Tuesday, 27 September 2016

Penjelasan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dengan Jelas

A. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

Setelah menentukan pasar sasaran serta posisi produk yang diinginkan dalam benak konsumen, perusahaan perlu mendesain program agar produk dapat memperoleh respon dari pasar sasaran. Dalam pemasaran diperlukan suatu alat, alat disini adalah program yang dapat dokontrol oleh perusahaan. Strategi pemasaran yang digunakan pemasaran sering pula disebut bauran pemasaran (marketing mix). Menurut Buchari Alma (2007) ada empat komponen yang tercakup dalam kegiatan marketing mix ini yang terkenal dengan sebutan 4P yang terdiri-dari : Product, price, place dan promotion.

Penjelasan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Dengan Jelas
Pengertian bauran pemasaran menurut Kotler dan Keller (2007) yang diterjemahkan oleh Benyamin Molan adalah sebagai berikut:
"Bauran pemasaran adalah perangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mengejar tujuan perusahaannya".

a. Product (Produk)

Intensitas kompetisi di pasar memaksa perusahaan untuk mengupayakan adaptasi produk yang tinggi guna meraih keunggulan yang kompetitif atas pesaing, karena adaptasi produk dapat memperluas basis pasar lokal dan di tingkatkan untuk preferensi lokal tertentu. Konsumen semakin banyak memilih alternatif dan sangat hati-hati dalam menentukan keputusan untuk melakukan pembelian dengan mempertimbangkan  faktor-faktor kebutuhan, keunggulan produk, pelayanan dan perbandingan harga sebelum memutuskan untuk membeli. Keunggulan kompetitif suatu produk merupakan salah satu faktor penentu dari kesuksesan produk baru, dimana kesuksesan produk tersebut diukur dengan parameter jumlah penjualan produk (Tjiptono, 2008).

Menurut Kotler (2001) produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Produk dapat berupa objek secara fisik, jasa, orang, tempat, ide, organisasi dan lainlain.

Susanto (2004) menjelaskan mengenai kualitas produk bernilai tinggi dengan konsep High Value Product, dibagi menjadi dua kategori yaitu:
  1. High Intrinsic Value Product (HIV) adalah produk-produk yang nilai intrinsiknya memang sudah mahal seperti berlian dan mutiara.
  2. High Volome Branded Product (HVB) adalah produk-produk yang menjadi mahal terutama karena mereknya seperti tas merk Hermes, Channel, Prada, Louis Vuitton dan lain-lain.
Sebuah produk terdiri atas satu lingkaran inti yang memberikan core  benefit serta empat lapisan berikutnya: basic product, expected product, augmented product, dan potential product. Lapisan pertama bersifat generik, untuk memenuhi kebutuhan dasar konsumen terhadap product tersebut. Lapisan kedua, tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga keinginan dan harapan konsumen.  

b. Harga (Price)

Definisi harga oleh Engel (2004) mendefinisikan harga sebagai sejumlah uang (ditambah beberapa produk) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Dari definisi diatas dapat diketahui bahwa harga yang dibayar oleh pembeli sudah termasuk layanan yang diberikan oleh penjual. Banyak perusahaan mengadakan pendekatan terhadap penentuan harga berdasarkan tujuan yang hendak dicapainya. Adapun tujuan tersebut dapat berupa meningkatkan penjualan, mempertahankan market share, mempertahankan stabilitas harga, mencapai laba maksimum dan sebagainya.

Harga dapat menunjukan kualitas merek dari suatu produk, dimana konsumen mempunyai anggapan bahwa harga yang mahal biasanya mempunyai kualitas yang baik. Pada umumnya harga mempunyai pengaruh positif dengan kualitas, semakin tinggi harga maka akan semakin tinggi kualitas. Konsumen mempunyai anggapan adanya hubungan yang positif antara harga dan kualitas suatu produk, maka mereka akan membandingkan antara produk yang satu dengan produk yang lainnya, dan barulah konsumen mengambil keputusan untuk membeli suatu produk.

c. Tempat (Place)

Distribusi atau tempat seringkali ikut menentukan kesuksesan perusahaan, karena lokasi erat kaitannya dengan pasar potensial sebuah perusahaan (Fandy Tjiptono, 1996). Disamping itu, lokasi juga berpengaruh terhadap dimensi-dimensi strategi seperti flexibility, competitive, positionong dan focus. Fleksibilitas suatu lokasi merupakan ukuran sejauh mana suatu perusahaan dapat bereaksi terhadap perubahan situasi ekonomi. Keputusan pemilihan lokasi berkaitan dengan komitmen jangka panjang terhadap aspek-aspek yang sifatnya kapital intensif, maka perusahaan benar-benar harus mempertimbangkan dan menyeleksi lokasi yang responsif terhadap situasi ekonomi, demografi, budaya, dan persaingan dimasa mendatang.

d. Promosi (Promotion)

Suatu produk yang memiliki kualitas tinggi dan harga yang murah, namun tak dikenal oleh pasar maka segala kelebihan atribut yang dimiliki produk tersebut menjadi sia-sia. Usaha untuk mengenalkan produk kepada pasar yaitu dilakuakn strategi promosi. Konsep yang dipakai untuk mengenalkan produk yaitu promotion mix, kegiatan-kegiatan yang mengkombinasikan keunggulan produk dan menunjuk konsumen untuk membeli (Swastha, 2003). Promotion mix merupakan suatu kegiatan yang sangat penting untuk dilaksanakan selama pemasaran produk. Melalui kegiatan promotion mix ini, perusahaan berusaha untuk memberitahukan kepada konsumen mengenai suatu produk dan mendorong untuk membeli produk tersebut. Banyak cara yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan produknya, antara lain :

1). Personal Selling

Personal selling atau penjualan pribadi yaitu terjadi interaksi langsung, saling bertemu muka antara pembeli dan penjual. Kominikasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak bersifat individual, dalam hal ini penjual dituntut memiliki kecakapan, keterampilan dan mempengaruhi atau memotivasi pembeli dengan cara mengemukakan menfaat yang akan diperoleh pembeli sehingga terjadi persesuaian keuntungan. Manfaat personal selling .
  • Adanya hubungan langsung dengan calon pembeli sehingga dapat mengamati secara dekat karakteristik dan kebutuhan calon pembeli.
  • Membina berbagai macam hubungan dengan pembeli, mulai dengan hubungan perdagangan sampai hubungan persahabatan yang erat.
  • Mendapatkan tanggapan dari calon pembeli.
2). Advertising

Advertising atau pengiklan adalah setiap bentuk penyajian gagasan, barang atau jasa yang dibayar, yang sifatnya bukan pribadi oleh sponsor yang dapat dikenali media penyajiannya meliputi majalah, surat kabar, radio, Tv, dan selebaran (Kotler, 2001).

Manfaat advertising :
  • Memungkinkan penjual untuk berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus.
  • Memungkinkan penjual untuk menyebarkan informasi tentang produk dan perusahaannya.
  • Memungkinkan penjual untuk mendramatisir perusahaan dan produknya, melalui penggunaan cetakan, suara dan warna yang menarik perhatian.
a). Media advertising

(1). Media televisi

Promotion mix dapat didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan produk baik barang tau jasa kepada konsumen lewat media televisi agar konsumen terbujuk untuk mengkonsumsi. Stasiun televisi swasta boleh dibandingkan hal yang baru di dalam dunia mempromosikan dari pertelevisian di Indonesia. Keunggulan media televisi dibanding media lain yaitu : 
  • Efisien biaya. Banyak perusahaan memandang televisi sebagai media yang paling efektif untuk menyampaikan pesan-pesan komersialnya. Keunggulannya adalah kemampuan menjangkau khalayak sasaran yang luas.
  • Dampak yang kuat. Kemampuannya yang menimbulkan dampak yang kuat terhadap konsumen, pada tekanan sekaligus dua indera : penglihatan dan pendengaran.
  • Pengaruh yang kuat. Kemampuan yang kuat untuk mempengaruhi persepsi khalayak umum.
3). Media radio

Seperti majalah, radio adalah yang memiliki jangkauan selektif terhadap segmen tertentu. Dalam masyarakat agraris dengan jangkauan wilayahnya sangat luas, radiolah yang telah menjawab untuk kebutuhan komunikasi yang dapat memacu perubahan masyarakat.

4). Media cetak

Media cetak adalah media statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Dalam pengertian ini, media cetak digunakan sebagai media periklanan dibatasi pada surat kabar dan majalah. Diluar itu yang tidak ditulis pada penulisan ini namun termasuk kedalam bagian media cetak adalah segala bentuk edaran yang dicetak di atas suatu media, termasuk di dalamnya brosur dan booklet.

5). Sales promotion

Sales promotion atau promosi penjualan adalah semua kegiatan promosi yang bukan iklan, publisitas dan penjualan perseorangan yang dapat merangsang minat usaha mencoba atau pembelian oleh pelnggan akhir atau pihak lain dalam saluran promosi penjualan. Penetapan harga yang kompetitif tawaran konsumen pengemasan dan persentasi, promosi di dalam toko dan promosi dalam kesempatan khusus.

6). Publisitas

Pablisitas yaitu untuk memacu permintaan non personal dan usaha ini tidak dibiayai orang atau oeganisasi yang memetik manfaat dari publikasi. Biaya publisitas ini berbentuk memuji suatu produk, jasa atau organisasi.

(a).Fungsi dari kegiatan promosi antara lain:
  • Mencari dan mendapatkan perhatian dari calon pembeli, karena perhatian dan calon pembeli merupakan titik awal proses pengambilan keputusan dan pembelian.
  • Menciptakan dan menimbulkan interest pada diri calon pembeli.
  • Mengembangkan rasa ingin dari calon pembeli untuk memiliki barang yang ditawarkan.
(b). Tujuan promotion mix (Kotler, 2001) :
  • Memodifikasi tingkah laku, dapat diarahkan dengan adanya promotion.
  • Memberitahukan dengan memberikan informasi tentang adanya penawaran perusahaan.
  • Membujuk, karena diarahkan dan untuk mendorong pembelian.
  • Mengingatkan dengan melaksanakan promosi secara terus menerus agar produk ditawarkan selalu di ingat konsumen, hal ini biasanya sangat dibutuhkan bila produk mencapai tingkat kedewasaan.

No comments:

Post a comment