Friday, 28 October 2016

Pengertian Kasta Rayap

Pengertian Kasta Rayap

Masyarakat rayap terdiri atas kelompok-kelompok yang disebut kasta, masing-masing kasta mempunyai tugas sendiri-sendiri yang dilakukan dengan tekun selama hidup mereka, demi untuk kepentingan kesejahteraan, keamanan, dan kelangsungan hidup seluruh masyarakat rayap (Jumar, 1997).

a. Kasta reproduktif

Kasta reproduktif terdiri atas reproduktif primer dan reproduktif suplementer. Kasta reproduktif primer adalah pasangan ratu dan raja yang merupakan pasangan pendiri koloni, ukuran ratu lebih besar dari pada raja. Kasta ini keluar meninggalkan sarang (swarming) dan disebut juga dengan laron. Kasta reproduktif primer mempunyai sepasang sayap dan mata majemuk yang jelas dan warnanya agak tua. Pada musim-musim tertentu kasta ini dihasilkan dalam jumlah yang cukup banyak. 

Kasta reproduktif suplementer adalah individu jantan dan betina, mempunyai tonjolan sayap, warnanya kurang tua dari kasta reproduktif primer dan matanya lebih kecil. Rayap suplementer terbentuk dari nimfa-nimfa dan mencapai kematangan kelamin tanpa mencapai tahap-tahap dewasa, bersayap penuh dan tanpa meninggalkan sarang. Kasta ini bertugas mengganti segmen antenanya. Biasanya dalam stadia nimfa, rayap mengalami instar 5-8 kali. Setelah mengalami stadia nimfa, rayap memasuki stadia imago atau dewasa (Nandika dkk, 2003).

b. Kasta prajurit

Kasta prajurit, kasta ini berbeda dari kasta-kasta lainnya karena perkembangan kepala dan mandibelnya. Jumlah prajurit dalam satu koloni biasanya tidak lebih dari 100% (Jumar, 1997). Kasta ini ditandai dengan bentuk tubuh kekar karena penebalan kulitnya agar mampu melawan musuh dalam rangka tugasnya mempertahankan kelangsungan hidup koloninya. Mereka berjalan hilir mudik diantara para pekerja yang sibuk mencari dan mengangkut makanan (Tarumingkeng, 2001).

c. Kasta pekerja

Kasta pekerja, kasta ini membentuk sebagian besar koloni rayap, tidak kurang dari 80% populasi dalam koloni merupakan individu-individu pekerja  (Tarumingkeng, 2001). Kasta pekerja terdiri dari nimfa dan dewasa yang steril, memiliki warna yang pucat dan mengalami penebalan dibagian kutikula, tanpa sayap dan biasanya tidak memiliki mata, memiliki mandibel yang relatif kecil (Borror, 1992).

Walaupun kasta pekerja tidak terlibat dalam proses perkembangbiakan koloni dan pertahanan, namun hampir semua tugas koloni dikerjakan oleh kasta ini. Kasta pekerja bekerja terus tanpa henti, memelihara telur dan rayap muda. Kasta pekerja bertugas memberi makan dan memelihara ratu, mencari sumber makanan, membuat serambi sarang, dan liang-liang kembar, merawatnya, merancang bentuk sarang dan membangun termitarium (Nandika dkk, 2003).

Daftar Pustaka:
  • Borror, D.J, Triplehorn, C.A dan Jhonsen, N.F. 1992. Pengenalan pelajaran serangga. Edisi keenam (terjemahan). Gadjah Mada Universitas Press: Yogyakarta.

No comments:

Post a comment