Wednesday, 15 June 2016

Pengertian Tanaman Cabai Secara Umum

Pengertian cabai


A. Tanaman Cabai 

Tanaman cabai (Capsicum annum L.) merupakan tanaman setahun yang berbentuk perdu, banyak dibutuhkan manusia sebagai bumbu masak, karena sifat pedasnya yang berasal dari minyak atsirim (Sunaryo dan Rismunandar 1981). Dalam klasifikasi, tanaman cabai termasuk dalam kelas Angiospermae, sub kelas Dicotiledonae, ordo Polimoniales, famili Solanaceae, genus Capsicum dan spesies Capsicum annum L (Samsudin, 1986).

Menurut Rukmana (1994) jenis-jenis tanaman cabai secara garis besar dibagi menjadi dua jenis yaitu:

1. Cabai kecil

Yang termasuk cabai kecil atau cabai rawit ialah:

a. Cabai Jemprit 

Cabai jemprit bentuk buahnya kecil-kecil pendek dan ada pula bentuknya agak bulat. Buah yang muda bewarna hijau , dan yang masak bewarna merah menyala atau tua. Isinya penuh dengan biji. Rasanya pedas sekli karena mengandung minyak aetheris (atsiri) yang sangat tinggi.

b. Cabai Ceplik

Bentuk buahnya sedikit lebih besar dari cabai jemprit. Warna buahnya yang masih muda bewarna hijau sedangkan yang telah masak bewarna merah. Isinya penuh dengan biji, rasanya pedas tetapi tidak sepedas cabai jemprit.

c. Cabai Putih

Bentuk buahnya lebih besar dari cabai ceplik dan memanjang, warna buahnya yang masih muda dan tua tetap bewarna putih, tetapi setelah masak sekali menjadi merah agak kekuning-kuningan. Isinya penuh dengan biji rasanya kurang enak dan tidak sepedas cabai ceplik.

2. Cabai Besar (Capsicum annum L)

Yang termasuk cabai besar antara lain:

a. Cabai Merah

Bentuk buahnya besar, panjang dan meruncing. Warna buahnya yang masih muda hijau dan yang masak bewarna merah. Kulit buahnya agak tipis dan di dalam buahnya banyak terdapat biji, tetapi isinya tidak sepadat seperti cabai kecil. Rasanya pedas akan tetapi tidak sepedas cabai kecil.

b. Cabai Hijau

Bentuk buahnya besar, panjang dan meruncing seperti cabai merah, tetapi ada juga buahnya yang pendek dan gemuk tidak meruncing. Warna buahnya yang muda dan yang tua bewarna hijau, tetapi jika dibiarkan saja masak di pohon menjadi merah tetapi tidak semerah cabai merah. Di dalam buahnya banyak terdapat biji seperti cabai merah.

c. Cabai Bulat (domba, udel)

Bentuk buahnya pendek dan tumpul. Warna buahnya yang muda hijau dan yang masak bewarna merah. Kulit buahnya tebal, daging buahnya kosong dan bijinya tidak sebanyak cabai merah, Rasanya kurang pedas dan sedikit rasa manis.


d. Paprika (Capsicum annum CV. Groscum)

Dilihat dari bentuk buahnya, cabai ini sebenarnya tergolong cabai bulat, tetapi lebih besar buahnya, karena buahnya yang bulat, gemuk dan tumpul itu banyak orang yang menganggapnya sebagai cabai hias. Rasanya tidak begitu pedas bijinya jarang, warnanya hijau seperti cabai hijau ini merupakan tanaman subtropics dan dingin, sesuai dengan daerah asalnya yaitu Amerika.

Sumber rujukan/Daftar pustaka:

Rukmana. R. 1994. Usaha tani cabai hibrida sistem mulsa plastik. Kanisius. Yogyakarta.

Samsudin, S,. 1986. Bertanam cabai besar. Bina Cipta. Bandung.

Sunaryo, dan Rismunandar. 1981. Pengantar Pengetahuan Dasar Hortikultura. Sinar Baru. Bandung



Artikel Terkait:



No comments:

Post a comment