Saturday, 8 October 2016

Pengertian Analisis Rasio Keuangan Menurut Para Ahli

A. Analisis Rasio berdasarkan Peraturan Mentri dan KUKM No.06/Per/M.KUKM/V/2006

Agar mencapai hasil yang optomal manajemen perusahaan harus bekerja secara efektif dan efisien. Analisis keuangan memiliki peran yang penting untuk mendapatkan tolak ukur tertentu untuk dapat membandingkan efisien dan efektivitas yang dicapai oleh perusahaan pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebaliknya atau sesudahnya.

Tolak ukur yang sering digunakan adalah rasio yang menghubungkan dua data keuangan yang satu dengan yang lain. Analisis dan interprestasi dengan macam-macam rasio dapat memberikan pandangan yang lebih baik tentang kondisi keuangan dan prestasi perusahaan.

Umar (2003:111) mengemukakan bahwa analisis rasio keuangan berguna untuk menentukan kesehatan atau kinerja keuangan suatu perusahaan baik pada saat sekarang maupun masa mendatang.

Tujuan dan manfaat dari analisis rasio adalah untuk mengidentifikasi setiap kelemahan dari keadaan keuangan yang dapat menimbulkan masalah di masa depan, dan menentukan setiap kekuatan yang dapat dipergunakan. Menurut Darminto dan Juliaty (2008:80) mengemukakan bahwa dalam hubungannya dengan keputusan yang diambil oleh perusahaan, analisis rasio ini bertujuan untuk menilai efektifitas keputusan yang telah diambil oleh perusahaan dalam rangka menjalankan aktivitas usahanya.

Analisis rasio keuangan merupakan alat utama dalam analisis keuangan, karena alasan ini dapat dipergunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan tentang keadaan keuangan perusahaan. Jenis rasio menurut tujuan penggunaan rasio yang bersangkutan menurut Sutrisno (2008:215) dikelompokan menjadi:
  1. Rasio likuiditas atau liquidity ratios adalah rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar hutang-hutang jangka pendeknya.
  2. Rasio leverage atau leverage ratios adalah rasio-rasio yang digunakan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang.
  3. Rasio aktivitas atau activity ratios adalah rasio-rasio yang mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan sumber dananya.
  4. Rasio keuntungan atau profitability ratios adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam mendapatkan keuntungan.
  5. Rasio penilaian atau valuation ratios adalah rasio-rasio untuk mengukur kemampuan manajemen untuk menciptakan nilai pasar agar melebihi biaya modalnya.
Menurut Harahap (2006:301) rasio keuangan yang sering dugunakan adalah:
  1. Rasio likuiditas
  2. Rasio solvabilitas
  3. Rasio profitabilitas/rentabilitas
  4. Rasio leverage
  5. Rasio aktivitas
  6. Rasio pertumbuhan
  7. Marked based (penilaian pasar) 
  8. Rasio produktivitas

No comments:

Post a comment