Thursday, 15 September 2016

Teori Teknik Mesin Ciri-ciri Dasar Hidrolik

A. Pengertian Ciri-ciri dasar hidrolik

a. Cairan Mudah Menyesuaikan Bentuk

Hidrolik adalah pengetahuan tentang zat cair sebagai media pengalih energi, dimana tentunya fungsi fluida cair tersebut erat kaitannya dengan sifat-sifat fluida cair yang dimilikinya, dikenal beberapa sifat-sifat dasar dari fluida cair antara lain adalah mudah menyesuaikan bentuk.

Sifat cairan dapat menyesuaikan diri dengan bentuk yang ditempatinya, cairan juga dapat mengalirkan ke berbagai arah dan dapat melewati berbagai ukuran dan bentuk. Seperti pada gamabar di bawah.

b. Cairan Tidak Dapat Dimampatkan

Seperti pada gambar di bawah ini, demi alasan keselamatan kita tidak akan melakukan percobaan seperti dibawah ini. Walaupun demikian, dapat diterangkan bahwa bila kita menekan cocok pada bejana yang dibuat kedap udara dengan sangat kuat (tightly sealed), cairan dalam bejana itu tidak akan termampatkan. Bejana itulah yang pertama-tama pecah berantakan. Seperti gambar di bawah ini.

Catatan:
Cairan akan sedikit termampatkan bila diberi tekanan namun demi tujuan kita, cairan dianggap tidak bisa dimampatkan.

c. Cairan Menyalurkan Tekanan Yang Diterimanya ke Semua Arah

Cairan menyalurkan tekanan ke semua arah ketika menerima tekanan. Hal ini sangat penting dalam sistem hidrolik. Seperti diperlihatkan gambar di bawah ini, gunakan dua silinder dengan ukuran yang sama dan hubungkan keduanya dengan tabung. Isilah silinder-silinder tersebut dengan oli sampai setinggi garis seperti tampak dalam gambar. Masukan kedalam setiap silinder sebuah piston yang masuk ke dalam oli. Sekarang tekanlah salah satu silinder dengan kekuatan sebesar 10 kg. Tekanan tersebut di salurkan k eseluruh sistem dengan gaya yang sama dan gaya tersebut diterapkan ke piston yang satunya sehingga piston itu naik, seperti dalam gambar.

d. Cairan Memperbesar Gaya Kerja

Dengan membuat perbandingan diameter yang berbeda akan mempengaruhi gaya angkay dan gaya penekanannya, diameter silinder dibuat lebih kecil daripada silinder penerima, maka tekanan akan disalurkan ke silinder yang lebih besar. Dengan kata lain kita mendapatkan pertambahan gaya kerja yang besar.

Baca juga dengan artikel yang terkait. Klik di bawah ini :
  1. Teori Teknik Mesin Prinsip-prinsip Dasar Hidrolik
  2. Teori Teknik Mesin Hukum Pascal dan Fluida Hidroli

Sumber referensi/Daftar pustaka:

Putro . N. H, Happy . S. G.W, dan Prasetyo. D. 2009. Simulasi Sistem Kemudi Power Stering Tipe Rack Dan Pinion Pada Kendaraan Toyota Kijang 7K. Laporan Tugas Akhir Diploma III. 

No comments:

Post a comment