi kebutuhan fisik, ekonomi sosial dan kepercayaan diri mereka agar dapat lebih memaksimalkan potensi yang dimilikinya untuk dapat berdiri-sendiri dan melibatkan diri dalam pembangunan untuk kesejahteraan rakyat secara merata.

No comments:

Post a comment