Tuesday, 6 September 2016

Teori Teknik Mesin Prinsip-prinsip Dasar Hidrolik

A. Prinsip-prinsip Dasar Hidrolik

Dewasa ini sistem hidrolik banyak sekalai digunakan dalam konstruksi penggerak. Sistem hidrolik adalah suatu ilmu yang menyangkut berbagai gerak dan keadaan keseimbangan zat cair sebagai perantara dimana di dalam proses perpindahan tersebut terjadi perubahan tenaga.

Teori Teknik Mesin Prinsip-prinsip Dasar Hidrolik
Sistem tersebut semakin banyak digunakan diantaranya sistem kemudi power stering tipe rack dan pinion, meskipun tersedia juga sistem-sistem lain seperti sistem elektronis, sistem pneumatik atau sistem mekanis. Mengapa sistem ini banyak digunakan, ada banyak alasan diantaranya, karena sistem hidrolik bersifat fleksibel, efisien dan mempunyai penyaluran tenaga (power transmission) yang sederhana.

Ditinjau dari asal kata hidrolik berasal dari bahasa Yunani yaitu:
  • Hidros berarti cairan (fluida)
  • Aulis berarti pipa (sirkuit tertutup)
Jadi hidrolik dapat diuraikan sebagai berikut:

Suatu sistem atau cara pemindahan tenaga dan daya yang dilakukan dengan menggunakan gerakan cairan atau fluida di dalam rangkaian atau sirkuit tertutup seperti juga yang terjadi disistem kemudi rack dan pinion aliran fluida digunakan untuk menghasilkan segala usaha atau kerja yang ditimbulkan dari gerakan atau aliran fluida bertekanan.

a. Kelebihan Menggunakan Sistem Hidrolik

Kelebihan menggunakan sistem hidrolik antara lain:
  1. Rancangan yang sederhana (linkages yang rumit digantikan dengan komponen-komponen pre-engineered).
  2. Fleksibilitas (komponen-komponen hidrolik bisa dipasang pada kendaraan hanya mengalami sedikit sekali masalah).
  3. Kehalusan (sistem hidrolik beroprasi dengan halus dan tidak bising dan menimbulkan sedikit sekali getaran).
  4. Control (operator melakukan kontrol relativ sedikit atas berbagai macam kecepatan dan gaya).
  5. Sedikit gaya yang hilang (gaya hidrolik bisa digandakan besar sekali dan disalurkan sepanjang badan kendaraan dengan gaya yang hilang).
  6. Perlindungan atas beban berlebih (sistem hidrolik dilindungi oleh kelebihan-kelebihan beban (overload damage) dengan katup-katup yang bekerja secara otomatis).

b. Kerugian Menggunakan Sistem Hidrolik

Kerugian menggunakan sistem hidrolik antara lain:
  1. Perubahan tekanan yang terjadi pada sistem hidrolik, menyebabkan perubahan bentuk pada pipa-pipa dan selang-selang.
  2. Karena gesekan di dalam saluran-salurannya bisa menyebabkan oli panas dan ini akan meyebabkan perubahan viskositas oli.
  3. Goyangan dan penyusutan pipa-pipa dan hose karena tekanan dapat menyebakan lepasnya sambungan-sambungan.
  4. Fluida oli atau minyak yang pada sistem hidrolik terbatas jumlahnya jika dibandingkan dengan sistem pneumatic yang mengunakan udara tanpa batas jumlah.
  5. Minyak hidrolik memiliki kepekaan terhadap suhu, dimana beberapa minyak hidrolik mudah terbakar dan mudah menguap pada suhu yang tinggi.
  6. Kontruksi komponen-komponen hidrolik lebih rumit, sehingga lebih mahal.

Sumber referensi/Daftar pustaka:

Putro . N. H, Happy . S. G.W, dan Prasetyo. D. 2009. Simulasi Sistem Kemudi Power Stering Tipe Rack Dan Pinion Pada Kendaraan Toyota Kijang 7K. Laporan Tugas Akhir Diploma III. 

No comments:

Post a comment