Sunday, 26 June 2016

Penjelasan Arti Good Governance

A. Pengertian Good Governance (Pemerintahan Yang Baik)

Penjelasan Arti Good Governance

Istilah "governance" tidak hanya bearti kepemerintahan sebagai suatu kegiatan, tetapi juga mengandung arti pengurusan, pengelolaan, pengarahan, pembinaan penyelenggaraan dan juga bisa diartikan pemerintahan. Oleh karena itu tidak mengherankan apabila terdapat istilah public governance, private governance, corporate governance dan banking governance. Governance sebagai terjemahan dan pemerintahan kemudian berkembang dan menjadi populer dengan sebutan kepemerintahan, sedangkan good governance adalah arti dari praktek terbaiknya yang dilakukan oleh kepemerintahan.

Secara konseptual pengertian dari istilah pemerintahan yang baik mengandung dua pemahaman :
  1. Nilai yang menjujung tinggi keinginan/kehendak rakyat, dan nilai-nilai yang dapat meningkatkan kemampuan rakyat dalam pencepatan tujuan (nasional) kemandirian, pembangunan berkelanjutan dan keadilan sosial.
  2. Aspek fungsional dari pemerintah yang efektif dan efisien dalam pelaksanaan tugasnya untuk mencapai tujuan tersebut (Sedarmayanti 2004:3).
Menurut Dwipayana (2003:45) good governance merupakan sesuatu yang sulit didefinisikan karena di dalamnya terkandung makna etis. Dengan artian sesuatu yang dipandang baik dalam suatu masyarakat, akan tetapi belum tentu masyarakat yang lainnya memiliki penilaian terhadap pandangan yang sama.

Menurut Sedarmayanti (2003:76) good governance adalah suatu bentuk manajemen pembangunan, yang juga disebut administrasi pembangunan. Dengan demikian ia berpendapat bahwa pemerintahan berada pada posisi sentral (agent of chance) dari suatu masyarakat dalam suatu masyarakat berkembang. Dalam good governance tidak hanya pemerintahan, tetapi juga citizen, masyarakat yang dimaksud adalah masyarakat yang terorganisir, seperti LSM, asosiasi-asosiasi kerja, bahkan paguyuban.

Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 Tentang pendidikan, pelatihan jabatan Pegawai Negri Sipil merumuskan arti good governance kepemerintahan yang mengemban akan dan menerapkan prinsip-prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, pelayanan prima demokrasi, efisiensi, efektivitas, supermasi hukum dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

Menurut Sudarhono (2001:115), ada beberapa aspek yang biasa menunjukan dijalankannya good governance yaitu pertama , pengakuan atas pluralitas polotik; kedua, keadilan sosial; ketiga, akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan; dan keempat, kebebasan.

Kesimpulan dalam arti goog governance adalah pengelolaan pemerintahan yang baik dalam mengikuti kaidah-kaidah tertentu sesuai dengan prinsip-prinsip dasar kepemerintahan yang baik.

Sumber rujukan/Daftar pustaka:

Dwipayana. 2003. Membangun good governance. Raja Grafindo Pustaka. Jakarta. 

Sedarmayanti, 2003. Good governance (kepemerintahan yang baik) dalam rangka otonomi daerah. Mandar Maju Bandung.

Sedarmayanti, 2004. Good governance (kepemerintahan yang baik) membangun sistem kinerja guna meningkatkan produktivitas menuju good governance. Mandar Maju. Bandung.

Sudarhono, Edi. 2001. Good governance untuk daulat siapa?. Forum LSM DIY. Yogyakarta.



No comments:

Post a comment