Sunday, 23 October 2016

Pengertian Logam Timbal/Pb

Pengertian Logam Timbal (Pb)

Timbal adalah logam yang bewarna abu-abu kebiruan, dengan rapatan yang tinggi (11,48 g/ml pada suhu kamar). Ia mudah melarut dalam asam nitrat yang sedang pekatnya (8M) (Svehla, 1979).

Timah hitam atau yang dikenal sehari-hari dengan nama timbal, dalam bahasa ilmiahnya dinamakan plumbum dan logam ini disimbolkan dengan Pb. Logam ini termasuk kedalam kelompok logam-logam golongan IV-A pada tabel periodik unsur kimia. Timah hitam mempunyai nomor atom (NA) 82 dengan bobot/berat atom (BA) 207,2 adalah suatu logam berat bewarna kelabu kebiruan dan lunak dengan titik leleh 327 derajat Celcius dan titik didih 1620 derajat Celcius. Walaupun bersifat lunak dan lentur, Pb sangat rapuh dan mengkerut pada pendinginan, sulit larut dalam air, air panas dan air asam, timah hitam dapat larut asam nitrid, asam asetat, dan asam sulfat pekad (Palar, 2004).

Timbal adalah logam berat yang tidak pernah ditemukan dalam bentuk murni tetapi selalu bergabung dengan logam lain. Timbal terdapat dalam 2 bentuk yaitu bentuk inorganik dan organik. Dalam bentuk inorganik timbal dipakai dalam industri baterai, cat, kabel telepon, kabel listrik, dan mainan anak-anak. Sedangkan dalam organik timbal dipakai dalam industri perminyakan (Suciani, 2007).

Senyawa timbal dalam bentuk tetraethyl lead (TEL) dan Tetramethyl lead (TML) ditambahkan pada bahan bakar bensin sebagai upaya untuk meningkatkan "octane number" dari bahan bakat tersebut, meningkatkan daya pelumas, meningkatkan efesiensi pembakaran bahan bakar bensin sehingga kinerja kendaraan bermotor meningkat. Timbal yang mencemari udara terdapat dalam bentuk padatan atau partikel-partikel. Padatan timbal terutama berasal dari pembakaran bahan aditif bensin dari kendaraan bermotor yang terdiri dari 62% tetraetil-pb 18%, etilanddikhorotida 18%, etilendibromida dan sekitar 2% campuran tambahan senyawa-senyawa lain. Tidak musnahnya Pb dalam prtistiwa pembakaran pada mesin menyebabkan jumlah Pb dibuang ke udara melalui asap buangan kendaraan bermotor menjadi sangat tinggi (Paler, 2004).

Sifat Timbal

Logam timbal mempunyai sifat-sifat yang khusus sebagai berikut:
  1. Merupakan logam yang lunak, sehingga dapat dipotong dengan menggunakan pisau atau dengan tangan yang dapat dibentuk dengan mudah.
  2. Merupakan logam yang tahan terhadap peristiwa korosi atau karat sehingga logam timbal sering digunakan sebagai coating.
  3. Mempunyai titik lebur rendah hanya 327,5 derajat celcius.
  4. Mempunyai kerapatan yang lebih besar dibandingkan dengan logam-logam biasa kecuali emas dan merkuri.
  5. Merupakan penghantar listrik yang baik (Palar, 2004).
Sumber Pencemaran Timbal
Sumber-sumber pencemaran timbal secara umum adalah:
  1. Timbal di udara terutama berasal dari penggunaan bahan bakar bertimbal yang dalam pembakarannya melepaskan timbal oksida berbentuk debu/partikulat yang dapat terhirup oleh manusia. Debu timbal juga dapat mengkontaminasi tanah pertanian. Mobil bahan bakar bertimbal melepaskan 95% timbal yang mencemari uadara di negara berkembang.
  2. Debu timbal menempel di pintu atau jendela yang dapat terhirup kedalam saluran pernapasan dan masuk ke dalam mulut.
  3. Timbal dalam air minum dapat berasal dari kontaminasi pipa, solder dan ran air.
  4. Timbal dalam makanan berasal dari kontaminasi kaleng makanan dan minuman dari sektor yang bertimbal. Kandungan timbal yang tinggi ditemukan dalam sayuran terutama sayuran hijau.
  5. Timbal dalam cat adalah sumber utama timbal di rumah tangga. Tanah kebun dapat terkontaminasi cat yang tercuci oleh air hujan dan mencemari air tanah. 
Daftar Pustaka:

No comments:

Post a comment