Monday, 24 October 2016

Pengertian Jamur

Pengertian Jamur

Jamur merupakan organisme eukariotik (sel-selnya mempunyai inti sejati) yang digolongkan kedalam kelompok cendawan sejati. Dinding sel jamur terdiri atas zat kitin. Jamur membentuk struktur reproduksi seksual ayng berada di dalam struktur tubuh buah yang bentuknya mencolok dan ukurannya mikroskopik (Gunawan, 2001).

Tubuhnya tersusun dari sel-sel bergandeng-gandengan berupa benang (hifa). Kumpulan dari hifa yang menyusun tubuh buah disebut misellium. Hifa akan tumbuh bercabang-cabang, sedangkan miselium membentuk gumpalan-gumpalan tersebut bertambah besar dan membentukan bulatan. Struktur berbentuk bulatan ini adalah cikal bakal tubuh pada jamur atau disebut primoridium. Jamur digolongkan ke dalam organisme hiterotrof, yakni organisme yang tidak mampu memproduksi zat-zat hidupnya sendiri sehingga harus mengambilnya dari organisme lain seperti kayu yang membusuk atau batang pohon.

Menurut Suriwiria (2002), jamur hidup secara saprofitik atau secara parasitik.
  1. Hidup secara saprofitik adalah hidup pada sisa makhluk lain yang sudah mati, misalnya pada tumpukan sampah, tumpukan kotoran hewan, serbuk gergaji kayu, ataupun batang kayu yang sudah lapuk.
  2. Hidup secara parasitik adalah hidup pada jasad makhluk lain, misalnya tumbuh-tumbuhan, hewan atau manusia yang masih hidup. Kehadiran jamur tersebut biasanya menjadi penyebab penyakit atau gangguan.

No comments:

Post a comment