Saturday, 29 October 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Tumbuhan Majapahit

Klasifikasi Dan Morfologi Tumbuhan Majapahit (Crescentia cujete L.)

Tumbuhan majapahit (C. cujete L.) berasal dari kawasan tropis benua Amerika dan kemudian menyebarluas hampir diseluruh daerah tropis termasuk Indonesia. Sering dimanfaatkan sebagai pagar hidup dan batas pekarangan di daerah pedesaan. Di kalangan penggemar tumbuhan hias, majapahit lebih dikenal sebagai Calabash tree atau kalebasboom. Dikenal di Indonesia dengan sebutan: Tabu kayu (Sumatra); Berenuk (Betawi, Sunda); Majapahit, Skidel, Sekopal, Sikadel (Jawa); Bila Balanda (Makasar); Buah No (Maluku, Ternate). Tumbuhan ini dapat hidup dengan baik ditempat-tempat yang terbuka dan kena sinar matahari langsung, baik dataran rendah maupun dataran tinggi, yakni pada ketinggian 1-1.400 m dpl. Ditanam ditempat yang agak ternaung atau sedikit terlindung pun masih dapat berbunga dan berbuah.

Klasifikasi Tumbuhan Majapahit

Klasifikasi tumbuhan majapahit (C. cujete L.) menurut Steenis (1974), adalah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariales
Famili : Bignoniaceae
Genus : Crescentia
Spesies : Crescentia cujete L.

Morfologi Tumbuhan Majapahit

Ciri-ciri morfologi dari tumbuhan majapahit adalah berupa pohon dengan tinggi 6-8 m dan berakar tunggang.

a. Batang

Batangnya berkayu, bulat, bercabang simpodial, beralur dan bewarna putih kehitaman.

b. Daun dan Bunga

Daunnya mejemuk, menyirip, lonjong, tepi rata, ujung membulat, pangkal meruncing, panjang 10-15 cm, lebar 5-7 cm, bertangkai pendek bewarna hijau dan pertulangan daunnya menyirip. Bunga simetris tunggal di cabang dan ranting, kelopak mula-mula menutup (kelopak air) kemudian terbelah bentuk upih. Mahkota bentuk bibir, tabung mahkota membengkok, bentuk lonceng, berperut dengan lipatan melintang. Putik panjang 2cm, kepala putik bentuk corong, bewarna putih. Benang sari ada 4, panjang 2, terdapat sisa-sisa benang sari yang ke 5.

c. Buah dan Biji

Buah buni, bulat seperti bola voli, berdiameter 13-30 cm, hijau kekuningan, kulit buah licin, mengayu tebal dan sering digunakan sebagai wadah tempat air. Biji banyak, pipih, tertanam dalam daging buah yang lumat.

Daftar Pustaka:

Steenis, V. 1974. Flora Malesina Vol 8 Sijthoff and Noordhoff International Publisher: Netherland

No comments:

Post a comment