Wednesday, 19 October 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Lele Air Tawar

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Lele

Ikan Lele adalah ikan jenis air tawar yang sering dikunsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ciri-ciri ikan lele, tubuhnya licin karena tidak memiliki sisik, dan memanjang serta memiliki sungut/kumis yang berada di daerah sekitar mulutnya. Ikan lele dengan naman ilmiahnya Claras spp. yang berasal dari Yunani "chlaros", bearti "kuat dan lincah". Nama ikan lele dalam bahasa Inggris biasa disebut dengan beberapa nama, yaitu: catfish, mudfish dan walking catfish.

Klasifikan Ikan Lele
Klasifikasi Ikan Lele
Filum Chordata
Kelas Pisces
Subkelas Teleostei
Ordo Ostarophysi
Subordo Siluroidae
Famili Clariidae
Genus Clarias
Morfologi Ikan Lele

Dicirikan dengan tubuhnya yang tidak memiliki sisik, berbentuk memanjang serta licin. Ikan Lele mempunyai sirip punggung (dorsal fin) serta sirip anus (anal fin) berukuran panjang, yang hampir menyatu dengan ekor atau sirip ekor. Ikan lele memiliki kepala dengan bagian seperti tulang mengeras di bagian atasnya. Mata ikan lele berukuran kecil dengan mulut di ujung moncong berukuran cukup lebar. Dari daerah sekitar mulut menyembul empat pasang barbel (sungut peraba) yang berfungsi sebagai sensor untuk mengenali lingkungan dan mangsa. Lele memiliki alat pernapasan tambahan yang dinamakan Arborescent. Arborescent ini merupakan organ pernapasan yang berasal dari busur insang yang telah termodifikasi. Pada kedua sirip dada lele terdapat sepasang duri (patil), berupa tulang berbentuk duri yang tajam. Pada beberapa spesies ikan lele, duri-duri patil ini mengandung racun ringan.

Daftar pustaka :
  •  Gambar dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Lele



No comments:

Post a comment