Saturday, 22 October 2016

Pengertian Logam Kadmium (Cd)

Pengertian Logam Kadmium

Logam kadmium adalah unsur kimia yang dalam sitem periodik memiliki nomor atom 48 dan berat atom 112,41 g/mol serta memiliki titik lebur 321 derajat celcius. Logam kadmium dapat larut dengan lambat dalam asam encer dengan melepaskan hidrogen sebab potensial elektrodanya yang negatif dengan reaksi sebagai berikut:
Logam kadmium membentuk ion divalent yang tidak bewarna (Vogel, 1985).

Seperti halnya unsur-unsur kimia lainnya terutama golongan logam, logam kadmium mempunyai sifat fisika dan sifat kimia tersendiri. Berdasarkan pada sifat-sifat fisiknya, Cd merupakan logam lunak, bewarna putih seperti putih perak. Logam ini akan kehilangan kilapnya bila berada dalam udara yang basah atau lembab serta akan cepat mengalami kerusakan bila terkontaminasi oleh uap ammonia (NH3) dan sulfur hidroksida. Sedangkan sifat kima dari logam kadmium yaitu senyawa yang dibentuknya merupakan yang mempunyai bilangan valensi 2+ dan hanya sedikit yang mempunyai bilangan valensi 1+. Bila ion-ion Cd2+ dimasukan kedalam larutan yang mengandung ion OH- maka akan mengalami proses pengendapat, endapat yang terbentuk dari ion-ion Cd2+ dalam larutan OH- biasanya dalam bentuk senyawa terhidratasi yang bewarna putih (Palar, 2008).

Logam kadmium dan bentuk garamnya banyak digunakan pada beberapa jenis pabrik untuk proses produksinya. Industri pelapisan logam adalah industri yang paling banyak menggunakan kadmium murni sebagai pelapis (Darmono, 2001). Logam kadmium banyak digunakan dalam bidang industri, misalnya industri keramik, fotografi, pigmen dan industri lainnya. Bentuk garam kadmium dari asam lemah sangat bagus digunakan untuk stabilisator pada pembuatan PVC atau plastik untuk mencegah radiasi dan oksidasi. Kadmium dalam bentuk campuran dengan nikel dapat digunakan untuk pembuatan accu (baterai Cd dan Ni). Logam kadmium juga tersebar secara luas sebagi limbah dari pertanian karena banyak digunakan pengolahan endapan kotor untuk menghasilkan pupuk.

Logam kadmium membawa sifat racun yang sangat merugikan bagi organisme hidup, bahkan juga merupakan senyawa racun bagi manusia. Keracunan yang disebabkan oleh logam kadmium dapat bersifat akut dan keracunan kronis. Keracunan akut disebabkan oleh kadmium, sering terjadi pada pekerja di industri akibat terkena paparn uap logam kadmium atau CdO. Keracunan kronis yang disebabkan oleh daya racun yang dibawa oleh logam kadmium, terjadi dalam selang waktu yang sangat panjang. Logam kadmium menimbulkan kerusakan pada sistem yang bekerja pada ginjal, paru-paru, darah dan jantung serta kelenjar reproduksi dan mengakibatkan kerapuhan tulang (Palar, 2008).

No comments:

Post a comment