Tuesday, 25 October 2016

Kandungan Nutrisi Dalam Ampas Tahu

Kandungan Nutrisi Ampas Tahu

Ampas tahu merupakan limbah dalam bentuk padatan dari bubur kedelai yang diperas dan tidak berguna lagi dalam pembuatan tahu dan cukup potensial dipakai sebagai bahan makanan ternak karena ampas tahu masih mengandung gizi yang baik dan dapat digunakan sebagai ransum ternak besar dan kecil. Penggunaan ampas tahu masih sangat terbatas bahkan sering sekali menjadi limbah yang tidak termanfaatkan sama sekali. Ampas tahu dalam keadaan segar berkadar air sekitar 84,5% dari bobotnya. Kadar air yang tinggi dapat menyebabkan umur simpannya pendek. Ampas tahu kering mengandung air sekitar 10,0-15,5%, sehingga umur simpannya lebih lama dibandingkan dengan ampas tahu segar (Santoso, 2010).

Menurut Siska (2009), komposisi kandungan zat gizi pada ampas tahu adalah sebagai berikut:
  1. Protein 23,55%
  2. Lemak 5,54%
  3. Karbohidrat 26,92%
  4. Air 10,43%
  5. Abu 17,03%
  6. Serat kasar 16,53%
Drai data tersebut diketahui bahwa kandungan terbanyak yang terdapat dalam ampas tahu adalah karbohdrat, protein, dan serat kasar. Protein merupakan zat pembangun tubuh. Pada anak-anak protein sangat berperan untuk perkembangan tubuh dan sel otaknya. Sedangkan pada orang dewasa protein dapat membangun kembali sel-sel rusak apabila terjadi luka dan memar. Jadi protein merupakan komponen yang penting unutk otot, kulit, tulang, dan tubuh secara keseluruhan (Siska, 2009).

Daftar pustaka:

Siska, 2004. Pemanfaatan limabah padat tahu menjadi soya bean nugget sebagai upaya pemberdayaan perempuan pada paguyuban pengerajin tahu dikelurahan Ngebayen Kartasura. Skripsi Jurusan Budidaya pertanian fakultas pertanian Universitas sebelas maret. Surakarta.

No comments:

Post a comment