Thursday, 13 October 2016

Faktor Yang Mempengaruhi Keberehasilan Bounding Attachment

A. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Bounding Attachment

Berhasil atau tidaknya proses bounding attachment ini sangat dipengaruhi oleh kondisi-kondisi sebagai berikut:

1. Kesehatan emosional orang tua

Orang tua yang mengharapkan kehadiran si anak dalam kehidupannya tentu akan memberikan respon emosi yang berbeda dengan orang tua yang tidak menginginkan kelahiran bayi tersebut. Respon emosi yang positif dapat membantu tercapainya proses bounding attachment (pembentukan ikatan kasih sayang) ini.

2. Tingkat kemampuan, komunikasi dan keterampilan untuk merawat anak

Dalam berkomunikasi dan keterampilan dalam merawat anak, orang tua satu dengan yang lain tentu tidak sama tergantung pada kemampuan yang dimiliki masing-masing. Semakin cakap orang tua dalam merawat bayinya maka akan semakin mudah pula bounding attachment terwujud.

3. Dukungan sosial seperti keluarga, teman dan pasangan

Dukungan dari keluarga, terutama pasangan merupakan faktor yang juga penting untuk diperhatikan karena dengan adanya dukungan dari orang-orang dekat akan memberikan suatu semangat/dorong .positif yanh kuat bagi ibu untuk memeberikan kasih sayang yang penuh kepada bayinya.

4. Kedekatan orang tua ke anak

Dengan metode rooming in kedektana antara orang tua dan anak dapat terjali secara langsung dan menjadikan cepatnya ikatan batin terwujud di antara keduanya.

5. Kesesuaian antara orang tua dan anak (keadaan anak, jenis kelamin)

Anak lebih mudah diterima oleh anggota keluarganya yang lain keitika keadaan anak sehat/normal dan jenis kelamain sesuai dengan apa yang diharapkan.

Pada awal kehidupan, hubungan ibu dan bayi lebih dekat dibanding dengan anggota keluarga yang lain karena setelah melewati sembilan bulan bersama, dan melewati saat-saat kritis dalam proses kelahiran membuat keduanya memiliki hubungan yang unik:

No comments:

Post a comment