Thursday, 16 June 2016

Syarat Tumbuh Tanaman Kedelai

 
Syarat tumbuh kedelai

 A. Pengertian Syarat Tumbuh Tanaman Kedelai

Syarat tumbuh tanaman kedelai merupakan lokasi atau tempat untuk kedelai dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dengan syarat kondisi lingkungan baik itu iklim dan tanah yang cocok terhadap tanaman kedelai itu sendiri. Tanaman kedelai memerlukan syarat lokasi tumbuh adalah sebagai berikut:

1. Iklim

Tanaman kedelai dapat tumbuh optimal pada kondisi lingkungan tumbuh yang optimal pula. Suhu tanah yang optimal pada proses perkecambahan yaitu 30 derajat celsius. Sementara pada suhu tinggi (>30 derajat celcius), banyak biji yang mati akibat respirasi air dari dalam biji terlalu cepat (Adisarwanto, 2005). Tanaman kedelai dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada ketinggian tempat sekitar 1500 dpl.

Disamping suhu tanah, perkembangan tanaman kedelai khusunya pembentukan bunga juga dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Suhu lingkungan yang optimal untuk pembentukan bunga yaitu 24-25 derajat celcius dan bila suhu lingkungan sekitar 40 derajat celcius, bunga tersebut akan rontok sehingga berpengaruh pada jumlah polong dan biji kedelai yang menjadi berkurang. Sementara apabila suhu linkungan 10 derajat celcius, proses pembungaan dan pembentukan polong menjadi terhambat (Adisarwanto, 2005).

2. Tanah

Kedelai menghendaki kondisi tanah yang subur dan banyak mengandung humus atau bahan organik, dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang memiliki drainase dan aerasi tanah yang cukup baik (Subroto, 1990).

Tanaman kedelai mempunyai daya adaptasi yang luas terdapat berbagai jenis tanah asal drainase dan aerasi tanah cukup baik. Berdasarkan kesesuaian jenis tanah untuk pertanian.

Tanaman kedelai memerlukan pH tanah yang terbaik sebagai syarat tumbuh yaitu antara 5,8-7,9. Namun pada tanah dengan pH 4,5 pun kedelai masih dapat tumbuh, sehingga tanah ultisol pun masih dapat dimanfaatkan sebagai media penanaman kedelai. Dengan penambahan kapur, pada umumnya hasil panen dapat ditingkatkan (Subroto, 1990).



Sumber rujukan/Daftar pustaka:

Adisarwanto, T. 2005. Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.

Subroto. 1990. Tanah pengelolaan dan dampaknya. Fajar Gemilang, Samarinda.


Artikel Terkait:

Taksonomi dan morfologi tanaman kedelai

Latar belakang daya perkecambahan kedelai

No comments:

Post a comment