Saturday, 17 September 2016

Pengertian Pemasaran Secara Lengkap Dan Jelas

A. Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi.

Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan oleh ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran diamana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai ke berbagai macam kelompok sosial untuk memenuhi kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia di arahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Dibawah ini terdapat beberapa pengertian pemasaran menurut para ahli.

Pengertian pemasaran mengandung pengertian yang lebih luas dari sekedar penjualan dan periklanan. Tjiptono (2002) pada buku "strategi pemasaran" memberikan definisi pemasaran adalah : "Suatu proses sosial dan manajerial diaman individu atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan ingin melalui penciptaan, pewarnaan, dan pertukaran segala sesuatu yang bernilai dengan orang atau kelompok lain".

Sedangkan Assuari (1999) mendefinisikan pemasaran adalah :

"Sebagai usaha menyediakan dan menyampaikan barang dan jasa yang tepat kepada orang-orang yang tepat pada tempat dan waktu serta harga yang tepat dengan promosi dan komunikasi dengan tepat".

Dari definisi di atas menunjukan bahwa pemasaran merupakan serangkaian perinsip untuk memilih pasar sasaran (target market), mengevaluasi kebutuhan konsumen, mengembangkan barang dan jasa, pemuas keinginan, memberikan nilai kepada konsumen dan laba bagi suatu perusahaan.

Pemasaran merupakan konsep kunci keberhasilan suatu bisnis dimana pemasaran dengan memperhatikan keinginan dan kebutuhan pemenuhan pelanggan untuk tercapainya kepuasan, memberi dampak positif bagi perusahaan di era persaingan bisnis yang semakin canggih dewasa ini.

Pemasaran merupakan salah satu bidang fungsional yang sangat penting dalam suatu organisasi bisnis sebagai penunjang utama, bagi kelangsungan hidup operasional suatu bidang usaha. Pemahaman pemasaran bagi pihak pemasaran sangat penting dalam rangka pengenalan kebutuhan dan keinginan pelanggan, penentuan pasar sasaran mana yang dapat dilayani dengan sebaik-baiknya oleh perusahaan, serta merancang produk, jasa dan program yang tepat untuk melayani pasar tersebut.

Kotler dan Amstrong (2001) mendefinisikan pemasaran sebagai berikut : "Marketing is a social and managerial processby which individuals and group obtain what need went trough creating, offering and exchanging product of value with others". Pemasaran adalah suatu proses dan manjerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik  produk dan nilai dengan orang lain.

Pemasaran menurut Sunarto (2003) adalah proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.

Payne (2001) pemasaran merupakan suatu proses mempersiapkan, menstimulasi, dan memenuhi kebutuhan pasar sasaran yang dipilih secara khusus dengan menyalurkan sumber-sumber sebuah organisasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Theodore Levit dalam Kotler (2002) memberikan perbedaan pemikiran yang kontras antara penjual dan pemasaran : "Penjualan berfokus pada kebutuhan penjual, memberi perhatian kepada kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai, pemasaran mempunyai gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan lewat sarana-sarana produk dan keseluruhan kelompok barang yang dihubungkan dengan hal menciptakan, menyerahkan dan akhirnya mengkonsumsinya.

Menurut H.T. Gitosudarmo mendefinisikan pemasaran sebagai proses sebagai pengusaha dapat memenuhi, mempengaruhi konsumen agar mereka tertarik, senang kemudian membeli dan akhirnya puas akan produk yang dibelinya. Proses untuk mencapai proses di atas harus melalui perumusan jenis produk yang diinginkan konsumen, perhitungan berapa banyak kebutuhan produk itu, bagaimana menyalurkan produk itu terhadap konsumen, seberapa tinggi yang harus ditetapkan terhadap produk tersebut yang cocok dengan kondisi konsumennya, bagaimana cara promosi, mengkomunikasi produk tersebut kepada konsumen, serata bagaimana menghadapai persaingan yang dihadapi oleh perusahaan.

Kemudian oleh Peter Draker dikatakan bahwa tujuan pemasaran bukanlah untuk memperluas penjualan hingga kemana-mana, tujuan pemasaran adalah untuk mengetahui dan memenuhi pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan yang siap untuk membeli produk atau jasa itu Philip Kotler (2002). Menurut Keegan (1997) pemasaran adalah proses mengkonsentrasikan berbagai sumber daya dan sasaran dari sebuah organisasi pada kesempatan dan kebutuhan lingkungan.

Selanjutnya Al Rise dan Jack Trout yang merupakan pionir dari konsep positioning mengemukakan bahwa "Marketing is the battle of ideas". Disini Al Rise menegaskan bahwa dalam pemasaran, perusahaan perlu memenangkan pertempuran yang terjadi "di benak" konsumen. Siapa yang sudah punya tempat di benak konsumen dan sudah cukup kokoh, dialah yang akan menang karena bagaimanapun keputusan konsumen untuk menjatuhkan pilihan sangat dipengaruhi oleh persepsi yang ada dibenaknya (Hermawan Kartajaya 1998).
Berdasarkan definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa pemasaran merupakan usaha memenuhi kebutuhan manusia, melalui proses pendistribusian barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Sumber referensi/Daftar pustaka :

Tjiptono Fandy. Strategi pemasaran, Andi. Yogyakarta, 1997.

Kotler Philip dan Amstrong Gray. Principle of marketing (2000:7-67). Penerbit Erlangga.

Kotlet Philip. 2001. Manajemen pemasaran, Edisi Milenium, Jakarta : Penerbit Prenhalindo.

No comments:

Post a comment