Wednesday, 22 June 2016

Karakteristik Tanaman Padi Sawah Varieatas Unggul Nasional

A. Karakteristik Tanaman Padi Sawah Varietas Unggul Nasional

Karakteristik padi sawah

Varieats padi unggul merupakan salah satu varietas padi hasil dari penerapan tekhnologi pertanian dalam pembudidayaan secara nyata yang dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Padi sawah berbeda dengan padi gunung, produktivitas hasil gabah dari padi sawah lebih tinggi dari pada padi gunung. Pada umumnya padi sawah di budidaya pada lahan sawah yang digenangi/dialirin air secara berkelanjutan, sedangkan padi gunung di budidayakan pada lahan kering yaitu daerah perbukitan, air yang didapat adalah dari curah hujan pada masing-masing wilayah tempat budidaya padi gunung tersebut. Pada waktu tertentu padi sawah sangat membutuhkan genangan air, terutama dari musim tanam sampai mulai berubah untuk meningkatkan produksi gabah. Padi sawah saat memasuki fase pembungaan sangat membutuhkan cukup air dan pupuk agar gabah yang dihasilkan tidak hampa melainkan bernas. Penggunaan benih padi dari varietas unggul sangat direkomendasikan karena mampu meningkatkan produksi gabah yang dapat berkuntribusi cukup besar dalam meningkatkan swasembada beras nasional (Yandianto, 2003).

Padi sawah varietas unggul nasional memiliki beberapa sifat unggul diantaranya yaitu: produktivitas tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit, rasa enak, umur genjah, dan memiliki harga jual yang lebih baik atau lebih tinggi. Sejak 40 tahun dari (1960'an-2000) telah lebih dari 150 varietas padi unggul yang dilepas untuk dibudidayakan baik itu padi sawah, padi gogo, padi pasang surut, padi dataran rendah dan padi dataran tinggi. Dari banyaknya varietas padi unggul yang di lepas, hanya sebagian kecil yang mampu berkembang luas dan bertahan dalam waktu yang lama, beberapa diantaranya berkembang dalam sekala kecil dan sebagian tidak berkembang atau kurang diterima oleh petani (Hadi dkk, 2005).

Sumber rujukan/Daftar pustaka:

Hadi, Setia., Budiarti, Tati dan Haryadi., 2005. Studi komersial benih padi sawah.

Yandianto, 2003. Bercocok tanam padi. M2S, Bandung

No comments:

Post a comment