Saturday, 17 December 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Ubi jalar atau ketela rambat diduga berasal dari benua Amerika. Para ahli botani dan pertanian memperkirakan daerah asal tanaman ubi jalar adalah Selandia Baru, Polinesia, dan Amerika Bagian Tengah. Seorang ahli botani Soviet, Nikolai Ivanovich Vavilov memastikan daerah sentrum primer daerah asal tanaman ubi jalar adalah Amerika Tengah (Rukmana, 1997).

Klasifikasi Dan Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L) Lam)

Klasifikasi Ubi Jalar

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae,
Bangsa : Tubiflorae
Famili : Convolvulaceae
Genus : Ipomoea
Spesies : Ipomoea batatas (L.) Lam

Morfologi Ubi Jalar

Tanaman ubi jalar secara umum terdiri dari 2 bagian utama, yaitu brangkasan (shoots) atau organ tanaman yang ada diatas permukaan tanah berupa batang utama dan cabang (sulur), daun, bunga, dan biji, serta organ tanaman yang berada di dalam tanah berupa akar (fiberous noots) dan ubi (tuberous roots).

Ubi jalar menghasilkan ubi sebagai hasil dari pertumbuhan sekunder dari beberapa akar ubi (tuberous roots) pada zona perakaran (lapisan tanah sedalam 20-25 cm).Bagian-bagian ubi meliputi pangkal ubi (proximal end), bagian tengah ubi yang merupakan bagian lebih membesar dan pucuk atau ujung ubi yang letaknya paling jauh dari tangkai ubi (distal end).

Bentuk dan ukuran ubi sangat bervariasi, bergantung pada klon atau varietasnya, struktur tanah, dan faktor lainnya. Bentuk ubi jalar pada umumnya yaitu, membulat (perbandingan panjang dan lebar ubi 1:1), elips membulat (perbandingan panjang dan lebar ubi 2:1), elips (perbandingan panjang dan lebar ubi 3:1), bulat telur (melebar pada bagian ujung), bulat telur (melebar pada bagian pangkal), elips memanjang, dan tidak beraturan (Huaman 1992, dalam Sri W. dan J.Wargino 2011)

Warna kulit ubi jalar bervariasi mulai dari warna krem, keputih putihan, kuning, orange, coklat-orange, merah muda, merah-ungu, dan ungu sangat tua, bergantung pada kondisi lingkungan tumbuh.Sedangkan warna daging ubi bervariasi dari warna putih, krem, kuning, orange, dan ungu.

Sunday, 4 December 2016

Pengertian Mikroenkapsulasi

Pengertian Mikroenkapsulasi


Mikroenkapsulasi adalah teknologi untuk menyalut atau melapisi suatu zat inti dengan suatu lapisan diding polimer, sehingga menjadi partikel-partikel kecil berukuran mikro. Dengan adanya lapisan dinding polimer ini, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar. Bahan inti dapat berupa padatan, cairan atau gas. Mikrokapsul yang terbentuk dapat berupa partikel atau bentuk agregat dan biasanya memiliki rentang ukuran partikel antara 5-5000 mm. Ukuran tersebut berpariasi tergantung metode dan ukuran partikel bahan inti yang digunakan.

Keuntungan dan kerugian mikrokapsul

Keuntungan:
  1. Dengan adanya lapisan dinding polimer, zat inti akan terlindungi dari pengaruh lingkungan luar.
  2. Mikroenkapsulasi dapat mencegah berubahan warna dan bau serta dapat menjaga stabilitas zat inti yang dipertahankan dalam jangka waktu yang lama.
  3. Dapat dicampur dengan komponen lain yang berinteraksi dengan  zat  inti.
Kerugian :
  1. Adakalanya penyalutan bahan inti oleh polimer kurang sempurna atau tidak merata sehingga akan mempengaruhi pelepasan zat inti dari mkrokapsul.
  2. Dibutuhkan teknnologi mikroenkapsulasi.
  3. Harus dilakukan pemilihan polimer penyalut dan pelarut yang sesuai dengan bahan inti agar diperoleh bahan mikrokapsul yangbaik.
Tujuan Mikrokapsulasi
  1. Mengubah bentuk cairan menjadi padatan.
  2. Melindungi inti dari pengaruh lingkungan.
  3. Memperbaiki aliran serbuk.
  4. Menutupi rasa dan bau tidak enak.
  5. Menyatukan zat-zat yang tidak tersatukan secara fisika kimia.
  6. Menurunkan sifat iritasi inti terhadap saluran cerna.
  7. Mengatur pelepasan bahan inti.
  8. Memperbaikiki stabilitas bahan inti.
Komponen Mikrokapsul

Bahan inti

Bahan inti adalah bahan spesifik yang akan disalut.

Saturday, 3 December 2016

Hindari 10 Kebiasaan Yang Membuat Fungsi Otak Menurun

Hindari 10 Kebiasaan Yang Membuat Fungsi Otak Menurun

Otak adalah bagian organ dalam tubuh sangat fital yang merupakan pusat dari pengendali sistem saraf. Otak manusia terdiri dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Dengan segala kerumitan susunan saraf pada otak beserta fungsi-fungsinya, kita wajib merawatnya dengan baik. Fungsi otak adalah mengatur dan mengkoordinasi sebagian besar perilaku gerakan, detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Selain itu otak juga bertanggung jawab seperti pengenalan, emosi, ingatan, dan pembelajaran motorik.


Dengan segala bentuk susunan saraf otak beserta tugasnya yang sangat rumit, kita wajib menghindari 10 kebiasaan buruk, seperti di bawah ini:
  1. Tidak sarapan pagi. Tidak sarapan pagi akan menyebabkan terunnya kadar gula dalam darah. Hal ini akan mengakibatkan kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya menurunkan fungsi otak.
  2. Makan yang berlebihan. Terlalu banyak makan dapat mengeraskan pembuluh otak dan akan diikuti terjadinya penurunan mental.
  3. Merokok. Merokok akan membuat otak menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. Tak ayal di waktu tua Alzheimer rawan dialami.
  4. Mengkonsumsi gula yang berlebihan. Terlalu banyak mengkonsumsi gula akan menghilangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.
  5. Terlalu banyak diruang yang berpolusi udara. Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di tempat yang berpolosi akan membuat kerja otak tidak efisien.
  6. Sering bergadang/kurang tidur. Tidur memberi kesempatan pada otak untuk beristirahat. Sering bergadang justru membuat sel-sel otak mati kelelahan.
  7. Kepala ditutupi saat tidur. Tidur dengan cara menutup kepala merupakan kebiasaan yang sangat buruk dan berbahaya karena kerbon dioksida yang diproduksi selama tidur akan terhirup oleh tubuh. Kebiasaan tersebut lama-kelamaan akan membuat otak menjadi cepat rusak.
  8. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit. Bekerja keras atau belajar ketika tubuh tidak sehat akan membuat kerja otak tidak efektif. 
  9. Kurang berpikir. Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak menyusut dan akhirnya tidak mampu berfungsi secara maksimal.
  10. Jarang bicara. Percakapan intelektual biasanya membawa efek yang baik pada kerja otak.

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Bulu hidung yang panjang dan tidak teratur akan menjulur keluar dari lubang hidung dan terlihat tidak rapi serta menjijikan terutama bagi orang lain yang melihatnya. Oleh sebab itu, kita ingin merapikannya dengan cara apapun misalnya dipotong dengan gunting kecil atau dicabut.

Dilarang Mencabut Bulu Hidung

Apabila Anda memilih untuk mencabut bulu hidung, mulai saat ini hindari kebiasaan tersebut. Kebiasaan tersebut dapat mengakibatkan timbulnya luka dibagian akar bulu hidung yang menjadi bisul. Bisul di dalam hidung tidak bisa sembuh sendiri. Sangat dilarang keras untuk mengobatinya sendiri. Sangat disarankan segera berobat ke dokter spesialis. 

Bisul di dalam hidung, apabila salah dalam menanganinya akan menyebabkan peradangan otak, sebab di area atas bibir terdapat pembuluh darah yang langsung mengarah ke otak. Dokter biasanya akan memberi antibiotik. Antibiotik ini akan mencegah terjadinya peradangan otak pada pasien.

Luka di area atas bibir memungkinkan bakteri atau kuman lain masuk melalui luka tersebut yang dapat menyebabkan peradangan otak. Selain mencabut bulu hidung, hindari memencet jerawat di area atas bibir karena mengakibatkan alasan yang sama. Jika bulu hidung dirasa panjang dan merasa tidaknyaman dengan keberadaannya, Anda dapat merapikannya dengan cara memotong dengan gunting kecil dan jangan sampai terluka pada bagian dalam hidung.

Harus diingat bahwa keberadaan bulu di dalam hidung atau yang sering disebut dengan bulu hidung sangat berperan penting dan berfungsi sebagai filter bagi partikel-partikel kecil yang terisap. Bayangkan jika tidak memiliki bulu hidung, benda asing yang tidak diperlukan tubuh akan masuk dan mungkin akan mengakibatkan ganguan kesehatan. Bila ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung, tubuh akan memberikan respon berupa bersin-bersin.

Deskripsi Varietas Kacang Hijau Vima-1

Deskripsi Varietas Kacang Hijau Vima-1

Dilepas tahun : 2008 
Nama galur  : MMC 157d-Kp-1 
Asal : Persilangan buatan tahun 1996 
Tetua jantan  : VC 1973 A 
Tetua betina : VC 2750A 
Potensi hasil : 1,76 t/ha
Rata-rata hasil : 1,38 t/ha 
Warna hipokotil : Hijau
Warna daun : Hijau
Umur berbunga 50% : 33 hari 
Umur masak 80% : 57 hari 
Warna bunga : Kuning 
Warna polong muda : Hijau
Warna polong masak : Hitam 
Tinggi tanaman : 53 cm 
Tipe tanaman : determinit 
Warna biji : hijau kusam 
Bobot 100 butir : 6,3 g 
Kadar protein : 28,02 % basis kering K
Kadar lemak : 0,40 % basis kering 
Kadar pati : 67,62 % basis kering 
Ketahanan penyakit  : tahan penyakit embun tepung
Pemulia : M. Anwari, Rudi Iswanto, Rudy Soehendi, Hadi Purnomo, dan Agus Supeno 
Fitopatologis : Sumartini

Karakteristik Lada

Karakteristik Tanaman Lada

Lada merupakan tanaman yang tumbuh merambat pada sebuah tajar yang mati atau hidup. Tanaman lada dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dengan temperatur optimum 23°C sampai 30°C dan curah hujan sebesar 2000 hingga 2500 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Tanaman ini sangat baik ditanam pada lahan yang agak miring, subur secara fisik dan ekonomi dan dengan drainase yang baik serta mendapat sinar matahari yang cukup. 

Karakteristik Lada

Lada (Piper nigrum L) termasuk keluarga Piperciae yang meliputi ratusan jenis tanaman lada. Di Indonesia dijumpai sekitar 40 jenis lada. Jenis lada yang dikenal di daerah-daerah penghasil lada ialah Kerinci, Jambi, Bangka, dan Bulok Belantung. Lada Kerinci, Jambi, dan Bangka termasuk lada dengan buah besar tetapi tidak tahan penyakit busuk pangkal, sedangkan lada Bulok Belantung buahnya kecil tetapi agak tahan terhadap penyakit tersebut. Selain itu, juga terdapat jenis Bengkayang dan Kucing di Kalimantan Barat.

Pembibitan lada dapat dilakukan dengan cara menyemai biji lada yang sudah cukup tua (berwarna merah atau kuning) dan dengan cara stek cabang. Proses pemeliharaan tanaman lada terdiri dari penyiraman, penyulaman, pemberantasan tumbuhan pengganggu, mulching, pemupukan, pemangkasan ,dan pengendalian hama dan penyakit. Penyakit yang paling sering menyerang tanaman lada adalah penyakit busuk pangkal batang (Phytophtora Capsici) dan penyakit kuning.

Berdasarkan perbedaaan waktu pemetikan dan proses pengolahan dikenal dua jenis lada yaitu lada hitam dan lada putih. Kedua jenis ini berbeda dalam persyaratan bahan olah, cara pengolahan, waktu pengolahan, dan biaya pengolahan. Perbedaan kedua jenis lada ini juga terdapat dalam hal pengolahan lanjutan serta gradingnya yang sesuai dengan spesifikasi pasaran dunia.

Lada putih adalah buah lada yang dipetik saat matang penuh, kemudian dilepaskan kulitnya dengan cara merendam dalam air yang mengalir selama kurang lebih dua minggu lalu dijemur selama tiga hari. Sementara itu, lada hitam adalah buah lada yang dipetik saat matangpetik (kulit masih hijau) dan langsung dijemur selama tiga hari tanpa direndam terlebih dahulu. Di Indonesia sentra produksi lada hitam (Lampung Black Pepper) terdapat di daerah Lampung dan Kalimantan Timur, sedangkan untuk lada putih (Muntok White Pepper) terdapat di daerah Bangka Belitung, Kalimantan Tengah dan Sulawesi.

Sebagai barang ekonomis lada dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan, antara lain sebagai bumbu masakan dan pengawet daging. Selain itu, dalam hal farmasi lada sering digunakan sebagai bahan pembuat obat serta bahan wewangian. Lada hitam umumnya diolah lebih lanjut menjadi oleoresin lada (pepper oleoresin) atau minyak lada (pepper oil). Minyak lada terutama digunakan sebagai pemberi aroma dan rasa pada berbagai macam industri makanan dan juga dipakai dalam industri kosmetika dan farmasi. Salah satu jenis obat yang dapat dibuat dari minyak lada adalah balsam lada dalam bentuk krim. Sementara itu, lada putih dapat diolah lebih lanjut menjadi lada bubuk (ground pepper).

Selain itu, produk lada lainnya adalah lada hijau yang merupakan produk olahan dari lada dimana warna hijaunya dipertahankan. Lada hijau memiliki rasa yang khas, warna dan penampakannya alami sehingga dapat digunakan sebagai bahan hiasan pada makanan dan dapat dipakai langsung pada makanan yang dihidangkan. Berdasarkan cara pengolahannya dikenal beberapa bentuk lada yaitu lada hijau dalam bentuk kering, lada hijau dalam bentuk larutan garam, dan lada hijau dalam bentuk beku. Dari lada hijau dapat juga diolah menjadi green pepper sauce.

Friday, 2 December 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas (Ananas comosus L)

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas

Nanas (Ananas comosus L) adalah tanaman buah berupa semak yang berasal dari Brasil. Nanas pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-15, dibawa oleh pedagang Spanyol. Pada awalnya tanaman nanas merupakan tanaman yang dibudidayakan di perkarangan rumah, namun kemudian tanaman ini meluas menjadi tanaman perkebunan (BAPPENAS, 2000).

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Nanas (Ananas comosus L)

Klasifikasi Nanas

Kingdom : Plantae
Superdivisio : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Divisio : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas : Liliopsida (monokotil)
Ordo : Bromeliales
Famili : Bromeliaceae (nanas-nanasan)
Genus : Ananas
Spesies : Ananas comosus (L.) Merr.

Nama Sinonim Nanas

Ananas comosus Merr. , Ananas comosus L., Bromelia comosa L., Ananas sativus (Lindley) Schulters f, Ananassa sativa Lindl, Bromeliad

Nama Daerah Nanas

Sumatera : Ekahauku, anes, nas, henas, kenas, honas, hanas, gona, asit, masit, enas, kanas, nanas, naneh, kanyas, nyanyas. Jawa : Danas, ganas, nanas, lanas. Kalimantan : Kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara : Manas, nanas, aruna, fanda pandal, panda jawa, nana, peda, anana, pedang, parangena, nanasi. Sulawesi : Tuis mongondow, na’asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang, nanati, lalato, pandang, edan, ekam, hedan, asne,ngewu. Maluku : Ai nasi, than bababa, kai nasi, bankalo, kampora, kanasoi, anasu, banggala bangkala, kai nasu, kambala, kampala, arnasinu, kanasi, kunasin, mangala, nanasi, nanasu, anasul, kalnasi, nanaki, nanas.

Namas Asing Nanas

Pineapple (inggris)

Morfologi Nanas

Tanaman nanas merupakan tanaman yang bersifat tahunan. Tinggi tanaman nanas berkisar 50-150 cm. Daun berbentuk pedang, tebal, panjang sekitar kurang lebih 100 cm dengan lebar 2-8 cm, ujung daun nanas lancip, tepi daun memiliki duri dan warna daun hijau. Bentuk buah nanas yaitu bulat panjang, warna daging nanas muda berwarna hijau dan warna daging nanas tua atau masak berwarna kuning. Buah nanas muda mempunyai mata berwarna kelabu atau hijau muda, kelopak kecil-kecil yang menutupi separuh dari mata dan berwarna kelabu keputih-putihan sehingga buah tampak kelabu. Apabila buah telah tumbuh maksimal (tua atau mature) dan sejalan dengan proses pematangan maka warnanya berubah (Tim Karya Tani, 2010).

Thursday, 1 December 2016

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayuran?

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayur?

Dikalangan Ibu rumah tangga tomat sering dijadikan bahan sayuran. Hal inilah yang membingungkan anak-anak. Di antara mereka ada yang bertanya "apakah tomat termasuk buah atau sayuran?" Secara ilmu botani, tomat termasuk buah dan bukan sayuran. Benar saja, tomat tetaplah buah-buahan, tak memperdulikan masyarakat menjadikan tomat sebagai bahan masakan sayuran atau dimakan segar.

Apakah Tomat Termasuk Buah Atau Sayuran?

Namun pada tahun 1893, Mahkamah Agung Amerika mengklasifikasikan tomat termasuk salah satu jenis sayuran. Hal ini disebabkan karena sebagian besar masyarakat dunia menjadikan tomat sebagai bahan masakan sayuran.

Klorofil Adalah

Pengertian Klorofil

Klorofil adalah pigmen hijau yang terkandung di dalam tubuh organisme pada umumnya adalah tanaman untuk proses fotosintesis.

Klorofil Adalah

Klorofil dalam tanaman sangat berperan penting dalam keberlangsungan proses fotosintesis agar tanaman dapat membuat makanannya sendiri. Jika tanaman tidak mengandung klorofil, mereka tidak akan mampu membuat makanannya sendiri, maka hewan, tumbuhan, dan manusia tidak akan mampu bertahan hidup karena tidak ada persediaan makanan.

Meskipun terdapat hewan dengan sumber makanannya adalah daging, namun hewan sebagai makanannya juga membutuhkan tanaman untuk dimakan agar mampu bertahan hidup. Jadi klorofil tidak hanya penting bagi pertumbuhan tanaman saja, tetapi penting juga bagi semua mahkluk hidup termasuk manusia.

Jumlah kandungan klorofil terbanyak terletak pada sel-sel daun dan sering kali terdapat pada batang, dan bungan.

Manfaat klorofil yang diektrasi dari tanaman adalah sebagai bakterisid (pembunuh bakteri).

Bagaimana Zat Pati Diproduksi Di Dalam Tanaman

Bagaimana Zat Pati Diproduksi Di Dalam Tanaman

Dengan dibantu oleh sinar matahari dan klorofil, tanaman menyatukan air yang diserab dan diabsorpsi dari dalam tanah denga karbon dioksida yang diserap dari udara untuk memproduksi gula. Gula yang dihasilkan akan diubah menjadi pati (zat tepung). Zat tepung akan disimpan di dalam batang, daun, akar, buah, dan biji dalam bentuk butiran. Zat tepung bagi tanaman merupakan persediaan makanan untuk perkembangan biji dan tunas baru hingga mereka mampu memproduksi makanannya sendiri.


Salah satu manfaat zat pati pada tanaman adalah untuk menambah energi tubuh manusia. Zat pati ini jika dikonsumsi tidak memiliki rasa/hambar. Untuk kebutuhan industri, zat pati dapat diektrasi dari tanaman dengan cara menghancurkan bagian tanaman yang digunakan untuk menyimpan zat pati tersebut.

Kini telah banyak tersedia zat pati dipasaran baik pasar tradisional maupun moderen dalam bentuk bubuk. Zat pati dapat digunakan untuk mencuci, sebagai bahan makanan, sebagai bahan perekat pada pabrik tekstil dan di pabrik perlengkapan kamar mandi.

Wednesday, 30 November 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Melati (Jasminum sambac (L))

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Melati Putih

Bunga melati yang putih dan wangi dianggap sebagai lambang kesucian. Pada upacara-upacara adat Jawa, melati merupakan bunga yang sangat penting. Dalam upacara perkawinan misalnya, bunga ini digunakan sebagai hiasan sanggul dan hiasan dada mempelai wanita, sedangkan untuk mempelai prianya berupa untaian bunga yang menghiasi keris dan pula sebagai kalung. Minyak asiri yang terkandung pada bunga ini sangat bermanfaat dalam industri minyak wangi. Senyawa utamanya ialah minyak yasmin.

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Melati (Jasminum sambac (L))

Melati (Jasminum sambac) merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat. Ada beberapa orang yang mempercayai apabila seseorang yang mengalami pusing cukup menghirup wangi bunga melati dapat menentramkan pikirannya. Kandungan kimia pada bunga melati yaitu indol, benzyl, livalylacetat dipercaya dapat mengobati penyakit seperti sakit kepala, sesak napas, demam, kelebihan asi dan sakit mata.

Klasifikasi Tanaman Melati Putih

Kingdom : Plantae        
Divisi : Spermatophyta 
Subdivisi :  Angiospermae        
Kelas : Dicotyledonae  
Ordo : Oleales   
Famili : Oleaceae 
Genus : Jasminum 
Spesies : Jasminum sambac (L.) W. Ait.

Morfologi Tanaman Melati Putih

Di antara 200 jenis melati yang telah diidentifikasi oleh para ahli botani baru sekitar 9 jenis melati yang umum dibudidayakan yaitu melati hutan (J. multiflorum Andr.), melati putih (J. sambac Ait.), melati raja (J. rex), J. parkeri Dunn., J. mensy, J. Revolutum, melati cablanca (J. Officinale), melati australia (J. simplicifolium), dan melati hibrida. Sebagian besar jenis melati tumbuh di hutan-hutan karena belum terungkap potensi ekonomis dan sosialnya.

Melati adalah tanaman semak, ketinggian 0,3-2 m. Daunnya bertangkai pendek, helaian daun berbentuk bulat telur, tepi daun rata, panjang 2,5-10 cm, dan lebarnya 1,5-6 cm (Suryowinoto, 1997).

Tanaman melati yang kita kenal yakni famili Oleaceae, tumbuh lebih dari setahun (perennial), bersifat perdu dan merambat. Batangnya berkayu berbentuk bulat sampai segi empat, berbuku-buku, dan bercabang banyak seolah-olah merumpun. Daunnya berbentuk bulat telur (oval, elips) dan berwarna hijau mengilap.

Bunga melati berbentuk terompet dengan warna bervariasi yakni putih, kuning cerah, dan merah muda, tergantung pada jenis atau spesiesnya. Melati yang bunganya berwarna putih antara lain melati hutan (J. multiflorum), melati putih (J. sambac), melati raja (J. rex), dan melati australia (J. simplicifolium). Sementara melati berbunga kuning adalah J. revolutum dan J. mensy, atau J. primulinum. Ada juga warna bunga merah muda dimiliki oleh melati hibrida hasil persilangan antara J. Beeasianum dan J. officinale. Bunga melati hutan yang ditemukan tumbuh di Indonesia kadang-kadang berwarna putih kemerah-merahan atau kekuning-kuningan.

Umumnya, bunga melati tumbuh di ujung tanaman. Susunan mahkota bunga tunggal atau ganda (bertumpuk), beraroma harum tetapi beberapa jenis bunga melati ada yang memiliki aroma tidak harum.

Sistem perakaran tanaman melati adalah akar tunggang dan akar-akar cabang yang menyebar ke semua arah dengan kedalaman 40-80 cm. Dari akar yang terletak dekat permukaan tanah kadang-kadang tumbuh tunas atau cikal bakal tanaman baru (Rukmana, 1997).

5 Vitamin Untuk Awet Muda

5 Vitamin Untuk Awet Muda

Awet muda, pasti semua orang mengingnkanya. Ada beberapa vitamin yang dapat membuat kulit tubuh terlihat muda meskipun sudah berusia di atas 50 tahun. Vitamin A, vitamin ini dapat mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit. Hal ini telah terbukti melalui berbagai penelitian. Sudah 700 lebih studi yang dipublikasikan, yang memperoleh hasil dan membuktikan bahwa vitamin A (retinoid) bisa mencegah penuaan dini. Penggunaannya lebih efektif pada malam hari. Retinoid yang didapat dari resep dokter/apoteker bisa bekerja antara 4-8 minggu. Namun penggunaan retinoid yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang dapat merugikan kesehatan seperti iritasi kulit, kemerahan, pengelupasan, dan kulit mengering. Untuk menghindari timbulnya efek samping, gunakan obat yang mengandung retinoid 2-3 kali seminggu dengan jangka waktu harian dalam jumlah sedikit keseluruh wajah.


Vitamin B berguna untuk meningkat kelembapan dan menggurangi kemerahan. Vitamin ini biasa terkandung dalam lotion, krim, dan serum, yang dikenal juga dengan nama niacinamide. Vitamin B3 terbukti menambah produksi ceramides dan fatty acids, dua komponen yang memberi perlindungan pada kulit. Ketika pelindung kulit menguat, kulit akan mampu menjaga kelembapan dengan baik dan
terhindar dari iritasi sehingga cocok untuk kulit kering atau sensitif. Aplikasikan vitamin B di malam dan pagi hari agar mendapatkan hasil yang maksimal. Penggunaan vitamin B3 dapat dikombinasikan dengan vitamin A yang dapat memberikan efek baik untuk mencegah penuaan dini.

Vitamin C berfungsi untuk menghambat tanda-tanda penuaan pada kulit. Hasil penelitian, membuktikan bahwa vitamin C dapat melawan radikal bebas penyebab kerutan kulit, kulit bergelambir, dan tanda-tanda penuaan lainnya. Vitamin C juga membantu mengenyalkan kulit sekaligus menghilangkan flek-flek hitam. Gunakan vitamin C pada pagi hari sebelum menggunakan tabir surya.

Vitamin E berfungsi mencegah kulit mengering. Vitamin ini banyak terkandung dalam produk-produk tabir surya. Produk perawatan kulit yang paling baik adalah sedikitnya yang mengandung 1% vitamin E. Hasil penelitian membuktikan bahwa vitamin E membantu memberikan pelembab natural pada kulit. Sebelum terkena matahari, vitamin E juga dapat mencegah kulit kemerahan, bengkak dan kering. Agar efektif, gunakanlah produk-produk perawatan yang mengandung vitamin E sebelum dan sesudah terkena sinar matahari. Karena vitamin E jika terkena sinar matahari langsung, bisa merusak setengan kandungan vitamin E. Sementara itu vitamin K berfungsi membuat mata lebih bersinar dan dapat memudarkan lingkar hitam disekitar kelopak mata.

Tuesday, 29 November 2016

Dilarang Menghaluskan Obat Berbentuk Tablet

Dilarang Menghaluskan Obat Berbentuk Tablet dan Mencampurkan dengan Obat lainnya

Anak-anak usia 10 tahun kebawah, jika sedang sakit dan harus meminum obat, namun obat tersebut berbentuk tablet, sehingga anak-anak sulit untuk menelannya. Oleh sebab itu, orang tua akan menggerus obat tablet menjadi bubuk halus/puyer, dengan tujuan memudahkan anak tersebut meminum obat. Yang lebih mengkhawatirkan, biasanya orang tua akan mencampurkan dengan obat jenis lainnya.


Ternyata hal tersebut, terdapat beberapa resiko dalam pemberian obat tablet yang di bentuk menjadi bubuk. Di bawah ini, beberapa resiko yang harus dipahami:
  1. Menurunnya kestabilan pada obat karena obat-obatan yang dicampur kemungkinan akan mengalami interaksi satu sama lain.
  2. Bisa jadi fungsi obat akan menurun sebelum mencapai sasaran karena proses penggerusan. Ada beberapa jenis obat yang dibuat sedemikian rupa dengan tujuan tertentu karena obat akan hancur oleh asam lambung, misalnya obat tersebut dibuat untuk meredakan infeksi saluran pernapasan atas, maka obat tersebut harus dibuat sedemikian rupa agar terlindung dari asam lambung (tidak cepat hancur sebelum fungsi obat mencapai sasaran). Jika digerus menjadi bubuk halus, obat akan segera hancur saat terkena asam lambung.
  3. Menyebabkan kelebihan dosis. Kemungkinan dokter tidak hafal semua jenis/merek obat beserta fungsinya. Bisa jadi dokter akan meresepkan 2 jenis/merek obat yang berbeda, namun fungsinya sama.
  4. Akan sulit mengetahui obat mana yang menimbulkan efek samping karena berbagai macam obat digerus menjadi satu. Profesor Rianto menyebutkan, ada dokter yang meresepkan 57 jenis obat yang berbeda lalu menggerusnya menjadi satu, lalu pasien yang menkonsumsinya mengalami efek samping yang merugikan. Akibatnya sulit untuk mendeteksi obat mana yang memberikan reaksi efek samping tersebut.
  5. Obat yang digerus akan tertinggal/melekat pada alat penggerus. Akibatnya akan terjadi penurunan konsentrasi dosis obat yang diresepkan oleh dokter, sehingga terjadi penurunan fungsi obat atau bahkan tidak berfungsi lagi.
  6. Proses penggerusan akan menyebabkan terjadinya kontaminasi benda atau organisme microskopik asing yang bisa memberikan efek samping berbahaya.
Ada obat yang sengaja dibuat perlahan-lahan larut dalam tubuh. Namun Anda menhaluskannya, akibatnya obat tersebut menjadi cepat terlarut dalam tubuh. Jika tubuh tidak mampu menahan kondisi seperti ini maka tubuh akan menerima efek samping yang bisa jadi berbahaya bagi kesehatan. Apalagi yang diberi obat tersebut adalah bayi atau anak di bawah umur 5 tahun, mampukah mereka menahan efek samping dari obat yang tidak seharunya digerus.

Cacing Tanah Sebagai Penyubur Tanah

Cacing Tanah Sebagai Penyubur Tanah

Mengapa cacing tanah dapat menyuburkan tanah?. Cacing tanah hidup dan berkembang biak di dalam tanah. Mereka akan melubangi tanah dan bergerak di dalam tanah dengan membuat terowongan sesui dengan bentuk tubuhnya. Udara akan masuk ke dalam tanah melalui lubang yang dibuatnya. Selain itu, lubang cacing juga dapat memperlancar penyerapan air ke dalam tanah. Cacing juga memakan daun-daun yang rontuk kemudian dibawanya masuk ke dalam lubang. Biasanya cacing memakan makanannya hanya sebagian saja, sehingga daun yang dimakannya tidak akan habis dan tertinggal di dalam tanah. Daun yang berada di dalam tanah dalam waktu tertentu akan membusuk dan menjadi pupuk bagi tanaman.

Cacing Tanah Sebagai Penyubur Tanah

Oleh sebab itu, air, udara dan pupuk akan tersedia di dalam tanah dan membuat tanah menjadi sehat dan subur. Selain itu, tanah yang segar akan bergerak ke permukaan akibat aktivitas cacing tanah ini. Selama hidupnya, cacing tanah akan menggali tanah terus-menerus.

Tumpukan Tanah Galian Cacing Tanah

Karena aktivitas cacing tanah di dalam tanah dapat menyuburkan tanah, sehingga muncullah selogan yang menyebutkan "Cacing Tanah Adalah Sahabat Petani".

Apakah Ada Tanaman Yang Memakan Hewan?

Apakah Ada Tanaman Yang Memakan Hewan?

Ya, ada beberapa tanaman yang bisa memakan hewan kecil. Tanaman ini dapat ditemukan pada daerah berawa-rawa dengan tanah yang kurang subur. Sehingga dalam memenuhi kebutuhan mineral hara, tanaman ini membutuhkan mekanan berupa hewan-hewan kecil seperti serangga.

Apakah Ada Tanaman Yang Memakan Hewan?

Beberapa contoh tanaman yang dapat memakan hewan, seperti kantong semar, sundew, venus fly rap, pitcher plant. Tanaman-tanaman tersebut memakan serangga tidak mengunyah seperti manusia ataupun hewan, melainkan dengan bantuan berupa enzim untuk memecah/mengurai hewan dan menyerap mineral yang terkandung di dalamnya. Seperti tanaman kantung semar yang memiliki bunga seperti terompet dan di dalamnya terdapat cairan bening yang mengandung enzim pengurai, semut atau serangga kecil lainnya yang berada pada mulut bunga akan terpeleset dan jatuh ke dalamnya, lalu tenggelam, serta mati. Enzim yang terkandung di dalam cairan bunga kantung semar bertugas menguraikan serangga yang terjebak, kemudian tanaman akan menyerap mineralnya.

Jadi tanaman pemakan serangga akan tetap bisa bertahan hidup walupun tumbuh pada tanah yang tidak subur.

Mengapa Jumlah Pohon Yang Tumbuh Di Padang Rumput Lebih Sedikit

Mengapa Jumlah Pohon Yang Tumbuh Di Padang Rumput Lebih Sedikit

Padang rumput mudah ditemukan pada daerah yang beriklim sedang. Di daerah tersebut curah hujan sangat rendah, dan suhu udranya tinggi. Oleh sebab itu, di daerah tersebut sering terjadi kebakaran. Padang rumput banyak ditemukan binatang ternak herbivora. Sehingga Pohon-pohon akan sulit tumbuh di lingkungan yang ekstrim ini.

Mengapa Jumlah Pohon Yang Tumbuh Di Padang Rumput Lebih Sedikit

Pohon-pohon sulit berkembang biak di daerah padang rumput, hal ini dikarenakan pada musim kering sering terjadi kebakaran yang merusak rumput dan pohon-pohon. Selain itu binatang ternak juga akan memakan rumput dan pohon yang baru tumbuh kembali.

Padang rumput banyak ditemukan di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Steva di Asia Tengah.

Tomat Dapat Menyembuhkan Kista

Tomat Dapat Menyembuhkan Kista

Ternyata selain banyak mengandung vitamin, tomat juga baik digunakan untuk menyembuhkan kista. Endrometriosis atau kista merupakan jenis penyakit yang menyerang bagaian organ reproduksi yang sering diderita oleh wanita. Kebanyakan wanita sangat takut dengan penyakit yang satu ini, pasalnya seorang wanita yang menderita kista maka akan mengganggu siklus haid, tingkat kesuburan, dan juga menimbulkan rasa yang sangat sakit. Kista merupakan suatu jaringan yang seharusnya berada di dalam rahim, namun tumbuh di tempat lain seperti di saluran telur dan ovarium. Namun jangan khawatir, kini ada cara alami untuk mengobatinya (semoga Allah SWT menghendakinya). Menurut hasil penelitian dari Amerika, tomat diketahui dapat menyembuhkan kista. Tomat mengandung Lycopene. 


Lycopene adalah zat yang membuat warna merah pada tomat dan semangka. Zat tersebut bisa menghambat aktivitas sel kista hingga 90%. Selain itu zat tersebut juga bisa mengurangi bekas luka setelah operasi, mengurangi aktivitas tumor jinak di dalam tubuh, dan juga mengurangi penuaan dini. Namun harus dipahami dan diingat, mengkonsumsi lycopene juga tak baik untuk kesehatan kulit. Pasalnya zat lycopene dapat membuat perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Tomat sangat baik dikonsumsi sehari satu buah. Menurut para ahli dibidang kesehatan dan gizi, satu buah tomat sehari, sudah cukup bagi kesehatan tubuh.


Monday, 28 November 2016

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam )

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Kelor 

Tanaman kelor, khasiatnya sebagai obat telah lama dikenal dalam sistem obat tradisional. Beberapa bagian berbeda dari digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit seperti rematik, kelumpuhan dan epilepsi. Selain itu ekstrak daun, biji, dan akar dari pohon kelor telah dipelajari secara ekstensif untuk berbagai potensi penggunaan termasuk antiinflamasi, antitumor, antihepatotoksik dan analgesik (Sashidhara et al., 2009). Kandungan fitokimia dalam daun kelor yaitu tanin, steroid dan triterpenoid, flavanoid, saponin, antraquinon, dan alkaloid. Flavonoid inilah yang mempengaruhi berbagai macam aktivitas biologi atau farmakologi, diantaranya antioksidan, antitumor, antiangiogenik, antiinflamasi, antialergik dan antiviral (Kasolo et al., 2010). 

Klasifikasi Tanaman Kelor

Klasifikasi tanaman kelor menurut (USDA, 2013 )

Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas : Dilleniidae
Ordo : Capparales
Famili : Moringaceae 
Genus : Moringa
Spesies : Moringa oleifera Lam

Nama Sinonim

Anoma moringa (L.) Lour., Guilandina moringa L., Hyperanthera decandra Willd., Hyperanthera moringa (L.) Vahl, Hyperanthera pterygosperma Oken, Moringa edulis Medic., Moringa erecta Salisb., Moringa moringa (L.) Small, Moringa myrepsica Thell., Moringa nux-eben Desf., Moringa octogona Stokes, Moringa oleifera Lour., Moringa parvifora Noronha, Moringa polygona DC., Moringa pterygosperma Gaertn., Moringa zeylanica Pers., Copaiba langsdorfi (Desf.) Kuntze, Copaifera nitida Hayne. (Navie & Steve , 2010).

Nama Daerah

Tanaman kelor memiliki banyak sebutan, diantaranya imaran, kelintang (Jawa), murong (Sumatera), wona marungga, kelohe, parangge, kewona (Nusa tenggara), rowe, kelo, wori (Sulawesi), kanele, oewa herelo (Maluku). Diluar negeri dikenal dengan nama drumstick tree, horseradish tree (Inggris), nugge (Kannada), la ken (Cina), mungna, saijna, shajna (Hindi) (DepKes RI,1989 & Rollof, 2009).

Morfologi Tanaman Kelor

Kelor (Moringa oleifera L.) tumbuh dalam bentuk pohon, berumur panjang (perenial) dengan tinggi 7 - 12 m. Batang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar. Percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung tumbuh lurus dan memanjang. Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling (alternate), beranak daun gasal (imparipinnatus), helai daun saat muda berwarna hijau muda, setelah dewasa hijau tua, bentuk helai daun bulat telur, panjang 1 - 2 cm, lebar 1 - 2 cm, tipis lemas, ujung dan pangkal tumpul (obtusus), tepi rata, susunan pertulangan menyirip (pinnate), permukaan atas dan bawah halus. Bunga muncul di ketiak daun (axillaris), bertangkai panjang, kelopak berwarna putih agak krem, menebar aroma khas. Buah kelor berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20 - 60 cm, buah muda berwarna hijau setelah tua menjadi cokelat, bentuk biji bulat berwarna coklat kehitaman, berbuah setelah berumur 12 - 18 bulan. Akar tunggang, berwarna putih, membesar seperti lobak. Perbanyakan bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang). Tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai di ketinggian kurang lebih 1000 m dpl.

Daftar Pustaka 
  • Departemen Kesehatan RI. 1989. Materi Medika Indonesia Jld.IV. Departemen Kesehatan RI.
  • Kasolo, JN., Bimeya, GS., Ojok,   L., Ochieng, J., Okwal-okeng, JW.2010. Phytochemicals and Uses of Moringa oleifera Leaves in Ugandan Rural Communities. Journal of Medical Plant Research,4(9): 753-757. 
  • Navie S., Steve C. 2010. Weed risk assessment, Horseradish tree (Moringa oleifera).Queensland Government 
  • Sashidhara  KV, JN. Rosaiah, E. Tyagi, R. Shukla, R. Raghubir, SM. Rajendran. 2009. Rare Dipeptide and Urea Derivatives from Roots of Moringa oleifera as Potential aAnti-inflammatory and Antinociceptive Agents, European Journal of Medicinal Chemistry, 44 (1); 432-436.
  • USDA (United States Department of Agriculture). 2013. Natural Resources Conservation Service :PLANTS Profile Moringa oleifera Lam. Horseradishtree. http://plants.usda.gov

Manfaat Wortel Sebagai Antistroke

Manfaat Wortel Sebagai Antistroke

Wortel tergolong kedalam sayur-sayuran yang memiliki segudang manfaat, salah satunya untuk kesehatan mata, karena terdapat vitamin A yang terkandung di dalamnya.

Manfaat Wortel Sebagai Antistroke

Sejak dulu wortel memang terkenal untuk kesehatan mata. Namun, ternyata wortel juga bermanfaat sebagai pencegah stroke. Orang yang menderita stroke, jika banyak mengonsumsi vitamin A, maka kerusakan neurologis (saraf) dapat diminimalisir bahkan mempunyai kesempatan untuk sembuh (semoga Allah Swt memberi kesembuhan). Stroke terjadi karena otak tidak memperoleh oksigen selama waktu yang dibutuhkan sehingga sel mengalami malfungsi (gangguan fungsi) yang mengakibatkan rangkaian kejadian, yang puncaknya adalah ketika pada sel-sel saraf terjadi kerusakan oksidatif. Selain itu makanan yang mengandung banyak kolestrol juga dapat memicu terjadinya stroke. Kondisi tersebut dapat diminimalisir/dicegah dengan mengkonsumsi bahan makanan yang banyak mengandung vitamin A.

Khasiat wortel sebagai antistroke, karena adanya aktivitas beta karoten yang mencegah terjadinya plak atau timbunan kolestrol dalam pembuluh darah. Beta karoten merupakan pigmen paling aktif apabila dibandingkan dengan alpha dan gamma karoten. Beta karoten seringkali dikenal dengan provitamin A yang akan menjadi vitamin A pada dinding usus halus.

Hasil dari sebuah penelitian menunjukan bahwa mengkonsumsi wortel sedikitnya tiga kali dalam seminggu dapat menurunkan stroke hingga 68%. Bagi penderita stroke sangat dianjurkan mengkonsumsi wortel setiap hari sesuai dengan kebutuhan , lebih baik dikonsumsi berupa jus.

Beberapa manfaat wortel lainnya:
  1. Mencegah timbunya kanker.
  2. Menyehatkan mata.
  3. Sebagai antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini.
  4. Mengurangi lemak di lever.
  5. Memudarkan bercak dikulit serta menghaluskannya.

Media Tanam Jamur Kuping

Media Tanam Jamur Kuping (Auricularia auricula)

Jamur kuping termasuk organisme saprofit yang hidup di atas media organik yang sudah lapuk atau mati. Jamur kuping menyukai lingkungan yang gelap dengan pencahayaan sekitar 5%, kelembaban lingkungan sekitar 85%, kelembaban mediatempat tumbuh antara 55-65% dan kisaran suhu 23-30 derajat Celcius. Sebenarnya jamur kuping lebih cocok hidup di dataran tinggi karena fluktusi suhu harian relatif lebih rendah daripada dataran rendah (Nunung dkk, 2001).


Petani biasa membudidayakan jamur kuping dengan media serbuk kayu sengon, bekatul dan kapur dengan perbandingan 100 : 15 :3.Jamur kuping dapat memanfaatkan nutrisi hasil pelapukan mikroorganisme pada beberapa jenis kayu. Selain itu nilai guna limbah kayu juga bertambah (Suhadi, 1989). Penggunaan beberapa jenis serbuk kayu diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis kayu saja serta mengurangi penumpukan limbah serbuk kayu jenis lain dan meningkatkan pendapatan petani dan pengusaha.

Formula media tumbuh jamur kuping yang digunakan petani selalu sama setiap produksi yaitu serbuk kayu, bekatul, tepung jagung, dan kapur. Serbuk gergaji kayu didapat dari pabrik limbah pengolahan kayu dan umum digunakan petani karena sesuai dengan tempat tumbuh jamur, selain itu dianggap praktis dan sudah dikenal mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang berguna bagi pertumbuhan jamur. Penggunaan serbuk gergaji sebagai substrat tumbuh tidak selalu tersedia di setiap tempat usaha budidaya jamur, sehingga diperlukan substrat alternatif yang berpotensi dapat menggantikan atau dengan kombinasi serbuk gergaji kayu dan serbuk sabut kelapa dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi jamur kuping (Suhadi, 1989).

Serbuk gergaji semua jenis kayu dapat digunakan untuk media jamur. Jenis kayu yang baik digunakan antara lain karet (Hevea brasiliensis), pulai (Alstonia scholaris), sengon (Paraserianthes falcataria), suren (Toona sureni), manii (Maesopsis eminii) dan nangka (Artocarpus heterophyllus) (Suprapti, 1993). Serbuk gergaji sebaiknya telah dikeringkan, dipilih yang berukuran sedang, yaitu tidak terlalu lembut dan tak terlalu kasar atau sekitar 20-60 mesh. Untuk meningkatkan hasil produksi jamur, maka dalam campuran media tumbuh selain serbuk gergaji sebagai bahan utama, perlu bahan tambahan nutrisi berupa dedak. Menurut Darliana (2008), dedak atau bekatul mengandung karbohidrat sebanyak 39%, oleh karena itu dedak merupakan salah satu bahan campuran media tanam yang diperlukan oleh jamur. Dedak halus selain sumber karbohidrat yang berperan meningkatkan nutrisi media tanam, sumber karbon dan nitrogen, juga meningkatkan kesuburan media dan mudah dicerna oleh jassad renik.

Mineral kalsium yang ditambahkan ke dalam media antara lain gips, kapur, kalsium karbonat, kalsium oksida, dan kalsium difosfat. Dalam pembuatan media secara langsung, kapur yang ditambahkan berkisar antara 1-1.5%, sedangkan untuk yang diperam dahulu beberapa lama dapat menggunakan 0.5-1.5% (Suprapti, 2000).

Pelapukan pada media tanam bertujuan untuk menyederhakan senyawa-senyawa organik yang terdapat dalam media sehingga mudah dicerna oleh jamur. Proses pelapukan pada media biasanya dilakukan dengan cara menutupnya menggunakan plastik atau terpal selama 1-2 hari. Pelapukan berlangsung dengan baik bila terjadi kenaikan suhu sekitar 50 derajat Celcius (Chazali dan Pratiwi, 2009). Pelapukan dilakukan dengan tujuan untuk mengaktifkan mikroflora termofolik, misalnya bakteri dan fungi yang akan merombak selulosa, hemiselulosa, serta lignin sehingga lebih mudah dicerna oleh jamur. Selama proses pelapukan akan timbul panas yang akan mematikan organisme pesaing yang merugikan bagi pertumbuhan jamur (Widiyastuti, 2009). Pelapukan yang terjadi selama masa pertumbuhan jamur memungkinkan baglog jamur kuping memiliki nilai nutrisi yang dapat dimanfaatkan oleh ternak.

Klasifikasi Dan Morfologi Jamur Kuping (Auricularia auricula)

Klasifikasi Dan Morfologi Jamur Kuping

Gambaran Umum Jamur Kuping

Jamur kuping (Auricularia auricula) merupakan salah satu kelompok jelly fungi yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik (Volk, 2009). Fungi yang masuk ke dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang. Miseliumnya bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu, umumnya berasal dari perkembangan basidiospora) dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua, miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora). Jamur ini disebut jamur kuping karena bentuk tubuh buahnya melebar seperti daun telinga manusia (kuping).

Klasifikasi Jamur Kuping

Kingdom : Fungi
Filum : Basidiomycota
Kelas : Phragmobasidiomycetes
Ordo : Auriculariales
Family : Auriculaceae
Genus : Auricularia
Spesies : Auricularia auricula

Morfologi Jamur Kuping

Karakteristik jamur kuping ini adalah memiliki tubuh buah yang kenyal (mirip gelatin) jika dalam keadaan segar. Namun, pada keadaan kering, tubuh buah dari jamur kuping ini akan menjadi keras seperti tulang. Bagian tubuh buah dari jamur kuping berbentuk seperti mangkuk atau kadang dengan cuping seperti kuping, memiliki diameter 2-15 cm, tipis berdaging, dan kenyal. Warna tubuh buah jamur ini pada umumnya hitam atau coklat kehitaman akan tetapi adapula yang memiliki warna coklat tua. Jenis jamur kuping yang paling memiliki nilai bisnis yang tinggi adalah yang memiliki warna coklat pada bagian atas tubuh buah dan warna hitam pada bagian bawah tubuh buah, serta ukuran tubuh buah kecil. Jamur kuping merupakan salah satu jamur konsumsi yang umum dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direndam dengan air dalam waktu relatif singkat sehingga jamur ini akan kembali seperti bentuk dan ukuran segarnya (Gunawan, 2000)

Cara Reproduksi Jamur Kuping

Cara reproduksi vegetatif dari jamur kuping adalah dengan membentuk tunas, dengan konidia, dan fragmentasi miselium. Sedangkan, reproduksi generatif jamur kuping adalah dengan menggunakan alat yang disebut basidium, basidium berkumpul dalam badan yang disebut basidiokarp, yang selanjutnya menghasilkan spora yang disebut basidiospora (Hastiono, 2004).

Siklus Hidup Jamur Kuping

Siklus hidup pada jamur kuping hampir serupa dengan siklus hidup pada jamur tiram dan shiitake yaitu tubuh buah yang sudah tua akan menghasilkan spora yang berbentuk kecil, ringan, dan jumlahnya banyak. Apabila spora tersebut jatuh pada kondisi dan tempat yang sesuai dengan persyaratan hidupnya (misalnya di kayu mati atau bahan yang mengandung selulosa dan dalam kondisi yang lembab) maka spora tersebut akan berkecambah dan membentuk miselium melalui beberapa fase. Pada fase pertama, miselium primer yang tumbuh akan terus menjadi banyak dan meluas. Selanjutnya akan berkembang menjadi miselium sekunder yang membentuk primordial (penebalan miselium pada bagian permukaan miselium sekunder dengan diameter sekitar 0.1 cm). Dari primordial akan tumbuh dan terbentuk kuncup tubuh buah (pada tingkat awal) yang semakin lama akan semakin membesar (kurang lebih 3-5 hari). Kemudian, dari primordial akan tumbuh tubuh buah jamur yang bentuknya lebar, yang pada saat tua dapat dipanen.

Sadari Bahaya Pemakaian Optical Mouse

Bahaya Pemakaian Optical Mouse

Pengguna gadget senang sekali mengupgrade kemampuan peralatan elektronik agar lebih canggih dan lebih nyaman saat dipakai. Misalnya pemakaian mouse, saat optical mouse sudah beredar di pasaran, kita memiliki keinginan untuk segera mengganti mouse lama kita.

Sadari Bahaya Pemakaian Optical Mouse

Perlu diketahui, dibalik kecanggihan dan kenyamanan optical mouse ternyata memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Tiga tahun sejak peluncuran pertama optical mouse buatan mocrosoft, telah dilaporkan sedikitnya ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat paparan radiasi dari pemakaian optical mouse. Cara kerja optical mouse, yaitu dengan memancarkan gelombang elektromagnetik berfrekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada handphone.

Telah diketahui sejak lama bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat dari saraf-saraf tubuh. Tangan yang terkena paparan radiasi yang terlalu lama bisa berpengaruh fatal bagi kesehatan. Menuru laporan WHO, radiasi dari mouse 5 kali lebih besar dari radiasi handphone. Optical mouse menjadi berbahaya karena terlalu lama menggunakannya, sehingga tangan akan terpapar oleh radiasi gelombang magnetik dalam waktu yang relatif lama.

Pengaruh radiasi dari optical mouse akan lebih berbahaya jika menggunakan produk-produk berkualitas rendah karena tidak memiliki pelindung, sedangkan penggunaan produk-produk yang bagus/berkualitas tinggi akan cenderung lebih aman karena terdapat pelindung. WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan kerja di kantornya, sementara Microsoft sebagai perusahaan yang pertama menciptakan optical mouse telah bekerja sama dengan IBM dalam rencana pembuatan pointing device yang lebih aman. Fakta yang mencengangkan bahwa industri-industri hardwer terbesar di Asia seperti Cina dan Taiwan justru berusaha menutup-nutupi hal ini.

Jika diperhatikan, optical mouse yang beredar dan dijual di pasaran kebanyakan diproduksi oleh merek-merek yang tidak terkenal. Oleh sebab itu, gunakanlah mouse dengan bijak/gunakanlah saat diperlukan saja. Disarankan untuk menggunakan mouse model lama (bola).

Demikian artikel "Sadari Bahaya Pemakaian Optical Mouse" ini. Semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas kunjungannya.




Tips Agar Tulang Tetap Kuat

Tips Agar Tulang Tetap Kuat dan Sehat

Tulang yang kuat dapat memperlancar segala aktivitas setiap hari. Oleh karena itu, Anda harus menjaga dan merawatnya dengan baik. Beberapa penelitian yang pernah dilakukan terdahulu menemukan bahwa makanan berbahan dasar kedelai dapat menjaga kekuatan tulang. Hal itu dikarenakan kedelai memiliki kandungan fitoestrogen. Fitoestrogen terkandung disetiap makanan berbahan dasar kedelai, yaitu tempe, tahu, dan susu kedelai.

Tips Agar Tulang Tetap Kuat

Perlu diketahui, bahwa mengkonsumsi sodium berlebihan dapat menyebabkan berkurangnya kandungan kalsium dari tulang yang menyebabkan tulang cepat keropos. Sodium terkandung di dalam garam. Oleh karena itu, batasilah dalam mengkonsumsi garam dengan cara mengurangi konsumsi makanan instan/cepat saji dan mengurangi garam dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Vitamin C juga sangat berguna untuk membangun kolagen pembentuk tulang. Beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan membuktikan bahwa wanita yang rajin mengkonsumsi suplemen vitamin C memiliki tulang yang lebih kuat. Vitamin C dapat diperoleh dari buah dan sayuran seperti tomat, stroberi, kentang, brokoli serta tambahan berupa suplemen Vitamin C 200 mg untuk dikonsumsi setiap hari. Selain vitamin C, magnesium juga berperan sangat penting dalam pembentukan tulang. Magnesium banyak terkandung di dalam sayuran hijau, biji-bijian, produk turunan susu seperti keju, dan kacang-kacangan. Sementara itu vitamin K juga memiliki manfaat terhadap tulang untuk mencegah/memperlambat pengeroposan tulang dan mempercepat proses penyembuhan. Vitamin K dapat diperoleh dari sayuran hijau dan minyak zaitun.


Sunday, 27 November 2016

Cara Menghilangkan Bau Sepatu

Cara Menghilangkan Bau Sepatu

Jika Anda memiliki kebiasaan melepas sepatu di tempat kerja atau di tempat umum lainya, harap berhati-hati. Bisa jadi sepatu Anda mengeluarkan bau yang tidak sedap dan dapat mengganggu kenyamanan orang-orang disekitar Anda dan nanti menjadi bahan gosip yang tidak penting.


Sepatu terutama yang tertutup sering kali mengeluaran bau yang tidak sedap, bau yang dihasilkan akibat kondisi kaki yang lembab karena keringat di dalam sepatu dan terdapat bakteri yang bereaksi di dalamnya. Selain sepatu, kaki pun akan mengeluarkan bau yang tidak sedap pula.

Apakah Anda ingin tahu cara agar sepatu tidak bau?

Ada beberapa bahan yang diperlukan untuk menghilangkan bau pada sepatu Anda. Bahan-bahan tersebut, yaitu pemutih, deterjen, pewangi khusus kain, dan baking soda. Di bawah ini adalah cara menghilangkannya:
  1. Jika sepatu Anda bisa dicuci dan di beri pemutih, cucilah sepatu Anda dan gunakan pemutih. Jika sepatu Anda bewarna dan akan luntur jika diberi pemutih, cucilah sepatu Anda dengan deterjen dan ditambah baking soda. Jika Anda mencuci sepatu dengan mesin cuci, gunakan putaran yang paling kencang saat mencuci sepatu.
  2. Jika sepatu Anda tidak bisa dicuci karena alasan tertentu, Anda bisa menaburkan bedak bayi dibagian dalam sepatu untuk menghilangkan bau. Harus diingat, Anda menaburkan bedak ke dalam sepatu 24 jam sebelum dipakai. Bedak akan menyerap bau di dalam sepatu yang akan dipakai.
  3. Saat bau sepatu yang tidak sedap itu hilang, Anda hanya perlu menjaga/mencegah agar bau sepatu tersebut tidak kembali muncul. Sebisa mungkin sepatu Anda terbebas dari kelembapan. Agar bagian dalam sepatu tidak lembab, gunakan silica gel saat meyimpan sepatu agar bagian dalamnya tetap kering.
Demikian tips menghilangkan bau sepatu yang tidak sedap. Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Klasifikasi Dan Morfologi Synedrella nodiflora L

Klasifikasi Dan Morfologi Synedrella nodiflora L/Legetan

Synedrella nodiflora L. merupakan tumbuhan berbunga yang masuk dalam anggota Asteraceae. S. nodiflora tumbuh dengan baik pada lingkungan yang berbeda dan umumnya ditemukan di Bangladesh, India, Malaysia, Jepang, Spanyol, Cina dan Inggris. Seluruh bagian tumbuhan mengandung senyawa diuretik dan pelancar. Aktifitas anti-inflamasi, insektisida dan analgesik dari tumbuhan ini juga telah diteliti (Chowdhury et al., 2013). Synedrella nodiflora L. (Verbesina nodiflora L.) juga ditemukan di Afrika tropis, Asia dan India Barat (Moniruzzaman et al., 2012).

Klasifikasi Synedrella nodiflora

Klasifikasi Synedrella nodiflora (L.)
Kingdom Plantae
Subkingdom Tracheobionta
Superdivisi Spermatophyta
Divisi  Magnoliophyta
Klas Magnoliopsida
Subklas  Asteridae
Ordo Asterales
Famili Asteraceae
Genus Synedrella
Spesies Synedrella nodiflora (L.)

Morfologi Synedrella nodiflora

Synedrella nodiflora memiliki nama lokal yaitu: Legetan, Gletang Warak (Jawa), Jotang kuda (Sunda). Sedangkan nama lokal (Inggris): gulma sinderella (Plantamor, 2011). Sinonim dari Synedrella nodiflora: Verbesina nodiflora.

Perkecambahan biji S. nodiflora adalah epigeal. Panjang hipokotil 8-19 mm, sering keungu-unguan, dan sedikit berambut. Kotiledon berbentuk bulat panjang, dengan panjang 6-8 mm, sering kemerah-merahan atau keungu-unguan dan berbatang pendek. Sepasang daun muda mirip dengan daun dewasa tetapi lebih kecil. S. nodiflora tumbuh di semua habitat tropis dan subtropis dengan kelembaban tanah yang cukup untuk kecepatannya dalam perkecambahan, pertumbuhan, pembungaan dan pembentukan biji. Tumbuh dengan subur pada area dengan kelembaban tanah dan udara yang tinggi (tetapi bukan pada titik jenuh kelembaban tanah) (Benoit et a, 2014).

S. nodiflora bercabang tegak, herbal dengan tinggi 30-80 cm. Sistem perakaran serabut, biasanya dengan cabang yang kuat. Tumbuh tegak, batang biasanya berkayu, percabangan dikotom dari dasar tumbuhan, cenderung memiliki internodus yang panjang dan bengkak, membulat atau sedikit kaku, lembut, seringkali berambut, dan biasanya dengan tinggi sekitar 50 cm. Bagian batang yang lebih bawah mungkin tumbuh akar pada bagian nodusnya, khususnya di daerah yang basah atau lembab (CABI, 2015).

Daun tumbuh berhadapan dengan panjang 4-9 cm, berbentuk elips sampai bulat dengan tiga tulang daun yang tampak jelas dan dengan tepi beringgit, berambut dengan tangkai daun yang pendek dan menempel pada batang secara selang-seling. Bunga tumbuh dengan rangkaian mahkota yang kecil dari 2-8 bunga majemuk pada nodus dan seluruh ujung yang lebih tinggi ketiga dari tumbuhan, tiap bunga majemuk terdiri dari beberapa daun bunga yang tegak dengan panjang 3-5 mm dan keliling 5-6 mm, setiap panjang 3-4 mm dengan daun bungan berwarna kuning (CABI, 2015).

Apa Nama Tanaman Yang Berumur Panjang?

Apa Nama Tanaman Yang Berumur Panjang?

Tanaman yang berumur panjang adalah tanaman "bristlecone pines" yang ditemukan di California, hingga kini telah diakui dunia sebagai pohon tertua. Umur pohon ini dapat mencapai 5.500 tahun bahkan lebih. Pohon ini dapat tumbuh pada ketinggian tempat sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut.


Pohon bristlecone pines mampu bertahan di lingkungan yang beriklim sangat dingin dan sering tumbuh di daerah perbukitan. Pohon tertua di dunia ini sering disebut "methusilah" yang ditemukan di pegunungan salju di California.

Mengapa Tanaman Berbunga?

Mengapa Tanaman Berbunga?

Tanaman yang memiliki bungan/dapat berbunga disebut juga angiospermae atau tanaman berbunga. Bunga adalah suatu organ reproduksi (alat berkembang biakan) dari tanaman untuk menghasilkan keturunan agar kelestariannya tetap terjaga. Organ reproduksi tanaman ditutupi oleh daun bunga (petal).

Mengapa Tanaman Berbunga?

Daun bunga atau disebut dengan mahkota bungan memiliki warna-warni yang indah. Selain keindahannya, bunga juga mengandung nektar yang membuat serangga tertarik untuk menghinggapinya dan serangga inilah yang melakukan penyerbukan di dalam ovarium. Nektar adalah suatu zat yang terkandung di dalam bunga yang dikonsumsi oleh lebah madu.

Setelah terjadi proses penyerbukan, bunga akan berkembang menjadi buah dan buah mengandung biji. Buah yang telah matang, akan jatuh ke tanah dan bijinya akan tumbuh menjadi tanaman baru.

Pada prinsipnya bunga tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri melainkan dibantu oleh serangga, angin, hujan, dan manusia.

Jadi bunga merupakan alat reproduksi yang digunakan oleh tanaman untuk berkembang biak.




Mengapa Daun dan Batang Tanaman Gurun Lebih Tebal?

Mengapa Daun dan Batang Tanaman Gurun Lebih Tebal?

Telah diketahuai bahwa di daerah gurun memiliki cuaca yang sangat ekstrim dan persediaan air yang terbatas atau tidak mencukupi. Oleh sebab itu, tanaman gurun harus memiliki kemampuan beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungan sekitarnya.

Mengapa Daun dan Batang Tanaman Gurun Lebih Tebal?

Ketika turun hujan, tanaman gurun akan secara maksimal menyerap air yang tersedia pada saat itu dan akan disimpan di dalam daun dan batang. Air yang tersimpan di dalam daun dan batang membuat ke-2 organ tanaman tersebut tampak lebih tebal. Daun dan batang tanaman gurun juka tidak memiliki banyak pori-pori, sehingga hanya sedikit air yang menguap. Beberapa tanaman gurun seperti kaktus bahkan tidak memiliki daun.

Walaupun tanaman kaktus tidak memiliki daun namun memiliki duri sebagai pengganti daun. Klorofil pada tanaman kaktus terkandung di dalam batang untuk membuat makanan sendiri, sehingga batang kaktus bewarna hijau seperti daun. Batang kaktus juga dapat menyimpan cadangan air.

Pada saat turun hujan tanaman kaktus akan menyerap air sebanyak-banyaknya (sesuai dengan kemampuan) dan akan disimpan di dalam batang. Air yang tersimpan akan digunakan lagi pada saat persediaan air dalam tanah tidak mencukupi.

Saat hujan, beberapa tanaman kaktus akan terlihat lebih besar dua kali lipat dari ukuran semula, karena banyaknya air yang disimpan oleh tanaman ini.

Bagaimana Tanaman Membuat Makanan

Cara Tanaman Membuat Makanan

Tanaman dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Agar dapat bertahan hidup, tanaman membutuhkan air, udara, tanah dan sinar matahari. Ke-4 komponen tersebutlah (air, udara, tanah, dan sinar matahari) yang harus tersedia dan sangat dibutuhkan di dalam proses fotosintesis untuk membuat makanan sendiri.


Tanaman memiliki zat hijau daun/pigmen hijau yang disebut dengan klorofil. Zat hijau daun menggunakan air, karbon dioksida dari udara dan sinar matahari untuk membuat makanan. Pada prinsipnya tanaman, dengan bantuan klorofil memiliki kemampuan mengubah energi cahaya, air dan udara menjadi energi kimia.

Fotosintesis adalah suatu proses reaksi kimia, yaitu suatu proses yang terjadi di dalam tanaman untuk mengubah energi matahari dengan bantuan udara dan air menjadi glukosa.

Glukosa adalah suatu senyawa kimia yang dapat memberikan energi. Glukosa yang dihasilkan oleh tanaman melalui proses fotosintesis akan disimpan di berbagai bagian organ tanaman dalam bentuk zat pati


Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Bandeng

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Bandeng (Chanos-chanos)

Ikan Bandeng memiliki naman latin chanos-chanos, yang merupakan ikan yang hidup pada perairan payau yang tersebar dari pantai Afrika Timur sampai kepulauan Timotu, sebelah timur Tahiti, dan dari selatan jepang samapai Australia Utara (Soeseno, 1988:2). Ikan bandeng terkenal dengan kebiasaanya yang suka menjelajah. 

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Bandeng

Klasifikasi Ikan Bandeng

Klasifikasi Ikan Bandeng
Kingdom Animalia
Phylum Chordata
Subphylum Vertebrata
Class Osteichthyes
Ordo Gonorynch iformes 
Family Chanidae
Genus Chanos
Spesies Chanos chanos
Nama dagang  Milkfish
Nama lokal Bolu, muloh, ikan agam

Morfologi Ikan Bandeng 

Ikan bandeng memiliki tubuh yang panjang, ramping, padat, pipih, dan oval. menyerupai torpedo. Perbandingan tinggi dengan panjang total sekitar 1 : (4,0-5,2). Sementara itu, perbandingan panjang kepala dengan panjang total adalah 1 : (5,2-5,5) (Sudrajat, 2008). Ukuran kepala seimbang dengan ukuran tubuhnya, berbentuk lonjong dan tidak bersisik. Bagian depan kepala (mendekati mulut) semakin runcing (Purnomowati, dkk., 2007).

Sirip dada ikan bandeng terbentuk dari lapisan semacam lilin, berbentuk segitiga, terletak di belakang insang di samping perut. Sirip punggung pada ikan bandeng terbentuk dari kulit yang berlapis dan licin, terletak jauh di belakang tutup insang dan, berbentuk segiempat. Sirip punggung tersusun dari tulang sebanyak 14 batang. Sirip ini terletak persis pada puncak punggung dan berfungsi untuk mengendalikan diri ketika berenang. Sirip perut terletak pada bagian bawah tubuh dan sirip anus terletak di bagian depan anus. Di bagian paling belakang tubuh ikan bandeng terdapat sirip ekor berukuran paling besar dibandingkan sirip-sirip lain. Pada bagian ujungnya berbentuk runcing, semakin ke pangkal ekor semakin lebar dan membentuk sebuah gunting terbuka. Sirip ekor ini berfungsi sebagai kemudi laju tubuhnya ketika bergerak (Purnomowati, dkk., 2007).

Ikan bandeng termasuk jenis ikan eurihalin, sehingga ikan bandengdapat dijumpai di daerah air tawar, air payau, dan air laut. Selama masa perkembangannya, ikan bandeng menyukai hidup di air payau atau daerah muara sungai. Ketika mencapai usia dewasa, ikan bandeng akan kembali ke laut untuk berkembang biak (Purnomowati, dkk., 2007). Pertumbuhan ikan bandeng relatif cepat, yaitu 1,1-1,7 % bobot badan/hari (Sudrajat, 2008), dan bisa mencapai berat rata-rata 0,60 kg pada usia 5-6 bulan jika dipelihara dalam tambak (Murtidjo, 2002)

Prilaku Ikan Bandeng

Ikan bandeng mempunyai kebiasaan makan pada siang hari. Di habitat aslinya ikan bandeng mempunyai kebiasaan mengambil makanan dari lapisan atas dasar laut, berupa tumbuhan mikroskopis seperti: plankton, udang renik, jasad renik, dan tanaman multiseluler lainnya. Makanan ikan bandeng disesuaikan dengan ukuran mulutnya, (Purnomowati, dkk., 2007). Pada waktu larva, ikan bandeng tergolong karnivora, kemudian pada ukuran fry menjadi omnivore. Pada ukuran juvenil termasuk ke dalam golongan herbivore, dimana pada fase ini juga ikan bandeng sudah bisa makan pakan buatan berupa pellet. Setelah dewasa, ikan bandeng kembali berubah menjadi omnivora lagi karena mengkonsumsi, algae, zooplankton, bentos lunak, dan pakan buatan berbentuk pellet (Aslamyah, 2008).

Total Pageviews

Kategori