Tuesday, 11 October 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Kelinci

Klasifikasi dan Morfologi Hewan Kelinci

Kelinci 

Kelinci adalah salah satu ternakyang dianggap memenuhi syarat untuk dapat memasyarakat, baik sebagai ternak kesayangan, ternak hias, ternak hobby, ternak keluarga, ternak sambilan untuk menambah penghasilan, maupun sebagai peternakan usaha secara modern/farm. Kelinci sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia, terutama di daerah pegunungan sebagai penghasil pupuk kandang, pemenuhan gizi/daging keluarga, sebagai ternak hias atau binatang kesayangan (Whendrato dan Madyana, 1983).


Klasifikasi Hewan Kelinci

Klasifikasi Kelinci
Kingdom        Animalia
Phylum         Chordata
Sub Phylum   Vertebrata
Classis           Mamalia
Sub Classis     Lagomorpa
Familia         Leporidae
Sub Familia   Lepus, Orictolagus
Spesies          Lepus spp, Oritolagus spp

Morfologi Hewan Kelinci

Kelinci dalam klasifikasi biologi termasuk ordo Logomorpha. Ordo ini tergolong hewan purba, famili Leporidae, dan genus Orytolagus. Berdasarkan bobot badannya ternak kelinci dewasa dibagi menjadi tiga tipe, yaitu kecil (small and dwarf breeds), sedang atau medium (medium breeds), dan berat (giant breeds). Kelinci tipe kecil bobot badannya antara 0,9-2,0 kg; tipe sedang bobot badannya antara 2,0-4,0 kg; dan tipe besar bobot badannya  antara 5,0-8,0 kg. Kelinci tipe sedang setelah umur 7-8 bulan baru bisa dikawinkan, dipelihara terutama untuk menghasilkan daging. Varietas kelinci sedang antara lain Californian, Carolina, Champagne d’Argen, Englis Sport, New Zealand, Rex dan Simonoire (Sarwono, 2001).

Bulu kelinci memiliki warna yang beragam mulai dari abu-abu, putih, cokelat, hitam, dan lain-lain. Bulu kelinci bertekstur halus dan standart. Mata kelinci bewarna merah. Bentuk telinga tegak menghadap kedepan, warna bulu pada telinga sama dengan warna pada tubuhnya. Kelinci memiliki dua pasang kaki yakni 2 kakai belakang berukuran pendek dan 2 kaki bagian depan berukuran lebih panjang.

Hidung kelinci berbentuk silindris, di sisi kiri dan kanan hidung kelinci terdapat kumis halus dan jarang-jarang hampir mirip dengan kucing. Memiliki 2 gigi seri yang sangat tajam berguna untuk memotong makanan. Ekor kelinci sangat pendek dan hampir tak terlihat oleh mata.

Kelinci termasuk ke dalam hewan herbivora, karena kelinci hanya memakan tumbuh-tumbuhan, sayuran, dan tumbuhan lainnya. Kelinci jantan termasuk hewan yang terkenal dengan hyperseksnya, berdasarkan pengamatan yang dilakukan kelinci melakukan perkawinan dalam sehari bisa melebihi 5 kali. Oleh sebab itu, kelinci digunakan dalam lambang atau logo playboy.
Daftar Pustaka
  • Sarwono, B.,2001. Kelinci Potong dan Hias. AgroMedia Pustaka. Jakarta. 
  • Whendrato, I., dan I. M. Madyana, 1983. Beternak Kelinci Secara Populer. Eka OFFset. Semarang.
  • Widodo, Anom Wahyu 2010. SUPLEMENTASI TEPUNG KENCUR ( Kaemferia galanga L ) KEDALAM PAKAN TERHADAP PERFORMAN KELINCI JANTAN PERANAKAN NEW ZEALAND. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.
  • https://eprints.uns.ac.id/2307/1/175582501201109061.pdf

No comments:

Post a comment